Pemkot Dorong Anak Muda Semarang Berkreasi Lewat Film Pendek untuk Suarakan Isu-isu Strategis
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 17 Jun 2026
- visibility 19

Foto: Pemkot Dorong Anak Muda Semarang Berkreasi Lewat Film Pendek untuk Suarakan Isu-isu Strategis (Sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang senantiasa mendukung kreativitas anak muda di bidang pembuatan film. Dukungan tersebut diwujudkan dengan gelaran Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa ajang ini digelar untuk menciptakan ekosistem industri kreatif, khususnya di Jawa Tengah. Selain itu, sekaligus mendorong terlahirnya insan perfilman atau sineas muda berbakat.
Menurutnya, lewat ajang LOFF 2026 ini, generasi muda bisa ikut serta menyuarakan isu-isu strategis dalam bentuk karya, sehingga pesan dan gagasan bisa tersampaikan di lingkup lebih luas. Tahun ini, ajang LOFF 2026 akan mengangkat tema “Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup.”
“Tema kompetisi Film Fund tahun ini dikunci pada isu ‘Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup’. Langkah ini bersesuaian dengan fokus kebijakan makro RPJMD Tahun Ke dua Kota Semarang,” ujar Agustina Wilujeng.
“Kami menantang para sineas lokal untuk ikut andil mengkampanyekan kemandirian sektor pangan dan keberlanjutan lingkungan melalui karya sinema kreatif. Gerakan ini menjadi bentuk intervensi budaya agar masyarakat lebih peduli pada program prioritas kota,” lanjut dia.
Pihaknya turut mengundang seluruh komunitas film di Semarang untuk mengikuti ajang ini lewat Jalur kompetisi Lawang Sewu Film Fund 2026. Periode pendaftaran sudah dibuka sampai dengan 15 Juli 2026 mendatang di laman resmi lawangsewufilmfest.semarangkota.go.id.
Tim kurator akan ditugaskan untuk menyaring seluruh proposal menjadi 10 ide cerita terbaik. Bagi finalis yang terpilih akan mendapatkan fasilitas kelas bimbingan (Mini Lab) intensif secara gratis bersama para sineas nasional.
Setelah itu, akan dipilih satu ide terbaik akan dipilih untuk mendapatkan pendanaan agar proposal bisa diproduksi menjadi karya film utuh.
“Saya mengajak seluruh anak muda di Kota Semarang dan para sineas kreatif dari seluruh Indonesia untuk segera mengirimkan karya terbaik sebelum batas waktu penutupan,” imbau dia.
Sebagai informasi, LOFF 2026 merupakan agenda festival film pendek untuk membangun ekosistem perfilman yang hidup di Kota Semarang. Selain jalur pendanaan ide baru, Pemkot Semarang juga menghadirkan jalur ruang kompetisi berskala nasional. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

