Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aksi Demo di Pati Berakhir Usai DPRD Janji Penuhi Tuntutan Massa

Aksi Demo di Pati Berakhir Usai DPRD Janji Penuhi Tuntutan Massa

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
  • visibility 203

Pati, Kabarjatengterkini.com – Pada Jumat sore, 19 September 2025, Gedung DPRD Pati menjadi pusat perhatian setelah sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar demonstrasi besar-besaran.

Massa yang berkumpul sekitar pukul 16.00 WIB menuntut berbagai hal, termasuk pengunduran diri Bupati Pati, Sudewo, serta penuntasan proses Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Pemakzulan Sudewo. Demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPRD Pati ini menarik perhatian media dan masyarakat setempat.

Ali Badrudin dan Hardi Temui Massa di Lokasi Demonstrasi

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, bersama Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, langsung turun menemui massa demonstrasi sekitar pukul 16.10 WIB.

Mereka berjalan kaki dari kantor DPRD menuju lokasi unjuk rasa yang berada di depan gedung legislatif tersebut. Sesampainya di lokasi, keduanya kemudian berdiri di atas truk fasilitas unjuk rasa yang disediakan oleh pihak demonstran.

Sebelum bertemu dengan massa, Ali dan Hardi terlebih dahulu melakukan audiensi dengan perwakilan massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu di ruang rapat gabungan DPRD Pati.

Dalam pertemuan tersebut, Ali Badrudin, yang merupakan politisi dari PDI-P, menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti tuntutan massa.

“Intinya kami DPRD Pati akan melaksanakan semua tuntutan. Untuk Ketua Pansus, kami pastikan juga tidak akan diganti. Tetap jaga kondusivitas Pati,” ujar Ali di hadapan perwakilan massa.

Sementara itu, Hardi, yang berasal dari Partai Gerindra, menambahkan bahwa partainya mendukung penuh pelaksanaan Pansus Hak Angket DPRD Pati yang sedang berlangsung.

“Tuntutan untuk mengganti Irianto Budi Utomo, salah satu anggota Pansus dari Gerindra, akan kita tindaklanjuti. Untuk soal Pak Sudewo, kami akan menyampaikan hal ini kepada DPP Gerindra,” kata Hardi.

Massa Tuntut Pemakzulan Bupati Sudewo

Tuntutan utama dari massa adalah agar Bupati Pati, Sudewo, segera mengundurkan diri dari jabatannya. Mereka juga mendesak agar DPRD Pati dan partai politik di Pati mengawal dengan serius proses Pansus Hak Angket yang sedang berjalan.

Selain itu, mereka menuntut agar Ketua Partai Politik (Parpol) di Pati memecat anggota DPRD yang dianggap tidak bekerja maksimal dan tidak mendukung proses pemakzulan Bupati Sudewo.

Tak hanya itu, massa juga mendesak agar DPC Gerindra mengambil langkah tegas terhadap Bupati Sudewo terkait dugaan kasus korupsi yang melibatkan namanya. Salah satu tuntutan keras yang disampaikan adalah agar Sudewo segera dipecat dari Partai Gerindra.

Massa juga menyuarakan agar PDI-P tetap mempertahankan Bandang Teguh Waluyo sebagai Ketua Pansus pemakzulan Bupati Sudewo.

Massa Dibubarkan dengan Tertib

Setelah mendengarkan penjelasan dari Ketua dan Wakil Ketua DPRD Pati, massa akhirnya mulai membubarkan diri dengan tertib. Supriyono, yang akrab disapa Botok, selaku Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak kepolisian dan TNI yang turut menjaga keamanan selama demonstrasi.

“Alhamdulillah tuntutan sudah diterima. Kita tunggu hasilnya. Kami harap warga pulang ke rumah masing-masing dengan tertib tanpa anarkis,” ujar Supriyono, yang tampak mengarahkan massa untuk meninggalkan lokasi dengan damai.

Beberapa anggota massa bahkan terlihat ikut membantu membersihkan sisa-sisa sampah yang tertinggal di sekitar lokasi, bekerja sama dengan aparat TNI dan Polri.

Sementara itu, arus lalu lintas yang sebelumnya sempat terhambat akibat aksi demonstrasi, kini kembali normal setelah massa membubarkan diri. Masyarakat Pati pun berharap agar proses hukum yang sedang berjalan dapat diselesaikan dengan adil dan transparan.

Tantangan Bagi Pemerintah Kabupaten Pati

Tuntutan massa yang begitu besar terhadap Bupati Sudewo menambah ketegangan politik di Kabupaten Pati. Proses pemakzulan yang tengah berjalan di DPRD Pati menjadi sorotan utama, dan tuntutan agar Bupati Sudewo dipecat dari Partai Gerindra semakin memperkeruh situasi politik di daerah tersebut.

