Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kepolisian Ungkap Dua Pelaku Pembunuhan Siswa SMP di Eks Kampung Gajah Bandung Barat

Kepolisian Ungkap Dua Pelaku Pembunuhan Siswa SMP di Eks Kampung Gajah Bandung Barat

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
  • visibility 161

Kabarjatengterkini.com- Kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kawasan eks Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Kabupaten Bandung Barat. Dalam pengungkapan tersebut, aparat mengamankan dua pelaku yang diketahui masih berusia di bawah umur.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, menyampaikan bahwa kedua pelaku telah ditangkap setelah sempat melarikan diri ke luar daerah. “Terkait penemuan jasad di kawasan eks Kampung Gajah, pihak kepolisian telah mengamankan pelaku. Dua di antaranya diketahui masih berusia di bawah umur dan ditangkap di Garut,” ujar Kapolres di Cimahi, Minggu (15/2/2026).

Penangkapan Pelaku di Garut

Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial YA (16) dan AP (17). Keduanya ditangkap di Desa Banyuresmi, Kabupaten Garut, pada Sabtu (14/2/2026) malam. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan intensif yang dilakukan jajaran Kepolisian Resor Cimahi bersama tim gabungan.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, setelah melakukan aksi pembunuhan, kedua pelaku sempat melarikan diri ke Tasikmalaya sebelum akhirnya bergerak ke Garut. Upaya pelarian tersebut tidak berlangsung lama karena aparat telah mengantongi identitas dan jejak keberadaan mereka.

Kepolisian memastikan bahwa proses penangkapan berjalan lancar tanpa perlawanan berarti. Saat ini, kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif dan peran masing-masing dalam kasus pembunuhan siswa SMP tersebut.

Kronologi Pembunuhan di Eks Kampung Gajah

Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi pembunuhan terjadi pada Senin (9/2/2026) sore. Menurut Kapolres, para pelaku sengaja mendatangi korban ke Bandung sebelum akhirnya melakukan tindakan keji tersebut di kawasan bekas tempat wisata Kampung Gajah.

“Korban tersebut dihabisi pada Senin sore dan pelaku sengaja datang ke Bandung. Kemudian beberapa hari kemudian, jasad korban ini baru ditemukan saksi yang sedang siaran langsung media sosial pada Jumat malam,” jelas AKBP Niko.

Lokasi penemuan jasad berada di area eks Kampung Gajah yang sudah tidak beroperasi lagi. Kawasan tersebut memang dikenal cukup sepi, sehingga diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya tanpa menarik perhatian warga sekitar.

Penemuan jasad korban sendiri sempat mengejutkan masyarakat. Seorang saksi yang tengah melakukan siaran langsung di media sosial secara tidak sengaja merekam keberadaan jasad tersebut pada Jumat malam. Video tersebut kemudian viral dan memicu respons cepat dari aparat kepolisian.

Rekayasa Isu Penculikan

Sebelumnya, korban yang berinisial ZAAQ dilaporkan menghilang sejak 9 Januari 2026. Kabar mengenai dugaan penculikan sempat beredar luas di media sosial dan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Namun, hasil penyelidikan Kepolisian mengungkap fakta mengejutkan. Informasi tentang penculikan tersebut ternyata merupakan rekayasa yang dibuat oleh pelaku. Polisi menyebut ponsel korban sempat berada dalam penguasaan pelaku dan digunakan untuk menyebarkan informasi menyesatkan.

“Jadi informasi soal korban yang diculik ini, sebetulnya buatan pelaku. Saat itu, ponsel korban ini dalam penguasaan pelaku. Intinya saat ini masih kami dalami dulu hal-hal lainnya,” ungkap Kapolres.

Langkah pelaku menyebarkan isu penculikan diduga bertujuan untuk mengalihkan perhatian serta mengaburkan jejak kejahatan yang telah dilakukan. Dengan menyebarkan narasi seolah-olah korban menjadi korban penculikan, pelaku berharap aparat dan masyarakat tidak langsung mencurigai tindak pembunuhan.

Motif Masih Didalami Kepolisian

Meski dua pelaku telah diamankan, Kepolisian masih terus mendalami motif di balik pembunuhan siswa SMP tersebut. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk keluarga dan rekan korban, masih berlangsung untuk mengungkap latar belakang konflik yang terjadi.

Informasi awal yang beredar menyebutkan bahwa pembunuhan ini diduga dipicu persoalan hubungan pertemanan yang berakhir. Namun demikian, pihak Kepolisian belum memberikan kesimpulan final dan menegaskan bahwa seluruh fakta masih dalam proses pendalaman.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena melibatkan pelaku dan korban yang sama-sama berusia remaja. Kepolisian memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk penerapan sistem peradilan anak karena kedua pelaku masih di bawah umur.

