Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sejumlah Kades di Pati Kembalikan Uang Ratusan Juta usai Sudewo Kena OTT KPK

Sejumlah Kades di Pati Kembalikan Uang Ratusan Juta usai Sudewo Kena OTT KPK

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 10

Kabarjatengterkini.com – Sejumlah kepala desa di Pati disebut langsung mengembalikan uang ratusan juta setelah Bupati Nonaktif Sudewo terciduk lewat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Uang tersebut diduga diserahkan untuk urusan pengisian jabatan perangkat desa.

Kepala Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Agus Riyanto, menyebutkan dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026), terkait informasi pengisian perangkat desa dari Kepala Desa Slungkep.

“Saya dapat info ada pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati tahun 2026 dari Saudara Agus Susanto, Kepala Desa Slungkep. Awal mulanya adalah rakor di kecamatan, tapi tidak membahas tentang pengisian,” kata Agus, Rabu (22/7/2026), dikutip Detik.

“Setelah rakor dari kecamatan itu teman-teman kepala desa ngumpul, ngobrol. Pas hari itu disepakati untuk berkumpul di rumah Pak Sutrisno Kepala Desa Boloagung,” lanjutnya.

Pihaknya juga mengaku mendapat informasi mengenai adanya tarif terkait pengisian perangkat desa sebesar Rp125 juta dan Rp165 juta untuk Sekdes. Pihaknya juga membenarkan BAP yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) seputar tarif jabatan kasi hingga kaur.

“Terus tentang pengisian perangkat desa ini disampaikan Pak Agus Susanto, ada nominal yang harus disiapkan untuk pengisian perangkat desa. Untuk perangkat kurang lebih Rp 125 juta untuk Sekdes sekitar Rp 165 juta,” urai Agus.

“Betul (Rp 80 juta untuk jabatan kasi-kaur tanpa bengkok, dan Rp 100 juta untuk jabatan sekdes tanpa bengkok) Iya betul,” kata Agus membenarkan BAP.

Lebih lanjut, ia mengaku membutuhkan sekdes di desanya, sehingga pihaknya mengaku menyiapkan uang sebesar Rp 175 juta dari uang pribadinya. Menurutnya, penarikan tarif tersebut atas sepengetahuan Sudewo lantaran Agus Susanto merupakan tim sukses Bupati Sudewo.

“Terus kami mengumpulkan uang, terus kami setor ke kantor Agus Susanto Rp 175 juta, uang saya sendiri. Untuk perencanaan pengisian perangkat. Saya berikan ke Saudara Agus Susanto. Terpaksa, karena membutuhkan,” ungkapnya.

“(Karena Agus Susanto merupakan salah satu anggota tim binaan yaitu tim sukses Bupati Sudewo) Betul, betul,” jawab Agus.

Lebih lanjut, setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT), uang tersebut akhirnya dikembalikan seluruhnya. Hal ini turut terjadi di sejumlah desa lainnya, termasuk di Desa Kedalingan, Kecamatan Tambakromo.

Kades Kedalingan, Joko Waluyo mengaku uang tersebut tidak pernah diserahkan ke koordinator, karena masih menunggu kepastian mengenai syarat usia calon perangkat desa. Setelah terjadi OTT KPK, uang itu dikembalikan kepada kedua calon perangkat desa.

“Saya kembalikan sekitar tiga hari atau lima hari setelah OTT,” kata Joko. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai Investasi Energi Menurun, Pemprov Jateng Lirik Potensi Sektor Industri Hijau

    Nilai Investasi Energi Menurun, Pemprov Jateng Lirik Potensi Sektor Industri Hijau

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Nilai investasi energi di Jawa Tengah pada tahun 2025 cenderung menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya. Diketahui, penanaman modal pada 2024 sebesar Rp5,7 triliun, sementara pada 2025 hanya sebesar Rp1,4 triliun. Maka dari itu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mulai menjajaki potensi investasi di sektor industri terbarukan di wilayahnya. Salah satu upaya yang […]

  • Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

    Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sekarang penumpang moda transportasi “Trans Jateng” bisa membayar ongkos secara nontunai dengan lebih mudah. Ada sejumlah pilihan metode pembayaran dengan QRUS, di antaranya QRIS TAP, QRIS Bank Jateng, dan Multi Trip KCI. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bahwa sistem itu memudahkan warga mengakses Bus Rapid Transit (BRT) antarwilayah, yang melayani tujuh koridor. […]

  • robot

    Robot AI Bertenaga Surya Gantikan Tenaga Kerja di Ladang Kapas AS, Solusi Ramah Lingkungan Atasi Gulma

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Kabarjategterkini.com – Di tengah meningkatnya tantangan sektor pertanian Amerika Serikat, sebuah robot bertenaga surya dengan kecerdasan buatan (AI) kini hadir sebagai solusi revolusioner. Robot yang dinamai Element ini dikembangkan oleh perusahaan rintisan teknologi pertanian Aigen, dengan misi utama: membasmi gulma tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya, sambil mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manusia. Dengan bentuk menyerupai […]

  • pati

    Polresta Pati Periksa AS, Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo yang Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Santriwati

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus dugaan tindak pidana pencabulan yang melibatkan oknum pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, berinisial AS, memasuki babak baru. Polresta Pati secara resmi melakukan pemeriksaan terhadap AS dalam kapasitasnya sebagai tersangka pada Selasa, 5 Mei 2026. Langkah hukum ini diambil menyusul perhatian publik yang luas setelah kasus tersebut viral di berbagai platform media sosial […]

  • Jateng Punya Potensi Pariwisata Menjanjikan, Pemprov Tawarkan ke Investor Asing

    Jateng Punya Potensi Pariwisata Menjanjikan, Pemprov Promosikan ke Investor Asing

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 141
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan. Adapun potensinya meliputi sejumlah wisata alam, wisata edukasi sejarah dan budaya, hingga produk-produk UMKM berkualitas. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut menawarkan potensi-potensi tersebut kepada sejumlah investor asing di usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, mulai dari Pakistan, Arab Saudi, Jepang, China, dan negara lainnya. Harapannya, […]

  • Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan

    Pemkot Semarang Matangkan Pembangunan Pos Pemantauan di Kawasan Tanjakan Silayur

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang menyiapkan penanganan jangka panjang guna mencegah kecelakaan di Tanjakan Silayur. Pasalnya, masyarakat menilai sering terjadi laka lantas di wilayah tersebut. Komitmen jangka panjang tersebut berupa penguatan sistem kontrol dan pengawasan kendaraan angkutan barang yang melintas di pos pemantauan permanen. Pemkot melalui Dinas Perhubungan Kota Semarang saat ini tengah mematangkan […]

expand_less