Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Diimbau Waspada Potensi Bencana Selama Musim Kemarau

Warga Diimbau Waspada Potensi Bencana Selama Musim Kemarau

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
  • visibility 139

Kabarjatengterkini.com – Warga Jateng diimbau waspada dengan potensi bencana selama musim kemarau, seperti kebakaran hutan dan permukiman. Sebelumnya, BMKG memprediksi puncak kemarau 2026 diperkirakan berlangsung pada periode Juli hingga September.

Salah satu upaya antisipasi terhadap potensi bencana adalah dengan persiapan peralatan sederhana, seperti alat pemadam api ringan maupun pompa air. Selain itu, upaya bersama juga penting dilakukan, yakni dengan menjaga lingkungan hutan dan kawasan hijau lainnya.

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, misalnya tidak membuang sampah sembarangan, membuang puntung rokok, dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kebakaran, seperti yang pernah terjadi di Gunung Slamet dan hutan lainnya.

“Cerita tentang Pemalang-Purbalingga yang banjir bandang atau debris flow itu, tidak terlepas dari cerita Gunung Slamet yang pernah terbakar,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, baru-baru ini.

“Artinya di atas gundul, ada material pohon-pohon hutan yang jatuh atau sudah rusak akibat kebakaran di masa itu, yang turun ke bawah pada saat musim hujan,” lanjut dia.

Selain itu, untuk menghadapi musim kemarau kering, warga dan pemerintah daerah bersama berbagai pihak lainnya bisa mulai menyiapkan langkah antisipasi. Misalnya, dengan menyiapkan wadah atau tempat penampungan air.

“Wadah-wadahnya ini dapat dari mana? Bisa dibangun dengan terpal, bisa minta bantuan CSR dari potensi wilayah minta bantuan tandon-tandon 5.000 liter, 2.000 liter, satu wilayah satu, enggak usah harus bicara desalah, bicara RT, RW,” jelas Bergas. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • 100 Mahasiswa di Sukoharjo Berkesempatan Peroleh Beasiswa Pendidikan Senilai Rp12,5 Juta

    100 Mahasiswa di Sukoharjo Berkesempatan Peroleh Beasiswa Pendidikan Senilai Rp12,5 Juta

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sukoharjo, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 100 mahasiswa asal Sukoharjo berkesempatan memperoleh beasiswa pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) telah menggelontorkan anggaran Rp1,25 miliar untuk program ini. Artinya, masing-masing calon mahasiswa akan mendapatkan bantuan Rp12,5 juta Program ini terbagi menjadi dua kategori, yakni Penerima Penghargaan Baru untuk […]

  • Ratusan Bidang Tanah di Jawa Tengah Bakal Dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

    Ratusan Bidang Tanah di Jawa Tengah Bakal Dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 205
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 240 bidang tanah di Jawa Tengah bakal melalui proses sertifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Hal ini tercantum dalam nota kesepakatan soal sinergi penyelenggaraan urusan pertahanan, agrarian, dan penataan ruang antara BPN dan Pemprov Jateng. Adapun tanah tersebut meliputi 80 bidang tanah di tiga kabupaten, yakni Cilacap, Blora, dan Wonosobo. Nantinya, […]

  • KGPA Tedjowulan

    Penunjukan KGPA Tedjowulan Jadi Pelaksana Pemanfaatan Cagar Budaya Keraton Solo Tuai Polemik

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Penunjukan KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Solo, menuai polemik. Polemik berawal saat Pakubuwono (PB) XIV Purbaya menolak penunjukan KGPA Tedjowulan oleh Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon. Pihaknya juga disebut bakal menggugat SK nomor 8 tahun 2026 berisi penunjukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Menanggapi […]

  • Pria di Sragen Jadi Korban Pengeroyokan, Diduga Karena Atribut Silat yang Dipakai

    Pria di Sragen Jadi Korban Pengeroyokan, Diduga Karena Atribut Silat yang Dipakai

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Pria di Sragen menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda tak dikenal. Akibatnya, korban bernama Aditya Bagus Saputra (26) itu menderita luka lebam di punggung kanan, memar di perut kanan, dan lecet pada jempol kaki kiri. Pengeroyokan itu terjadi pada Minggu (6/7/2025) sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, ia sedang makan bersama istrinya di […]

  • pemeriksaan

    Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Reza Arap dan Kerabat Terkait Kematian Lula Lahfah

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Polres Metro Jakarta Selatan terus mendalami kasus meninggalnya selebgram Lula Lahfah yang ditemukan tak bernyawa di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan. Sejumlah saksi dijadwalkan menjalani pemeriksaan untuk memberikan keterangan guna mengungkap kronologi dan penyebab pasti kematian korban. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan, pihaknya telah mengagendakan pemanggilan beberapa saksi yang merupakan […]

  • Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

    Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pasar hewan yang berada Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal tampil lebih modern dengan luasan lahan dua hektar lebih. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang M. Mahfudz. Disamping itu, dia juga mengatakan bahwa pembangunan pasar hewan Pamotan sejauh ini sudah berlangsung […]

expand_less