Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekretaris Kelurahan di Semarang Diduga Lecehkan Wanita Saat Karaoke, Polisi Masih Dalami Laporan

Sekretaris Kelurahan di Semarang Diduga Lecehkan Wanita Saat Karaoke, Polisi Masih Dalami Laporan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
  • visibility 297

Semarang, kabarjatengterkini.com – Seorang sekretaris kelurahan di Semarang Tengah, Kota Semarang diduga lecehkan dua wanita saat karaoke.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena menyebutkan bahwa salah satu korban inisial U (19) telah menulis laporan ke pihak kepolisian. Laporan dari pihak korban masuk Senin (7/7/2025) sore dan masih didalami oleh polisi.

“Sore kemarin baru masuk ke Reskrim,” katanya, Selasa (8/7/2025), dikutip Detik.

“Masih kita telaah, nanti kita tindak lanjuti,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Camat Semarang Tengah, Aniceto Magno Da Silva turut meminta maaf atas tindakan yang dilakukan oleh salah satu stafnya yang berinisial A (30). Pihaknya juga menegaskan akan menindak dengan sanksi administratif, berupa pembatalan promosi jabatan.

“Saya sebagai pimpinannya jengkel. Tapi kepada pihak yang merasa jadi korban, saya minta maaf atas kelakuan staf saya,” ujar Camat yang dipanggail Amoy, Selasa (8/7/2025).

“Promosi sudah kita usulkan, tapi karena kasus ini jadi polemik masyarakat, kita pending dulu. Terbukti atau tidak terbukti, karena menyangkut pelecehan, tidak ada toleransi,” katanya lagi.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang juga telah melakukan pendalaman terkait kasus pelecehan seksual itu . Pihaknya juga menyebutkan terkait sanksi yang kemungkinan diberikan sesuai hasil investigasi.

“Kalau sesuai PP tentang disiplin PNS ketika seseorang melakukan pelanggaran disiplin itu ada sanksi ringan, sedang, dan berat. Nanti kita lihat fakta-fakta pemeriksaan. Mohon izin kami bekerja dulu,” jelas Ketua BKPP Kota Semarang, Joko Hartono.

“Kategori yang ringan adalah penurunan jabatan setingkat lebih rendah. Kemudian sanksi berat adalah pemberhentian jabatan, dan sanksi yang paling berat sekali adalah pemberhentiannya sebagai PNS,” lanjutnya.

Kasus ini pertama kali diungkap oleh wanita terduga korban lewat video yang diunggah ke media sosial beberapa waktu lalu. Menurut pengakuannya, korban U kenal dengan pelaku lewat daring, sehingga mereka memutuskan bertemu dan dijemput pelaku dengan menggunakan mobil dinas.

Saat di mobil, U mengaku sudah mendapatkan pelecehan, berlanjut saat karaoke. Tak berhenti di sana, pelaku juga diduga melecehkan teman korban lainnya.

“Aku nangis, tapi dia malah bentak-bentak bilang kalau dia udah kasih semuanya ke aku. Aku bilang aku nggak minta. Aku melarikan diri ke toilet dan akhirnya temen aku yang jadi korban selanjutnya,” kata perempuan itu dalam video beredar di media sosial. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • video

    Viral Video Diduga Mesum di Gunung Prau, Porter Ingatkan Pendaki Jaga Etika

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Video yang memperlihatkan sepasang pendaki diduga melakukan tindakan tidak senonoh di kawasan Gunung Prau, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, viral di media sosial. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman yang menampilkan seorang pria dan perempuan di jalur pendakian beredar luas. Dalam video tersebut, pasangan pendaki itu terlihat berada di kawasan perbukitan yang masih termasuk […]

  • lama

    Keseringan Duduk Terlalu Lama Bisa Bikin Otak Menyusut, Kok Bisa? Ini Penjelasan Medisnya

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Di era digital dan pekerjaan berbasis layar seperti sekarang ini, duduk berjam-jam di depan komputer sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Namun, tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama ternyata bisa berdampak serius pada kesehatan otak? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa keseringan duduk tanpa diselingi aktivitas fisik bisa membuat otak menyusut, terutama di bagian yang […]

  • Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Banyumas, Kabarjatengterkini.com – Terungkap aksi dugaan peredaran narkoba di wilayah Purwokerto, Banyumas. Atas kasus ini, seorang warga asal Jakarta Barat, inisial DI (43), diamankan oleh polisi. Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi menyebutkan, DI ditangkap pada Jumat (13/3/2026) pukul 09.38 WIB di Stasiun Purwokerto. Saat itu, ia kedapatan membawa narkotika jenis sabu sekitar 200 gram dengan […]

  • KITB Jadi Penopang Perekonomian Warga, Serap Ribuan Tenaga Kerja

    KITB Jadi Penopang Perekonomian Warga, Serap Ribuan Tenaga Kerja

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) disebut telah menyerap tenaga kerja hingga 18.390 orang. Penyerapan tenaga kerja ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi warga setempat. “Selain itu, pertumbuhan ekonomi di kawasan industri ini terus meningkat sehingga mampu menjadi penopang perekonomian warga setempat,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Selasa (28/4/2026). Lebih lanjut, […]

  • Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, Pemkab Pati Tutup Sementara SPPG dan Tetapkan KLB

    Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, Pemkab Pati Tutup Sementara SPPG dan Tetapkan KLB

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong I di Kecamatan Gembong ditutup sementara buntut dugaan keracunan ratusan siswa kemarin. Penutupan Dapur MBG dilakukan dalam rangka evaluasi dan pengambilan sampel. “Pastinya di tutup sementara, sambil mitigasi, keracunannya dari makanan apa tadi,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat dihubungi melalui sambungan […]

  • Kerja Sama Pemprov dengan Universitas Seowon, 100 Siswa di Jateng Bisa Lanjut Studi ke Korea Selatan

    Kerja Sama Pemprov dengan Universitas Seowon, 100 Siswa di Jateng Bisa Lanjut Studi ke Korea Selatan

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 100 siswa berprestasi di Jawa Tengah (Jateng) berkesempatan melanjutkan studi ke Korea Selatan. Program ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dengan Universitas Seowon Korea Selatan. Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno menyebutkan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Korea Selatan sejak tahun 2024 melalui hubungan dengan Provinsi Chungcheongbuk-do. Sehingga, […]

expand_less