Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sejumlah Kades di Pati Kembalikan Uang Ratusan Juta usai Sudewo Kena OTT KPK

Sejumlah Kades di Pati Kembalikan Uang Ratusan Juta usai Sudewo Kena OTT KPK

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
  • visibility 73

Kabarjatengterkini.com – Sejumlah kepala desa di Pati disebut langsung mengembalikan uang ratusan juta setelah Bupati Nonaktif Sudewo terciduk lewat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Uang tersebut diduga diserahkan untuk urusan pengisian jabatan perangkat desa.

Kepala Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Agus Riyanto, menyebutkan dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026), terkait informasi pengisian perangkat desa dari Kepala Desa Slungkep.

“Saya dapat info ada pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati tahun 2026 dari Saudara Agus Susanto, Kepala Desa Slungkep. Awal mulanya adalah rakor di kecamatan, tapi tidak membahas tentang pengisian,” kata Agus, Rabu (22/7/2026), dikutip Detik.

“Setelah rakor dari kecamatan itu teman-teman kepala desa ngumpul, ngobrol. Pas hari itu disepakati untuk berkumpul di rumah Pak Sutrisno Kepala Desa Boloagung,” lanjutnya.

Pihaknya juga mengaku mendapat informasi mengenai adanya tarif terkait pengisian perangkat desa sebesar Rp125 juta dan Rp165 juta untuk Sekdes. Pihaknya juga membenarkan BAP yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) seputar tarif jabatan kasi hingga kaur.

“Terus tentang pengisian perangkat desa ini disampaikan Pak Agus Susanto, ada nominal yang harus disiapkan untuk pengisian perangkat desa. Untuk perangkat kurang lebih Rp 125 juta untuk Sekdes sekitar Rp 165 juta,” urai Agus.

“Betul (Rp 80 juta untuk jabatan kasi-kaur tanpa bengkok, dan Rp 100 juta untuk jabatan sekdes tanpa bengkok) Iya betul,” kata Agus membenarkan BAP.

Lebih lanjut, ia mengaku membutuhkan sekdes di desanya, sehingga pihaknya mengaku menyiapkan uang sebesar Rp 175 juta dari uang pribadinya. Menurutnya, penarikan tarif tersebut atas sepengetahuan Sudewo lantaran Agus Susanto merupakan tim sukses Bupati Sudewo.

“Terus kami mengumpulkan uang, terus kami setor ke kantor Agus Susanto Rp 175 juta, uang saya sendiri. Untuk perencanaan pengisian perangkat. Saya berikan ke Saudara Agus Susanto. Terpaksa, karena membutuhkan,” ungkapnya.

“(Karena Agus Susanto merupakan salah satu anggota tim binaan yaitu tim sukses Bupati Sudewo) Betul, betul,” jawab Agus.

Lebih lanjut, setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT), uang tersebut akhirnya dikembalikan seluruhnya. Hal ini turut terjadi di sejumlah desa lainnya, termasuk di Desa Kedalingan, Kecamatan Tambakromo.

Kades Kedalingan, Joko Waluyo mengaku uang tersebut tidak pernah diserahkan ke koordinator, karena masih menunggu kepastian mengenai syarat usia calon perangkat desa. Setelah terjadi OTT KPK, uang itu dikembalikan kepada kedua calon perangkat desa.

“Saya kembalikan sekitar tiga hari atau lima hari setelah OTT,” kata Joko. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • semarang

    Kota Semarang Ditunjuk Jadi Wilayah Pilot Project Program Nasional Ruang Bersama Indonesia (RBI)

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 322
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang ditunjuk sebagai salah satu wilayah untuk pilot project program Ruang Bersama Indonesia (RBI). Program RBI ini merupakan inisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Program ini merupakan kelanjutan dari program Desa /Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Tujuannya, untuk memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, terutama di tingkat […]

  • gugatan

    Apple Terancam Gugatan Rp30 Triliun di Inggris, Pengadilan Izinkan Kasus Dugaan Manipulasi Baterai iPhone Berlanjut

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Apple, kini menghadapi tekanan hukum serius di Inggris. Upaya perusahaan untuk menghentikan gugatan massal (class action) terkait dugaan manipulasi baterai iPhone resmi kandas setelah Pengadilan Banding Kompetisi (Competition Appeal Tribunal/CAT) di London memutuskan bahwa perkara tersebut dapat berlanjut ke persidangan. Nilai gugatan yang diajukan mencapai 1,6 miliar poundsterling atau […]

  • resep

    Resep Praktis Kerang Dara Saus Tiram, Nikmat dan Cocok untuk Hidangan Sehari-hari

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kerang dara adalah salah satu hidangan laut favorit yang mudah ditemukan dan sangat populer sebagai lauk rumahan. Selain rasanya yang gurih dan lezat, kerang dara juga kaya akan nutrisi, seperti protein tinggi dan berbagai mineral penting. Salah satu cara paling mudah dan cepat untuk mengolah kerang dara adalah dengan saus tiram. Resep kerang dara […]

  • Pemprov Jateng Perkuat Komitmen Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional

    Pemprov Jateng Perkuat Komitmen Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) semakin memperkuat komitmen sebagai daerah penopang ketahanan pangan nasional. Maka dari itu, pihaknya terus menekankan perlindungan terhadap lahan sawah di wilayah Jateng. Sejumlah lahan sawah produktif di beberapa kabupaten/kota telah ditetapkan sebagai wilayah yang dilindungi melalui Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah. Hal ini dilakukan […]

  • Attachment Style

    5 Jenis Attachment Style dan Dampaknya pada Hubungan

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Attachment style atau gaya keterikatan adalah pola perilaku dan cara seseorang berinteraksi dalam hubungan emosional, terutama dalam konteks hubungan romantis dan persahabatan. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh psikolog John Bowlby dan dikembangkan oleh Mary Ainsworth. Memahami attachment style sangat penting karena dapat memengaruhi cara kita membangun dan mempertahankan hubungan dengan orang lain. Artikel […]

  • sandwich

    4 Alasan Seorang Sandwich Generation Enggan Menerapkan Slow Living

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Fenomena “slow living” semakin populer belakangan ini, terutama di kalangan generasi muda yang ingin keluar dari tekanan hidup serba cepat dan kompetitif. Gaya hidup ini mengajak kita untuk lebih sadar dalam menjalani kehidupan, memperlambat ritme, dan fokus pada kualitas dibanding kuantitas. Namun, tidak semua orang bisa dengan mudah menerapkan slow living — terutama mereka […]

expand_less