Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Perlambatan Ekonomi Hingga Turunnya Kepercayaan Masyarakat Jadi Faktor Tingkat Kepatuhan Pajak Merosot

Perlambatan Ekonomi Hingga Turunnya Kepercayaan Masyarakat Jadi Faktor Tingkat Kepatuhan Pajak Merosot

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
  • visibility 72

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kepatuhan pembayaran pajak di Jawa Tengah disebut menurun. Sejumlah faktor turut jadi penyebab, di antaranya perlambatan ekonomi hingga penurunan kepercayaan sebagian masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi. Ia mengatakan bahwa tingkat kepatuhan pembayaran pajak di Jateng pada tahun 2026 hanya tercapai 64 persen. Padahal, pajak menjadi penyumbang pembangunan dan layanan publik.

“Kalau kepatuhan pajak terus menurun, tentu berdampak pada kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan. Yang perlu kita lakukan sekarang adalah mengoptimalkan potensi pajak yang sudah ada, bukan menambah jenis pajak baru,” paparnya.

“Manfaat pajak akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan dan berbagai layanan publik. Jika kepatuhan pajak semakin baik, kemampuan fiskal daerah juga akan semakin kuat sehingga pembangunan jalan, jembatan, dan infrastruktur lainnya dapat dilakukan dengan lebih optimal,” ujarnya.

Pemkab Rembang turut diminta menyiapkan skema bundling pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan pajak kendaraan bermotor. Pasalnya, kedua jenis pajak tersebut dinilai mencapai tingkat pelunasan tinggi di berbagai daerah.

Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, menyambut baik rekomendasi tersebut. Meski demikian, usulan ini harus dimatangkan lewat pembahasan dengan seluruh jajaran, termasuk camat dan kepala desa.

“Tadi juga dibahas soal sistem bundling dengan PBB. Ini perlu kami diskusikan lebih lanjut karena akan berkaitan dengan kinerja teman-teman di bawah, mulai kepala desa hingga camat. Namun pada prinsipnya kami mendukung,” ujar Hanies.

“Yang perlu terus kita sampaikan kepada masyarakat adalah bahwa pajak ini kembali lagi ke masyarakat. Jalan yang lebih baik, pembangunan yang lebih cepat, hingga santunan kecelakaan lalu lintas juga bersumber dari penerimaan tersebut,” katanya.

Saat ini, pihaknya masih gencar untuk melakukan pendekatan persuasif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pembayaran pajak. Pihaknya sedang mempertimbangkan insentif bagi wajib pajak yang membayar sebelum jatuh tempo.

“Selama ini yang mendapat perhatian justru yang menunggak melalui program pemutihan. Ke depan mungkin bisa dikaji adanya reward bagi masyarakat yang disiplin membayar pajak tepat waktu,” imbuhnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Beasiswa 1 Desa 1 Sarjana Dapat Apresiasi dari Pemerintah RI

    Program Beasiswa 1 Desa 1 Sarjana Dapat Apresiasi dari Pemerintah RI

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Program Satu Desa Satu Sarjana di Kabupaten Rembang mendapatkan apresiasi dari Pemerintah RI. Program tersebut dinilai turut mendukung cita-cita pemerintah pusat dalam mencetak generasi emas. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Menurutnya, banyak anak-anak yang memiliki potensi besar, namun belum memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi karena […]

  • investasi

    Geliat Investasi di Jateng Harus Didukung Pengadaan Angkutan Orang dan Barang

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 317
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Geliat investasi di suatu daerah tidak hanya ditunjang oleh pembangunan infrastruktur yang masif saja, namun juga harus dibarengi dengan pengadaan angkutan orang dan barang yang memadahi. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi baru-baru ini. Menurutnya, keberadaan transportasi logistik dan kemudahan akses menjadi pertimbangan investor sebelum memutuskan untuk menanamkan […]

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra

    Perbaikan Jalan Rusak di Pati Dilakukan Setelah Lebaran, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Pati baru bisa dilakukan setelah Lebaran 2026. Pasalnya, setiap pengadaan barang dan jasa, termasuk perbaikan jalan, harus menunggu asistensi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Mohon maaf masyarakat Kabupaten Pati untuk jalan rusak, baru bisa kita selesaikan setelah Lebaran,” kata Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, […]

  • Kebutuhan DOC FS di Pati Capai 33 juta Ekor per Tahun

    Kebutuhan DOC FS di Pati Capai 33 juta Ekor per Tahun

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Kebutuhan Day Old Chick Final Stock Broiler (DOC FS) atau ayam umur sehari yang dibesarkan menjadi ayam pedaging di Kabupaten Pati mencapai 33 juta ekor per tahun. Kebutuhan tersebut biasanya dipenuhi per lima hingga tujuh siklus pemeliharaan. Kendati demikian, DOC FS Broiler disebut mengalami kelangkaan, menyebabkan harganya melonjak dari sekitar Rp5 ribu […]

  • ppn

    Banyak Produsen Perhiasan Tak Bayar Pajak, Kemenkeu Pertimbangkan Penarikan PPN Langsung dari Produsen

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih banyak produsen perhiasan yang tidak membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan Purbaya setelah menggelar pertemuan dengan Asosiasi Produsen Perhiasan Indonesia (APPI) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10). Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menyebut bahwa sekitar 90 persen produsen perhiasan beroperasi secara “gelap”, artinya […]

  • 2 Ribu Keluarga di Brebes Jateng ‘Lulus’ dari Kemiskinan

    2 Ribu Keluarga di Brebes Jateng ‘Lulus’ dari Kemiskinan

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 218
    • 0Komentar

      Brebes, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes menunjukkan komitmennya dalam pengentasan kemiskinan di masyarakat. Pasalnya, sebanyak 2 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Brebes resmi keluar dari data kemiskinan. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priono turut menyampaikan apresiasinya terhadap Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma beserta seluruh jajaran di pemkab. Ia mengatakan, peserta […]

expand_less