Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Semarang Intervensi Stabilitas Harga Pangan Lewat Program “Pak Rahman”

Pemkot Semarang Intervensi Stabilitas Harga Pangan Lewat Program “Pak Rahman”

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
  • visibility 64

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berusaha mengintervensi dalam mengatur ketersediaan dan stabilitas harga pangan di wilayahnya. Hal ini dilakukan dengan mencetuskan program bertajuk “Pak Rahman” atau Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman.

Menurut Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, isu kedaulatan pangan sering kali luput dari pembahasan dan perencanaan pemerintah daerah. Sehingga, tata niaga pangan sepenuhnya bergantung pada mekanisme pasar bebas.

Ia mencatat, produksi beras lokal baru mencukupi sekitar 11 persen dari kebutuhan konsumsi. Hal ini menjadi tantangan yang harus dipecahkan di daerah karena pemenuhan pangan harian masyarakat merupakan tanggung jawab pemerintah.

“Lahan sawah di Kota Semarang saat ini tercatat sekitar 2.000 hektare. Jumlah produksi beras lokal tersebut baru mampu mencukupi sekitar 11 sekian persen dari total kebutuhan konsumsi masyarakat, belum termasuk komoditas daging dan ayam,” kata Agustina baru-baru ini.

“Kami di pemerintahan tidak memiliki sistem pengendalian maupun penentuan harga karena kendali sepenuhnya berada di pasar,” lanjut dia.

Lebih lanjut, program “Pak Rahman” menjadi salah satu bentuk intervensi Pemkot Semarang untuk menstabilkan harga pangan, sekaligus menjaga daya beli warga.

Program ini berupa mobil pangan keliling yang digerakkan secara gotong royong oleh para pedagang untuk menjangkau ratusan titik di Kota Semarang setiap bulannya. Sistem ini disebut berakar dari kebersamaan masyarakat yang tercermin dari budaya “Warak Ngendog”.

“Efektivitas sistem gotong royong dalam pengendalian pangan tersebut sebenarnya berakar kuat dari modal sosial toleransi masyarakat Kota Semarang yang sudah terjaga ratusan tahun,” terang Agustina.

Karakter kebersamaan itu tercermin dari filosofi makhluk imajiner Warak Ngendog ciptaan para budayawan 142 tahun lalu, di mana pertemuan lintas budaya harus menghasilkan ‘telur’ atau jalan keluar yang saling menguntungkan secara ekonomi,” lanjutnya.

Agustina optimis, inovasi yang lahir dalam bentuk “Pak Rahman” ini dinilai bisa memberikan dampak makro yang signifikan. Bahkan, menempatkan Kota Semarang sebagai daerah dengan pengendalian inflasi terbaik di Jawa Tengah. (Adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • yusril

    Yusril Ihza Mahendra Minta Polri Proses Etik Bripda MS Kasus Anak Tewas di Tual Maluku

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra meminta Polri untuk menindak tegas secara etik anggota Brimob berinisial Bripda MS terkait kasus penganiayaan seorang anak hingga meninggal dunia di Kota Tual, Maluku. Pernyataan resmi Yusril diterima di Jakarta pada Minggu, 22 Februari 2026, menegaskan bahwa setiap orang, termasuk […]

  • Indonesia Masih Perlu Sekitar 1.165 Dokter Spesialis Jantung dan Kanker

    Indonesia Masih Perlu Sekitar 1.165 Dokter Spesialis Jantung dan Kanker

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Kabrjatengterkini.com – Jumlah dokter spesialis di tanah air dinilai masih minim. Setidaknya, Indonesia masih memerlukan sekitar 1.165 dokter spesialis, khususnya ahli penyakit jantung dan stroke, serta kanker. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin baru-baru ini. Keberadaan dokter spesialis ini dianggap sangat krusial, mengingat banyaknya pasien meninggal dunia akibat kurangnya penanganan […]

  • Minim Pemandu Gunung Profesional, Pemprov Jateng Dukung Pelatihan dan Sertifikasi

    Minim Pemandu Gunung Profesional, Pemprov Jateng Dukung Pelatihan dan Sertifikasi

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 16 peserta mengikuti pelatihan Pemandu Wisata Gunung (PWG) di jalur pendakian Perantunan, Gunung Ungaran, beberapa waktu lalu. Program ini diinisiasi oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Jasa Pariwisata milik Disnakertrans Jateng. Pelatihan ini diberikan dengan tujuan membuka peluang kerja bagi masyarakat, salah satunya sebagai pemandu wisata gunung seiring meningkatnya tren jelajah alam di […]

  • Dua Rute di Bandara Adi Soemarmo Kembali Dibuka Setelah 5 Tahun Berhenti Beroperasi

    Dua Rute di Bandara Adi Soemarmo Kembali Dibuka Setelah 5 Tahun Berhenti Beroperasi

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Boyolali, Kabarjatengterkini.com – Rute Solo-Bandung dan Solo-Surabaya di Bandara Adi Soemarmo kembali dibuka. Dua rute tersebut mulai dioperasikan oleh Wings Air pada Sabtu (20/12/2025), setelah lima tahun terhenti. “Penerbangan pertama reoperated dioperasionalkan kembali setelah lima tahun rute Solo-Surabaya, Surabaya-Solo, Solo-Bandung dan sebaliknya, hari ini dijalankan,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Ia melanjutkan, pembukaan rute […]

  • label makanan

    Cara Baca Label Makanan yang Mudah agar Lebih Cermat Memilih Makanan

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memahami cara baca label makanan adalah langkah penting untuk menjaga pola makan sehat dan memilih produk yang tepat. Label makanan memberikan informasi penting seperti kandungan gizi, bahan-bahan, dan tanggal kedaluwarsa. Namun, tidak semua orang tahu cara membacanya dengan benar. Dengan memahami label makanan secara cermat, Anda bisa menghindari bahan yang tidak diinginkan, membatasi konsumsi […]

  • ilegal

    Tambang Nikel Ilegal di Maluku Utara Milik Gubernur Sherly Dibereskan Satgas PKH, Denda Mencapai Rp500 Miliar

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang dipimpin Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin semakin menunjukkan taringnya dalam menertibkan tambang-tambang ilegal yang merusak lingkungan di Indonesia. Langkah tegas ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menegakkan aturan tata ruang dan konservasi hutan, khususnya di wilayah kaya sumber daya alam seperti Maluku Utara. Beberapa waktu lalu, […]

expand_less