Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Dorong Anak Muda Semarang Berkreasi Lewat Film Pendek untuk Suarakan Isu-isu Strategis

Pemkot Dorong Anak Muda Semarang Berkreasi Lewat Film Pendek untuk Suarakan Isu-isu Strategis

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
  • visibility 59

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang senantiasa mendukung kreativitas anak muda di bidang pembuatan film. Dukungan tersebut diwujudkan dengan gelaran Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa ajang ini digelar untuk menciptakan ekosistem industri kreatif, khususnya di Jawa Tengah. Selain itu, sekaligus mendorong terlahirnya insan perfilman atau sineas muda berbakat.

Menurutnya, lewat ajang LOFF 2026 ini, generasi muda bisa ikut serta menyuarakan isu-isu strategis dalam bentuk karya, sehingga pesan dan gagasan bisa tersampaikan di lingkup lebih luas. Tahun ini, ajang LOFF 2026 akan mengangkat tema “Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup.”

“Tema kompetisi Film Fund tahun ini dikunci pada isu ‘Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup’. Langkah ini bersesuaian dengan fokus kebijakan makro RPJMD Tahun Ke dua Kota Semarang,” ujar Agustina Wilujeng.

“Kami menantang para sineas lokal untuk ikut andil mengkampanyekan kemandirian sektor pangan dan keberlanjutan lingkungan melalui karya sinema kreatif. Gerakan ini menjadi bentuk intervensi budaya agar masyarakat lebih peduli pada program prioritas kota,” lanjut dia.

Pihaknya turut mengundang seluruh komunitas film di Semarang untuk mengikuti ajang ini lewat Jalur kompetisi Lawang Sewu Film Fund 2026. Periode pendaftaran sudah dibuka sampai dengan 15 Juli 2026 mendatang di laman resmi lawangsewufilmfest.semarangkota.go.id.

Tim kurator akan ditugaskan untuk menyaring seluruh proposal menjadi 10 ide cerita terbaik. Bagi finalis yang terpilih akan mendapatkan fasilitas kelas bimbingan (Mini Lab) intensif secara gratis bersama para sineas nasional.

Setelah itu, akan dipilih satu ide terbaik akan dipilih untuk mendapatkan pendanaan agar proposal bisa diproduksi menjadi karya film utuh.

“Saya mengajak seluruh anak muda di Kota Semarang dan para sineas kreatif dari seluruh Indonesia untuk segera mengirimkan karya terbaik sebelum batas waktu penutupan,” imbau dia.

Sebagai informasi, LOFF 2026 merupakan agenda festival film pendek untuk membangun ekosistem perfilman yang hidup di Kota Semarang. Selain jalur pendanaan ide baru, Pemkot Semarang juga menghadirkan jalur ruang kompetisi berskala nasional. (adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo

    PMI Pati Buka Dapur Umum Guna Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Banjir

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati membuka dapur umum guna membantu pemenuhan logistik para korban terdampak banjir di Kabupaten Pati. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo menjelaskan bahwa dapur umu telah bergerak untuk menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari pembagian nasi bungkus, bantuan sembako, hingga pendistribusian air bersih ke […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Investasi Rp6,9 T ke Jateng Bakal Diprioritaskan untuk Energi Terbarukan

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Investasi senilai Rp6,9 triliun dari 25 investor asal Malaysia masuk ke Provinsi Jawa Tengah tahun 2025 ini. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). “MoU sudah dilakukan. Hari ini sekitar Rp6,9 triliun telah ditandatangani. Selanjutnya langsung eksekusi,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi baru-baru ini. Nilai investasi tersebut […]

  • trump

    Trump Ungkap Operasi Militer AS-Israel di Iran, Diproyeksikan Berlangsung 4–5 Pekan

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka membeberkan skenario operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel di Iran. Dalam pernyataan terbarunya, Trump menyebut agresi militer tersebut diproyeksikan berlangsung selama empat hingga lima pekan, meski ia menegaskan bahwa AS memiliki kapasitas tempur untuk melanjutkan perang dalam jangka waktu yang jauh lebih lama. Pernyataan itu […]

  • Pemkot Pekalongan Janji Tidak Publikasi Identitas Warga yang Kembalikan Barang Jarahan

    Pemkot Pekalongan Janji Tidak Publikasi Identitas Warga yang Kembalikan Barang Jarahan

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan tekankan tidak akan mempublikasi identitas warga yang mengembalikan barang-barang jarahan dari kompleks gedung Pemkot dan DPRD saat kerusuhan terjadi beberapa waktu lalu. Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, instansi terkait telah mendeteksi beberapa pelaku penjarahan pada Minggu (31/8/2025). Meski demikian, pihaknya ingin meminta itikad baik oknum […]

  • Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan Disebabkan karena Tambang?

    Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan Disebabkan karena Tambang?

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tanah longsor yang terjadi di wilayah lereng Gunung Slamet disebut bukan disebabkan oleh aktivitas pertambangan, melainkan cuaca ekstrem. Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, longsor dipicu curah hujan intensitas tinggi selama beberapa hari berturut-turut. Hal ini menyebabkan tanah jenuh air, sehingga mengakibatkan ketidakstabilan di […]

  • mbg

    103 Siswa dan 13 Guru SMPN 1 Gembong Diduga Keracunan MBG

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, bertambah. Setelah sebelumnya terjadi di MTs Negeri 3 Pati, kini sebanyak 103 siswa dan 13 guru SMP Negeri 1 Gembong dilaporkan mengalami gejala gangguan pencernaan setelah menyantap menu MBG. Para siswa dan guru tersebut mengalami sejumlah keluhan, terutama mules, mual, […]

expand_less