Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Cara Baca Label Makanan yang Mudah agar Lebih Cermat Memilih Makanan

Cara Baca Label Makanan yang Mudah agar Lebih Cermat Memilih Makanan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
  • visibility 151

Kabarjatengterkini.com– Memahami cara baca label makanan adalah langkah penting untuk menjaga pola makan sehat dan memilih produk yang tepat. Label makanan memberikan informasi penting seperti kandungan gizi, bahan-bahan, dan tanggal kedaluwarsa. Namun, tidak semua orang tahu cara membacanya dengan benar.

Dengan memahami label makanan secara cermat, Anda bisa menghindari bahan yang tidak diinginkan, membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak jenuh, serta memilih produk yang mendukung kesehatan jangka panjang.

Berikut panduan lengkap dan mudah dipahami tentang cara membaca label makanan.

1. Perhatikan Ukuran Takaran Saji (Serving Size)

Langkah pertama dalam membaca label makanan adalah melihat takaran saji yang tertera di bagian atas informasi nilai gizi. Takaran saji menunjukkan seberapa banyak porsi yang dijadikan acuan dalam informasi gizi.

Misalnya:

Takaran saji: 30 gram (sekitar 1 mangkuk kecil)
Jumlah sajian per kemasan: 2

Artinya, jika Anda mengonsumsi seluruh isi kemasan, maka Anda mengonsumsi dua kali lipat dari informasi gizi yang tertera.

Tips: Bandingkan takaran saji dengan porsi yang Anda makan. Jika Anda makan dua porsi, kalikan semua nilai gizi dengan dua.

2. Cek Kalori per Sajian

Setelah melihat takaran saji, langkah berikutnya adalah melihat jumlah kalori.

Contoh:

Energi total: 150 kkal per sajian

Kalori menunjukkan jumlah energi yang diperoleh dari satu porsi makanan tersebut. Jika Anda sedang mengatur berat badan atau memantau asupan energi, perhatikan dengan seksama bagian ini.

Tips: Kalori bukan satu-satunya hal penting. Perhatikan juga sumber kalorinya — apakah berasal dari lemak, karbohidrat, atau protein.

3. Perhatikan Informasi Kandungan Gizi Makro dan Mikro

Label makanan mencantumkan kandungan gizi utama seperti:

  • Lemak total, termasuk lemak jenuh dan lemak trans

  • Kolesterol

  • Natrium (garam)

  • Karbohidrat total, termasuk serat dan gula

  • Protein

  • Vitamin dan mineral seperti vitamin D, kalsium, zat besi, dan kalium

Tips penting:

  • Pilih makanan dengan lemak jenuh dan trans rendah.

  • Perhatikan kandungan gula tambahan — semakin sedikit, semakin baik.

  • Pilih produk dengan serat tinggi (minimal 3 gram per sajian).

  • Natrium tinggi dapat meningkatkan risiko hipertensi; batas ideal harian adalah 2.300 mg.

4. Persentase AKG (Angka Kecukupan Gizi)

Di samping nilai gizi, biasanya tercantum % AKG. Ini menunjukkan persentase kebutuhan gizi harian berdasarkan kebutuhan rata-rata (berdasarkan kebutuhan energi 2.150–2.500 kalori per hari).

Contoh:

Lemak total: 5g (8% AKG)
Natrium: 400mg (17% AKG)

Artinya, satu sajian produk ini memenuhi 17% dari batas maksimum natrium harian Anda.

Tips:

  • Jika satu produk mengandung lebih dari 20% AKG untuk lemak jenuh, gula, atau natrium, sebaiknya dikonsumsi secara terbatas.

  • Nilai 5% AKG atau lebih rendah dianggap rendah.

  • Nilai 20% AKG atau lebih dianggap tinggi.

5. Cermati Daftar Bahan (Ingredients)

Bagian ini menunjukkan apa saja yang digunakan dalam produk tersebut, dari yang terbanyak hingga tersedikit.

Contoh:

Bahan: Tepung terigu, gula, minyak sawit, cokelat bubuk, garam, pengemulsi, perisa vanila

Tips:

  • Bahan yang disebut pertama adalah yang paling dominan.

  • Jika gula atau lemak muncul di awal daftar, waspadai kandungan kalorinya.

  • Hindari produk dengan terlalu banyak bahan kimia atau aditif sintetis seperti pengawet, pewarna buatan, atau pemanis buatan.

6. Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa dan Kode Produksi

Pastikan Anda selalu mengecek:

  • Tanggal kedaluwarsa (expired date) atau baik digunakan sebelum (best before)

  • Kode produksi untuk mempermudah pelacakan jika terjadi penarikan produk (recall)

Produk dengan kedaluwarsa pendek biasanya tidak mengandung banyak bahan pengawet, tetapi lebih cepat basi.