Komitmen Kepolisian Mengusut Tuntas

Kepolisian Resor Cimahi menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan di eks Kampung Gajah ini. Selain mengungkap motif, penyidik juga berupaya memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial. Kasus ini menjadi pelajaran penting tentang bagaimana informasi palsu dapat dimanfaatkan untuk menyesatkan publik.

Dengan tertangkapnya dua pelaku, diharapkan proses hukum dapat segera berjalan dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya. Kepolisian juga menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan penanganan kasus kekerasan yang melibatkan remaja, guna mencegah peristiwa serupa terulang kembali di masa mendatang.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai Investasi Energi Menurun, Pemprov Jateng Lirik Potensi Sektor Industri Hijau

    Nilai Investasi Energi Menurun, Pemprov Jateng Lirik Potensi Sektor Industri Hijau

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Nilai investasi energi di Jawa Tengah pada tahun 2025 cenderung menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya. Diketahui, penanaman modal pada 2024 sebesar Rp5,7 triliun, sementara pada 2025 hanya sebesar Rp1,4 triliun. Maka dari itu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mulai menjajaki potensi investasi di sektor industri terbarukan di wilayahnya. Salah satu upaya yang […]

  • bakar

    Perempuan Nekat Bakar Toko Emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu, Makassar

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Makassar, Sulawesi Selatan – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Jalan Somba Opu, Kota Makassar, Kamis (12/2/2026) siang. Seorang perempuan tiba-tiba menyalakan bom molotov dan membakar toko emas Logam Mulia, mengakibatkan kepanikan dan beberapa orang mengalami luka bakar. Kejadian berlangsung sekitar pukul 12.00 Wita dan membuat warga sekitar heboh. Menurut saksi mata, Awal, seorang pedagang […]

  • iklim

    Waspada! Perubahan Iklim Bisa Bangkitkan Ratusan Gunung Api Tidur di Bawah Es

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Perubahan iklim selama ini dikenal sebagai penyebab mencairnya gunung es dan naiknya permukaan laut. Namun, riset terbaru mengungkap ancaman tersembunyi lain yang tidak kalah mengkhawatirkan: bangkitnya ratusan gunung berapi tidur yang tersembunyi di bawah lapisan es tebal. Studi baru yang dipresentasikan dalam Konferensi Goldschmidt 2025 di Praha, Ceko, memetakan dinamika magma di bawah gletser […]

  • Atlet Jateng Sumbang 43 Medali di SEA Games 2025

    Atlet Jateng Sumbang 43 Medali di SEA Games 2025

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 64 atlet asal Jawa Tengah dikirim untuk berlaga di 26 cabang olahraga pada ajang SEA Games 2025 yang digelar selama 9-20 Desember 2025. Di sana, mereka berhasil menyumbang medali 12 emas, 14 perak, dan 17 perunggu. “Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya, untuk para atlet dan pelatih atas perjuangan yang diberikan untuk Indonesia. […]

  • Kawasan Produksi Widuri Pegandon Kendal Jadi Salah Satu Titik Pengembangan Ekonomi Desa Berbasis Potensi Kearifan Lokal

    Kawasan Produksi Widuri Pegandon Kendal Jadi Titik Pengembangan Ekonomi Desa Berbasis Potensi Kearifan Lokal

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kawasan Produksi Widuri Pegandon di Desa Wonosari, Pengadon, Kendal menjadi salah satu titik pengembangan ekonomi desa berbasis potensi kearifan lokal. Salah satunya sebagai percontohan program Aktivasi 1.001 Titik Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kawasan. Ini turut mendukung program Pemprov Jateng dalam menumbuhkan ekonomi dengan algomerasi wilayah. Pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi bisa dicapai dengan penguatan […]

  • amandemen

    Zulkifli Hasan Dukung Amandemen UUD 1945 Kelima, Jimly Asshiddiqie Soroti Evaluasi Sistem Ketatanegaraan Pascareformasi

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), menyatakan dukungannya terhadap wacana amandemen atau perubahan kelima Undang-Undang Dasar 1945. Pernyataan ini disampaikan usai menerima kunjungan Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Prof. Jimly Asshiddiqie di kediamannya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/11/2025). Jimly menyerahkan buku berjudul Menuju Perubahan Kelima Undang-Undang Dasar kepada […]

expand_less