Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dinkes Rembang Cegah Perkembangan Jentik Nyamuk Lewat Program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik

Dinkes Rembang Cegah Perkembangan Jentik Nyamuk Lewat Program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
  • visibility 158

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Lewat program gerakan satu rumah satu Jumantik (juru pemantau jentik), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berupaya untuk menekan angka pertumbuhan jentik Aedes aegypti di wilayahnya.

“Jadi setiap keluarga melakukan pembersihan sarang nyamuk di rumahnya sendiri-sendiri, ada yang namanya gerakan satu rumah satu Jumantik, jadi setiap rumah itu ada satu orang yang bertanggung jawab kebersihan lingkungan sendiri,” jelas Programer DBD Dinkes Kabupaten Rembang, Sri Yuliastuti.

“Apalagi gerakan satu rumah satu Jumantik ini berjalan konsisten dan rutin maka tidak ada ditemukan jentik nyamuk Aedes di rumah,” lanjutnya.

Menurut penuturannya, angka bebas jentik Aedes aegypti dari bulan Januari sampai Oktober sudah mencapai 85,29 persen.

Sebagai informasi, program gerakan satu rumah satu jumantik tersebut telah diluncurkan oleh Dinkes Rembang sejak tahun 2017 lalu, dan telah diterapkan di beberapa desa. Namun, meski masih berjalan hingga sekarang, konsistensinya perlu untuk ditingkatkan lagi.

“Sampai saat ini gerakan ini masih berjalan, namun konsistensi masih perlu ditingkatkan. Kita harapkan sampai bulan Desember dan awal tahun nanti gerakan ini masih tetap dilakukan, jadi nanti kita bisa mengendalikan peningkatan kasus demam berdarah (DBD),” ungkap dia.

Sosialisasi bakal digencarkan melalui Forum Komunikasi Desa Sehat. Forum itu ditujukan untuk koordinasi program satu rumah satu Jumantik.

Dalam upaya mengontrol kegiatan itu, Pemkab Rembang telah menyediakan Aplikasi Surveilans Vektor. Aplikasi ini digunakan oleh para kader untuk memberikan laporan kepada Puskesmas, kemudian dilanjutkan ke Dinkes.

Pihaknya juga terus berupaya memberikan sosialisasi kepada warga Kabupaten Rembang untuk melakukan 3M yaitu menguras, menutup dan memanfaatkan kembali barang-barang yang layak pakai. Langkah-langkah tersebut dilakukan dengan harapan jentik-jentik nyamuk semakin berkurang.

Pada dasarnya, lanjut dia, desa memang dilibatkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat setempat.

“Jadi, peran serta masyarakat itu amat sangat kita butuhkan semua sektor kesehatan,” katanya. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji
  • Editor: anisya gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Parkir Bus Rp100 Ribu di Masjid Raya Sheikh Zayed, Pemkot Bakal Tindak Tegas

    Heboh Parkir Bus Rp100 Ribu di Masjid Raya Sheikh Zayed, Pemkot Bakal Tindak Tegas

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh aduan warga tentang tarif parkir bus di Masjid Raya Sheikh Zayed, Surakarta, sebesar Rp100 ribu di bekas lahan Denbekang. Besaran tarif itu disebut sudah termasuk pelayanan atau servis untuk sopir bus. Terkait laporan warga itu, Wali Kota Solo, Respati Ardi, melakukan inspeksi mendadak. Pihaknya turut mengumpulkan para petugas parkir untuk mengetahui kondisi […]

  • Api Abadi Mrapen Padam

    Api Abadi Mrapen Padam, Cabdin ESDM Kendeng Selatan Bakal Cek Selasa Depan

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh di media sosial fenomena Api Abadi Mrapen yang padam di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Fenomena ini ternyata bukan kali pertama yang terjadi. Menanggapi hal tersebut, Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (Cabdin ESDM) Wilayah Kendeng Selatan membenarkan peristiwa tersebut. Meski demikian, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas ESDM Induk. “Nggih […]

  • kunjungan Gubernur Prefektur Kagawa, Jepang, Ikeda Toyohito

    Pekerja Asal Jateng Bakal Disiapkan Bekerja pada Level Manajer di Perusahaan Jepang

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pekerja asal Jawa Tengah bakal dilatih agar siap menduduki jabatan manajer di perusahaan-perusahaan Jepang. Hal ini bisa tercapai lewat kolaborasi Pemprov Jateng bersama pihak Jepang. “Pemerintah Prefektur Kagawa menyampaikan ketertarikannya terhadap sumber daya manusia (SDM) Jawa Tengah,” kata Wakil Gubernur Taj Yasin, Jumat (23/1/2026) malam. “Bahkan, mereka berharap pekerja dari Jateng tidak hanya […]

  • Diharapkan Berdampak ke Penyandang Disabilitas, Program Kecamatan Berdaya Bakal Terus Diperluas

    Program Kecamatan Berdaya Bakal Terus Diperluas Hingga Menyentuh Kelompok Disabilitas

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program Kecamatan Berdaya bakal terus diperluas sampai dengan menyentuh kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. Sampai saat ini, program tersebut telah berjalan di 94 kecamatan yang ada di Jawa Tengah. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin bersama pemerintah provinsi (Pemprov) berharap 50 persen penyandang difabel turut merasakan manfaat Program Kecamatan Berdaya. Menurutnya, pemberdayaan disabilitas […]

  • mbg

    103 Siswa dan 13 Guru SMPN 1 Gembong Diduga Keracunan MBG

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, bertambah. Setelah sebelumnya terjadi di MTs Negeri 3 Pati, kini sebanyak 103 siswa dan 13 guru SMP Negeri 1 Gembong dilaporkan mengalami gejala gangguan pencernaan setelah menyantap menu MBG. Para siswa dan guru tersebut mengalami sejumlah keluhan, terutama mules, mual, […]

  • Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) siap hilirisasi sektor perkebunan, khususnya di tiga komoditas unggulan seperti tebu, kopi dan kelapa. Upaya ini didukung oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI dengan suntikan dana Rp135 miliar. Program bantuan akan dimulai pada September sampai dengan awal Desember 2025. Dengan demikian, provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah diminta […]

expand_less