Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPK Sita Rp1,9 Miliar dalam OTT Bupati Muara Enim Edison, Ini Rincian Barang Buktinya

KPK Sita Rp1,9 Miliar dalam OTT Bupati Muara Enim Edison, Ini Rincian Barang Buktinya

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
  • visibility 44

Kabarjatengterkini.com— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat dalam mengusut kasus dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim.

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di dua lokasi berbeda, yakni Sumatera Selatan dan Jakarta, lembaga antirasuah tersebut berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai hingga saldo rekening bernilai miliaran rupiah.

Kasus yang menyeret Bupati Muara Enim, Edison, ini menjadi sorotan publik setelah KPK membeberkan kronologi dan rincian nominal uang yang dijadikan alat suap untuk memuluskan sejumlah proyek daerah.

Total Sitaan Capai Rp1,9 Miliar, Termasuk Valuta Asing

Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik, memaparkan hasil operasi senyap tersebut dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/6/2026). Taufik menyebutkan bahwa total nilai barang bukti yang diamankan tim penindak mencapai hampir Rp2 miliar.

“Selain itu, tim KPK juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai rupiah hingga mata uang asing, sejumlah saldo dalam rekening, serta barang bukti elektronik (BBE) dengan total kurang lebih Rp1,9 miliar,” ujar Achmad Taufik di hadapan awak media.

Menariknya, sebagian besar barang bukti uang tunai tersebut tidak langsung disita dari tangan sang bupati, melainkan dari bawahannya. KPK mengamankan uang tersebut dari Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Muara Enim, Abi Nurwardani (ABN).

Rincian Barang Bukti Hasil OTT Muara Enim

Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh KPK, berikut adalah rincian lengkap barang bukti berharga yang berhasil disita oleh tim penyidik dari beberapa lokasi penggeledahan di Muara Enim dan Jakarta:

  • Uang Tunai di Tas Ransel: Uang tunai sebesar Rp323 juta yang ditemukan di dalam tas ransel milik Abi Nurwardani (ABN).

  • Uang Tunai di Brankas Rumah: Uang tunai senilai Rp40 juta, ditambah mata uang asing sebesar USD 3.200 (Dolar Amerika Serikat) dan SAR 2.260 (Riyal Arab Saudi) yang disimpan di brankas rumah ABN.

  • Saldo Rekening Bank: Aliran dana yang dibekukan dalam beberapa akun rekening bank milik para tersangka dengan total mencapai Rp1,47 miliar.

  • Barang Bukti Elektronik (BBE): Sejumlah gawai dan dokumen digital yang diduga kuat memuat rekam jejak transaksi haram tersebut.

KPK Tetapkan Empat Orang Tersangka

Sebagai tindak lanjut dari operasi tangkap tangan yang berlangsung maraton pada 7-8 Juni 2026 tersebut, KPK resmi menaikkan status perkara ke tahap penyidikan. Lembaga penegak hukum ini juga telah menetapkan empat orang sebagai tersangka utama.

“Berdasarkan kecukupan alat bukti dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan atau janji kepada penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2025-2026, KPK menetapkan 4 orang tersangka,” jelas Taufik.

Keempat tersangka yang kini telah mengenakan rompi oranye KPK tersebut adalah:

  1. Edison – Bupati Muara Enim periode 2025-2030.

  2. Abi Nurwardani – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Muara Enim.

  3. Adi Triadi – Pihak swasta yang juga diketahui merupakan keponakan dari Bupati Edison.

  4. Cory Erin Hardi – Marketing PT Millenium Solusi Abadi.

Demi kepentingan penyidikan dan mencegah para tersangka melarikan diri atau menghilangkan barang bukti, keempatnya langsung dijebloskan ke sel tahanan. Saat ini, mereka ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK.

Modus Operandi: Jatah Fee Proyek 5 Persen

Kasus ini diduga bermula dari kesepakatan jahat terkait pengerjaan proyek di lingkungan Pemkab Muara Enim untuk Tahun Anggaran 2025-2026. Bupati Edison diduga secara rutin meminta dan menerima fee sebesar 5 persen dari nilai kontrak sejumlah proyek strategis daerah. Abi Nurwardani dan Adi Triadi ditengarai bertindak sebagai perantara yang mengumpulkan uang dari para kontraktor, termasuk dari Cory Erin Hardi selaku perwakilan pihak swasta.