Pansus Hak Angket DPRD Pati yang sedang berlangsung akan menjadi kunci apakah tuntutan tersebut akan dipenuhi atau tidak.

Semua mata kini tertuju pada perkembangan lebih lanjut terkait status Bupati Pati dan apakah proses hukum akan membuktikan adanya dugaan korupsi yang melibatkan dirinya.

Sementara itu, kedatangan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Pati ke tengah-tengah massa demonstran memberikan harapan bagi sebagian masyarakat bahwa proses penyelesaian tuntutan dapat dilakukan dengan cara yang damai dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga kondusivitas dan stabilitas politik di Kabupaten Pati.

Demonstrasi yang berlangsung di Gedung DPRD Pati pada 19 September 2025 menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap isu pemakzulan Bupati Sudewo.

Meskipun pimpinan DPRD Pati telah berusaha untuk mengakomodasi tuntutan massa, tantangan politik dan hukum yang dihadapi oleh Bupati Pati masih jauh dari selesai. Masyarakat Pati kini menunggu hasil dari proses hukum dan langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh pihak berwenang.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Bupati Rembang, Harno ditemui di lahan pertanian padi di Desa Waru Kecamatan Rembang. (Sumber. kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Bupati Rembang Ungkap Potensi Sektor Pertanian, Dua Kali Panen dalam Setahun

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno mengungkapkan potensi sektor pertanian khususnya tanaman padi di Kabupaten Rembang. Ia menyebut, padi kemungkinan bisa dua kali panen dalam setahun. Hal itu ia sampaikan usai meresmikan gerakan listrik masuk sawah dan pembukaan pencanangan musim tanam (MT) I 2025/2026 Kabupaten Rembang di Desa Waru, Kecamatan Rembang, Senin (17/11/2025). Ia mengaku […]

  • fakta

    5 Fakta Menarik tentang Splendid Leaf Frog yang Perlu Kamu Ketahui

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Splendid Leaf Frog adalah salah satu spesies katak yang memukau dengan penampilan unik dan warna cerahnya. Hewan amfibi ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki beberapa fakta menarik yang jarang diketahui oleh banyak orang. Dalam artikel ini, kita akan membahas 5 fakta utama tentang Splendid Leaf Frog yang bisa menambah wawasanmu tentang […]

  • Belum Ada Laporan Kasus Superflu di Jawa Tengah

    Belum Ada Laporan Kasus Superflu di Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jenis influenza yang sempat resahkan masyarakat, yakni superflu, disebut dapat dicegah dan diobati. Di Jawa Tengah sendiri, dipastikan belum ada kasus yang tercatat terkait superflu ini. “Sampai hari ini belum ditemukan data atau laporan adanya kasus superflu di wilayah ini (Jawa Tengah),” terang dokter spesialis paru RS Amino, Prihatin Iman Nugroho, Rabu (7/1/2026). […]

  • qatar

    Qatar Desak Perpanjangan Gencatan Senjata AS-Iran, Peringatkan Krisis Global di Selat Hormuz

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kini berada di titik nadir yang mengkhawatirkan. Menanggapi situasi yang kian memanas, Pemerintah Qatar mulai “pasang badan” dengan mendesak kedua belah pihak untuk memperpanjang masa gencatan senjata. Doha memperingatkan bahwa kebuntuan negosiasi bukan hanya akan memicu konflik bersenjata, tetapi juga berpotensi melumpuhkan ekonomi dunia melalui blokade jalur […]

  • ASN Harus Kerja Kreatif dan Inovatif, Gubernur Jateng: Perlu Terobosan Masing-masing OPD

    ASN Harus Kerja Kreatif dan Inovatif, Gubernur Jateng: Perlu Terobosan Masing-masing OPD

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah diharapkan bisa bekerja lebih kreatif dan inovatif. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa birokrasi tidak hanya berorientasi pada eksekusi anggaran, tetapi juga perlu terobosan, inisiatif, dan kesadaran kolektif untuk menghasilkan pelayanan maksimal. “Kita tidak akan punya hasil maksimal kalau hanya mengandalkan rutinitas,” ujar Luthfi, […]

  • rusia

    Debut Memalukan Robot Humanoid AI Pertama Rusia, AIDOL, Yang Tersungkur di Atas Panggung

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Debut publik robot humanoid bertenaga kecerdasan buatan (AI) pertama buatan Rusia, AIDOL, berakhir tidak sesuai harapan. Robot seberat hampir 100 kilogram itu roboh hanya beberapa detik setelah diperkenalkan ke publik dalam sebuah acara teknologi di Moskow pada Selasa (11/11). Alih-alih memukau penonton, AIDOL justru mencuri perhatian karena insiden yang dianggap memalukan bagi proyek robotika […]

expand_less