Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sidang Kasus Dugaan Korupsi Sudewo Diwarnai Bentrok Antara Massa Pendukung dan Kontra

Sidang Kasus Dugaan Korupsi Sudewo Diwarnai Bentrok Antara Massa Pendukung dan Kontra

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 45 menit yang lalu
  • visibility 5

Kabarjatengterkini.com – Sidang kasus dugaan korupsi Bupati Pati nonaktif, Sudewo, hari ini, Senin (21/9/2026), diwarnai bentrok antara massa pendukung dengan Pati Ora Sepele (POS).

Sebelumnya, massa dari POS sampai di Pengadilan Tipikor Semarang, namun dihadang oleh Aksi Pati Bangkit yang sudah tiba lebih dulu. Aksi itu dilakukan untuk mencegah rombongan POS turun dari bus karena khawatir akan mengganggu jalannya sidang.

Menanggapi hal itu, Koordinator Aksi POS, Suharno, mengatakan kedatangan mereka di lokasi untuk menyuarakan keresahan atas praktik korupsi.

“Ini adalah sebuah kebangkitan rakyat Pati dalam menyuarakan, memperjuangkan kegelisahan tersebut, yaitu perbuatan korupsi yang semakin bias, semakin liar sehingga hak kami, rasa keadilan kami telah terampas,” ujar Suharno, dilansir dari Tribunews.

Sementara, Koordinator Aksi Pati Bangkit, Sutirto, menyebutkan pihaknya mengerahkan sebanyak 750 orang untuk mengawal sidang Sudewo. Mereka juga meminta jaksa penuntut umum (JPU) agar tak menuntut Sudewo.

“Harapannya, jaksa penuntut umum (JPU) tidak menuntut Bapak Sudewo karena dari saksi yang dihadirkan JPU maupun dari saksi ahli, konstruksi perkara itu tidak ada kaitannya dengan Bapak Sudewo,” ujarnya.

Sebelum kondisi semakin memanas, polisi berhasil menetralkan situasi. Aparat di lapangan mulai mengarahkan massa POS untuk menyampaikan aspirasi di lokasi yang berjarak 300 meter dari tempat sidang.

Sudewo dituntut hukuman 8,5 tahun penjara dan membayar uang pengganti senilai Rp3,6 miliar. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menjerat Bupati Pati nonaktif, Sudewo, dengan dakwaan kumulatif atau penggabungan dua perkara korupsi.

Pertama, dugaan pemerasan Caperdes dalam proses pengisian 601 formasi perangkat desa. Dia diduga menarik sejumlah uang dengan tarif berkisar Rp 165 juta hingga Rp 225 juta per orang untuk mengisi jabatan seperti Sekdes, Kasi, hingga Kaur.

Kedua, terdakwa diduga menerima suap (commitment fee) dari kontraktor pelaksana proyek perkeretaapian di Jawa Tengah dan Jawa Timur demi mengamankan jatah proyek bagi rekanan tertentu. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gencarkan Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jateng Terapkan Kebijakan Bebas BPHTB

    Gencarkan Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jateng Terapkan Kebijakan Bebas BPHTB

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov) Jateng terapkan kebijakan pembebasan Bea Perolehan Ha katas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di 35 kabupaten/kota. Kebijakan ini diterapkan selaras dengan program pemerintah pusat tiga juta rumah. Saat ini, seluruh daerah telah menetapkan peraturan tersebut, meski terdapat perbedaan penerima pembebasan BPHTB bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 22 kabupaten/ kota […]

  • pantura

    Usulan Tanggul Laut Hybrid Sea Wall di Pesisir Demak Disetujui Otorita Pengelola Pantura

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Usulan pembangunan tanggul laut dengan skema hybrid sea wall di pesisir Kabupaten Demak telah diterima oleh Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Tanggul laut ini nantinya akan dibangun dari Demak sampai Jepara. “Untuk hybrid sea wall nanti dari Kabupaten Demak sampai ke Jepara,” terang Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Selasa (9/12/2025). Pembangunan […]

  • rumah

    7 Tips Pilih Warna Cat Rumah Minimalis: Hemat Listrik, Sejuk & Terang

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memilih warna cat rumah minimalis bukan hanya soal estetika, tetapi juga bisa berdampak besar terhadap kenyamanan, pencahayaan alami, bahkan konsumsi listrik harian. Warna yang tepat dapat membuat rumah terasa lebih sejuk, terang, serta mengurangi kebutuhan akan lampu dan AC. Dengan kata lain, pemilihan cat yang cermat bisa membantu Anda hidup lebih hemat dan ramah […]

  • Foto : Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang Prapto Raharjo (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Rembang Siapkan UPTD PPA

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Unit Pelaksanaan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di Kabupaten Rembang saat ini tengah disiapkan. Upaya itu untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Rembang. Pembuatan UPTD PPA itu merujuk terhadap Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2024 tentang pembentukan UPTD PPA di tingkat provinsi dan kabupaten atau […]

  • Pemkot Semarang Jajaki Kerja Sama di Sektor Pariwisata dan Teknologi dengan Spanyol

    Pemkot Semarang Jajaki Kerja Sama di Sektor Pariwisata dan Teknologi dengan Spanyol

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang mulai menjajaki kerja sama di bidang pariwisata dan teknologi dengan Spanyol. Wisata di kota-kota bersejarah, seperti Barcelona dan Valencia, menjadi salah satu inspirasi yang akan dipelajari. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan bahwa pihaknya sangat terbuka dengan peluang investasi dan transfer teknologi, terutama terkait pengelolaan air bersih di wilayah […]

  • kecelakaan

    Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Karawang Barat, WNA Jepang Tewas Tertimpa Truk Muatan Tanah

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kecelakaan tragis terjadi di Gerbang Tol Karawang Barat pada Rabu malam (30/7/2025) yang melibatkan sebuah truk muatan tanah dan mobil Toyota Voxy. Insiden ini mengakibatkan seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang bernama Yukihiro Nabae (63) meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, sopir truk, Mamat (38), mengalami luka ringan dan sedang mendapatkan perawatan […]

expand_less