7. Label Tambahan: Bebas Gula, Rendah Lemak, dan Klaim Lainnya

Banyak produk mencantumkan klaim seperti:

  • “Bebas gula” – berarti kurang dari 0,5 gram gula per sajian

  • “Rendah lemak” – maksimal 3 gram lemak per sajian

  • “Tinggi serat” – minimal 5 gram serat per sajian

Tips:

  • Jangan langsung percaya klaim “sehat”. Tetap periksa label gizi untuk memastikan klaim tersebut akurat.

  • Produk “bebas gula” bisa saja mengandung pemanis buatan yang juga perlu diperhatikan.

8. Pelajari Logo dan Sertifikasi

Pastikan produk yang Anda konsumsi memiliki logo BPOM dan/atau sertifikasi seperti:

  • Halal dari MUI

  • Sertifikasi organik

  • Sertifikasi makanan sehat (Healthier Choice Logo)

Logo ini menunjukkan bahwa produk telah melewati standar keamanan dan mutu tertentu.

Membaca label makanan bukanlah hal rumit jika Anda tahu caranya. Dengan memahami informasi seperti takaran saji, kandungan kalori, persentase AKG, daftar bahan, dan tanggal kedaluwarsa, Anda bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dan sehat dalam memilih makanan.

Jadikan kebiasaan membaca label sebagai bagian dari gaya hidup sehat Anda. Semakin Anda terbiasa, semakin mudah pula mengenali mana makanan yang baik dan mana yang sebaiknya dibatasi.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • presiden

    Purbaya Dipanggil Presiden Prabowo Usai Bahas Subsidi Energi Rp386,9 Triliun di DPR

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, pada Selasa siang (30/9/2025), usai menghadiri rapat dengan Komisi XI DPR RI di Senayan. Purbaya tiba di Istana sekitar pukul 13.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Meski belum mengetahui secara pasti agenda pertemuan, Purbaya menduga undangan tersebut […]

  • ridwan kamil

    KPK Bakal Panggil Lagi Ridwan Kamil, Dalami Dugaan Aset Tak Dilaporkan di LHKPN

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan kembali memanggil mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Pemanggilan ini berkaitan dengan pendalaman sejumlah aset yang diduga tidak dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) saat Ridwan Kamil masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik masih […]

  • jateng

    Program “Kencan Bumil” Digalakkan Guna Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Jateng

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program “Kencan Bumil” atau “Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil” digalakkan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di Jawa Tengah. Dalam implementasinya, peran Posyandu akan dibutuhkan untuk memantau kondisi ibu hamil. “Nanti diharapkan yang akan kita inisiasi lagi terkait di Posyandu juga namanya Kencan Bumil untuk menurunkan AKI AKB,” kata Ketua Tim […]

  • Penembakan oleh OTK di Kedungwuni Pekalongan Targetkan Suami Anggota DPRD Jateng

    Penembakan oleh OTK di Kedungwuni Pekalongan Targetkan Suami Anggota DPRD Jateng

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terjadi aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Dukuh Capgawen, Kedungwuni Timur, Kedungwuni, Pekalongan pada Sabtu (14/2/2026) malam. Aksi tersebut disebut menargetkan suami Anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, Amat Muzakhim (55) atau Boim. Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C Yusuf mengatakan, pihaknya telah menerima laporan kasus dan saat ini masih melakukan penyelidikan. […]

  • Besaran Dana Desa di Jateng Turun Signifikan Hingga 70 Persen

    Besaran Dana Desa di Jateng Turun Signifikan Hingga 70 Persen

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Besaran dana desa di Jawa Tengah mengalami penurunan signifikan, yakni hingga 70 persen. Dana desa tahun 2026 disebut sebesar Rp300 juta per desa dari Rp1 miliar pada periode sebelum-sebelumnya. Sebelumnya, Jateng memperoleh jatah untuk alokasi dana desa mencapai Rp7,9 triliun pada tahun 2025, sementara tahun ini menjadi Rp2,1 triliun. “Sekarang cuma Rp 300 […]

  • Striker Muda Arkhan Kaka Dikabarkan Jadi Anggota TNI, Persis Solo Beri Tanggapan

    Striker Muda Arkhan Kaka Dikabarkan Jadi Anggota TNI, Persis Solo Beri Tanggapan

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Pesepak bola dari Persis Solo dan Timnas Indonesia U-17, Arkhan Kaka dikabarkan masuk pendidikan untuk menjadi tentara. Kabar ini beredar saat muncul unggahan foto Kaka mengenakan seragam TNI beberapa waktu lalu. Menggapi hal tersebut, Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona turut mengonfirmasi bahwa Arkhan Kaka saat ini memang sedang menjalani pendidikan sebagai tentara. Meski […]

expand_less