Pasal Berlapis Menanti Para Tersangka

Atas perbuatan mereka, KPK menjerat para tersangka dengan pasal berlapis yang tertuang dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terbaru.

  • Bupati Edison, Abi Nurwardani, dan Adi Triadi selaku penerima suap dijerat dengan:

    Pasal 12 huruf a dan/atau Pasal 12 huruf b dan/atau Pasal 12B UU Tipikor jo. Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

  • Cory Erin Hardi selaku pemberi suap dijerat dengan:

    Pasal 605 huruf a dan/atau Pasal 605 huruf b UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 606 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2026 jo. Pasal 20 huruf c UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP).

KPK menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini untuk melihat adanya potensi keterlibatan pihak lain serta peluang pengusutan ke arah Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Panen Melon The Blues di Desa Brangkal Sragen Diharap Bisa Dukung Program MBG

    Hasil Panen Melon The Blues di Desa Brangkal Sragen Diharap Bisa Dukung Program MBG

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 246
    • 0Komentar

      Sragen, Kabarjatengterkini.com – Panen perdana melon varietas The Blues diharapkan bisa mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sragen. Apalagi, buah melon merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan nutrisi bermanfaat bagi anak. Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Suroto menyampaikan, panen perdana dilakukan di lahan BUMDes Maju Lancar, Dukuh Cikalan, Desa Brangkal, Kecamatan […]

  • Kepingan Diduga Emas dan Arca Dewa Surya Ditemukan di Candi Losari

    Kepingan Diduga Emas dan Arca Dewa Surya Ditemukan di Candi Losari

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kepingan logam diduga emas dan dua arca ditemukan di bawah lantai Candi Losari, Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Penemuan itu terjadi saat pemugaran candi oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X pada Selasa (21/4/2026). Saat ini, sejumlah temuan tersebut disimpan di BPK Wilayah X di Bugisan, Prambanan, Klaten. “Kita waktu pembongkaran di […]

  • Pembahasan UMK dan UMP Jateng Masih Alot, Pemprov Pastikan Diumumkan Esok Hari

    Pembahasan UMK dan UMP Jateng Masih Alot, Pemprov Pastikan Diumumkan Esok Hari

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pembahasan besaran upah minimun kabupaten dan provinsi (UMK/P) di Jateng masih berlangsung. Perdebatan tersebut dipicu adanya perbedaan perhitungan dari usulan yang ajukan serikat buruh dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Penghitungan UMK mempertimbangkan angka inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta skema alfa 0,5-0,9 sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan, namun Serikat Buruh menginginkan Alfa 0,9 […]

  • Bupati dan Wali Kota di Jateng Diminta Fokus pada Pemulihan Daerah Pascademo

    Bupati dan Wali Kota di Jateng Diminta Fokus pada Pemulihan Daerah Pascademo

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 174
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Seluruh bupati dan wali kota di Jawa Tengah diminta untuk fokus pada percepatan pemulihan daerah pasca aksi demonstrasi yang terjadi beberapa hari lalu. Hal ini sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi baru-baru ini. Ahmad Luthfi meminta kepala daerah untuk segera melakukan perbaikan fisik bagunan yang rusak, serta fasilitas yang […]

  • greenpeace

    Greenpeace Sebut Banjir Bandang di Sumatera Akibat Kegagalan Negara, Tiga Menteri Diminta Mundur

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Sumatera, Indonesia – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, menewaskan lebih dari 700 orang, bukan sekadar bencana alam biasa. Menurut Greenpeace Indonesia, tragedi ini adalah bukti nyata kegagalan negara dalam menjaga lingkungan dan memicu tuntutan pertanggungjawaban dari tiga menteri terkait. Koordinator Kampanye Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, secara tegas […]

  • reuni

    Jokowi Hadiri Reuni Kehutanan UGM Angkatan ’80 di Tengah Isu Ijazah Palsu

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menghadiri acara reuni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 1980 yang digelar Sabtu (26/7) pagi. Kegiatan ini berlangsung di kampus UGM Yogyakarta dengan tema bertajuk “SPIRIT 80: Guyub, Rukun, Migunani”. Kehadiran Jokowi menjadi sorotan, bukan hanya karena statusnya sebagai alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980, tetapi […]

expand_less