Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Semarang Intervensi Stabilitas Harga Pangan Lewat Program “Pak Rahman”

Pemkot Semarang Intervensi Stabilitas Harga Pangan Lewat Program “Pak Rahman”

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
  • visibility 44

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berusaha mengintervensi dalam mengatur ketersediaan dan stabilitas harga pangan di wilayahnya. Hal ini dilakukan dengan mencetuskan program bertajuk “Pak Rahman” atau Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman.

Menurut Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, isu kedaulatan pangan sering kali luput dari pembahasan dan perencanaan pemerintah daerah. Sehingga, tata niaga pangan sepenuhnya bergantung pada mekanisme pasar bebas.

Ia mencatat, produksi beras lokal baru mencukupi sekitar 11 persen dari kebutuhan konsumsi. Hal ini menjadi tantangan yang harus dipecahkan di daerah karena pemenuhan pangan harian masyarakat merupakan tanggung jawab pemerintah.

“Lahan sawah di Kota Semarang saat ini tercatat sekitar 2.000 hektare. Jumlah produksi beras lokal tersebut baru mampu mencukupi sekitar 11 sekian persen dari total kebutuhan konsumsi masyarakat, belum termasuk komoditas daging dan ayam,” kata Agustina baru-baru ini.

“Kami di pemerintahan tidak memiliki sistem pengendalian maupun penentuan harga karena kendali sepenuhnya berada di pasar,” lanjut dia.

Lebih lanjut, program “Pak Rahman” menjadi salah satu bentuk intervensi Pemkot Semarang untuk menstabilkan harga pangan, sekaligus menjaga daya beli warga.

Program ini berupa mobil pangan keliling yang digerakkan secara gotong royong oleh para pedagang untuk menjangkau ratusan titik di Kota Semarang setiap bulannya. Sistem ini disebut berakar dari kebersamaan masyarakat yang tercermin dari budaya “Warak Ngendog”.

“Efektivitas sistem gotong royong dalam pengendalian pangan tersebut sebenarnya berakar kuat dari modal sosial toleransi masyarakat Kota Semarang yang sudah terjaga ratusan tahun,” terang Agustina.

Karakter kebersamaan itu tercermin dari filosofi makhluk imajiner Warak Ngendog ciptaan para budayawan 142 tahun lalu, di mana pertemuan lintas budaya harus menghasilkan ‘telur’ atau jalan keluar yang saling menguntungkan secara ekonomi,” lanjutnya.

Agustina optimis, inovasi yang lahir dalam bentuk “Pak Rahman” ini dinilai bisa memberikan dampak makro yang signifikan. Bahkan, menempatkan Kota Semarang sebagai daerah dengan pengendalian inflasi terbaik di Jawa Tengah. (Adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangunan SDN Sukolilo 2 di Pati Memprihatinkan, KBM Terganggu

    Bangunan SDN Sukolilo 2 di Pati Memprihatinkan, KBM Terganggu

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukolilo 2 di Kabupaten Pati dinilai memprihatinkan. Terdapat sejumlah kerusakan di beberapa bagian, bahkan dinilai tak layak untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). SDN Sukolilo 2 Pati merupakan hasil regrouping, yakni di Dukuh Misik dan di Dukuh Ledok yang jaraknya sekitar 1 kilometer. Kedua lokasi itu menjadi tempat […]

  • jeffrey

    Profil Jeffrey Epstein, Miliarder di Balik Skandal Besar

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Nama Jeffrey Epstein kembali menjadi perbincangan global. Kasusnya bahkan disebut-sebut sebagai salah satu skandal terbesar yang pernah mengguncang dunia. Tidak hanya ramai dibahas di luar negeri, warganet Indonesia pun ikut menyoroti sosok kontroversial ini. Perhatian publik semakin meningkat setelah dokumen raksasa yang dikenal sebagai “Epstein Files” dirilis. Berkas tersebut dikabarkan mencapai sekitar tiga juta […]

  • Olahraga Pagi atau Sore? Simak Manfaatnya Masing-masing!

    Olahraga Pagi atau Sore? Simak Manfaatnya Masing-masing!

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Olahraga merupakan aktivitas penting untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Tubuh yang aktif bergerak, utamanya dengan rutin olahraga bisa memperkuat otot dan tulang, menyehatkan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah berbagai penyakit. Meski demikian, banyak orang mengaku sulit meluangkan waktu untuk olahraga karena jadwal yang padat. Perlu diketahui, olahraga sebenarnya dapat dilakukan […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Agustina Bangga Kota Semarang Jadi Contoh Daerah yang Implementasikan Sistem Keamanan Pangan Berkelanjutan

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, bangga wilayahnya menjadi contoh daerah yang mengimplementasikan sistem ketahanan dan keamanan pangan secara berkelanjutan. Terkait hal tersebut, Kota Semarang berhasil meraih Juara 1 Nasional Kota Pangan Aman Tahun 2025. Tak berhenti di nasional saja, posisi Kota Semarang dinilai semakin kuat di antara negara lain yang turut menaruh […]

  • Pemkot Pekalongan Siapkan TPS-3R Kuripan Jadi Sentral Pengelolaan Sampah

    Pemkot Pekalongan Siapkan TPS-3R Kuripan Jadi Sentral Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 387
    • 0Komentar

      Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Pekalongan menyiapkan sentral pengelolaan sampah di TPS Reduce-Reuse-Recycle (TPS-3R) di Kelurahan Kuripan. Tempat ini nantinya akan menampung sampah dari seluruh pasar yang ada di kota. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) pekalongan, Supriono menjelaskan, sentral pengelolaan sampah tersebut ditujukan untuk menggantikan peran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) […]

  • Puluhan Ormas Asing Beroperasi di Jateng, Diminta Berikan Kontribusi Pembangunan

    Puluhan Ormas Asing Beroperasi di Jateng, Mulai Sektor Pendidikan Hingga Lingkungan

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Puluhan organisasi masyarakat (ormas) asing telah beroperasi di wilayah Jawa Tengah. Di antaranya, ada dari Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Belanda, Swedia, Jepang, hingga Kanada. Ormas-ormas asing ini telah menyumbang kontribusi terhadap pembangunan daerah. Pasalnya, sudah ada 21 ormas asing di Jawa Tengah bergerak di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, sosial, penanganan bencana, lingkungan, […]

expand_less