Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aksi Demo di Pati Berakhir Usai DPRD Janji Penuhi Tuntutan Massa

Aksi Demo di Pati Berakhir Usai DPRD Janji Penuhi Tuntutan Massa

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
  • visibility 164

Pati, Kabarjatengterkini.com – Pada Jumat sore, 19 September 2025, Gedung DPRD Pati menjadi pusat perhatian setelah sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar demonstrasi besar-besaran.

Massa yang berkumpul sekitar pukul 16.00 WIB menuntut berbagai hal, termasuk pengunduran diri Bupati Pati, Sudewo, serta penuntasan proses Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Pemakzulan Sudewo. Demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPRD Pati ini menarik perhatian media dan masyarakat setempat.

Ali Badrudin dan Hardi Temui Massa di Lokasi Demonstrasi

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, bersama Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, langsung turun menemui massa demonstrasi sekitar pukul 16.10 WIB.

Mereka berjalan kaki dari kantor DPRD menuju lokasi unjuk rasa yang berada di depan gedung legislatif tersebut. Sesampainya di lokasi, keduanya kemudian berdiri di atas truk fasilitas unjuk rasa yang disediakan oleh pihak demonstran.

Sebelum bertemu dengan massa, Ali dan Hardi terlebih dahulu melakukan audiensi dengan perwakilan massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu di ruang rapat gabungan DPRD Pati.

Dalam pertemuan tersebut, Ali Badrudin, yang merupakan politisi dari PDI-P, menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti tuntutan massa.

“Intinya kami DPRD Pati akan melaksanakan semua tuntutan. Untuk Ketua Pansus, kami pastikan juga tidak akan diganti. Tetap jaga kondusivitas Pati,” ujar Ali di hadapan perwakilan massa.

Sementara itu, Hardi, yang berasal dari Partai Gerindra, menambahkan bahwa partainya mendukung penuh pelaksanaan Pansus Hak Angket DPRD Pati yang sedang berlangsung.

“Tuntutan untuk mengganti Irianto Budi Utomo, salah satu anggota Pansus dari Gerindra, akan kita tindaklanjuti. Untuk soal Pak Sudewo, kami akan menyampaikan hal ini kepada DPP Gerindra,” kata Hardi.

Massa Tuntut Pemakzulan Bupati Sudewo

Tuntutan utama dari massa adalah agar Bupati Pati, Sudewo, segera mengundurkan diri dari jabatannya. Mereka juga mendesak agar DPRD Pati dan partai politik di Pati mengawal dengan serius proses Pansus Hak Angket yang sedang berjalan.

Selain itu, mereka menuntut agar Ketua Partai Politik (Parpol) di Pati memecat anggota DPRD yang dianggap tidak bekerja maksimal dan tidak mendukung proses pemakzulan Bupati Sudewo.

Tak hanya itu, massa juga mendesak agar DPC Gerindra mengambil langkah tegas terhadap Bupati Sudewo terkait dugaan kasus korupsi yang melibatkan namanya. Salah satu tuntutan keras yang disampaikan adalah agar Sudewo segera dipecat dari Partai Gerindra.

Massa juga menyuarakan agar PDI-P tetap mempertahankan Bandang Teguh Waluyo sebagai Ketua Pansus pemakzulan Bupati Sudewo.

Massa Dibubarkan dengan Tertib

Setelah mendengarkan penjelasan dari Ketua dan Wakil Ketua DPRD Pati, massa akhirnya mulai membubarkan diri dengan tertib. Supriyono, yang akrab disapa Botok, selaku Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak kepolisian dan TNI yang turut menjaga keamanan selama demonstrasi.

“Alhamdulillah tuntutan sudah diterima. Kita tunggu hasilnya. Kami harap warga pulang ke rumah masing-masing dengan tertib tanpa anarkis,” ujar Supriyono, yang tampak mengarahkan massa untuk meninggalkan lokasi dengan damai.

Beberapa anggota massa bahkan terlihat ikut membantu membersihkan sisa-sisa sampah yang tertinggal di sekitar lokasi, bekerja sama dengan aparat TNI dan Polri.

Sementara itu, arus lalu lintas yang sebelumnya sempat terhambat akibat aksi demonstrasi, kini kembali normal setelah massa membubarkan diri. Masyarakat Pati pun berharap agar proses hukum yang sedang berjalan dapat diselesaikan dengan adil dan transparan.

Tantangan Bagi Pemerintah Kabupaten Pati

Tuntutan massa yang begitu besar terhadap Bupati Sudewo menambah ketegangan politik di Kabupaten Pati. Proses pemakzulan yang tengah berjalan di DPRD Pati menjadi sorotan utama, dan tuntutan agar Bupati Sudewo dipecat dari Partai Gerindra semakin memperkeruh situasi politik di daerah tersebut.

Pansus Hak Angket DPRD Pati yang sedang berlangsung akan menjadi kunci apakah tuntutan tersebut akan dipenuhi atau tidak.

Semua mata kini tertuju pada perkembangan lebih lanjut terkait status Bupati Pati dan apakah proses hukum akan membuktikan adanya dugaan korupsi yang melibatkan dirinya.

Sementara itu, kedatangan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Pati ke tengah-tengah massa demonstran memberikan harapan bagi sebagian masyarakat bahwa proses penyelesaian tuntutan dapat dilakukan dengan cara yang damai dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga kondusivitas dan stabilitas politik di Kabupaten Pati.

Demonstrasi yang berlangsung di Gedung DPRD Pati pada 19 September 2025 menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap isu pemakzulan Bupati Sudewo.

Meskipun pimpinan DPRD Pati telah berusaha untuk mengakomodasi tuntutan massa, tantangan politik dan hukum yang dihadapi oleh Bupati Pati masih jauh dari selesai. Masyarakat Pati kini menunggu hasil dari proses hukum dan langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh pihak berwenang.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • naik

    Bantah Isu Dana Reses Naik Rp756 Juta, Sufmi Dasco Jelaskan Kenaikan Rp702 Juta

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, baru-baru ini memberikan penjelasan terkait isu mengenai kenaikan dana reses bagi anggota DPR periode 2024-2029. Isu tersebut mencuat setelah dana reses anggota DPR RI pada periode sebelumnya (2019-2024) yang sempat diumumkan di angka Rp400 juta, kini mengalami penyesuaian hingga mencapai Rp702 juta pada periode mendatang. Menanggapi kabar […]

  • onadio

    Onadio Leonardo Bebas Usai Jalani Rehabilitasi 3 Bulan, Akui Jadi Titik Balik Hidupnya

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Aktor sekaligus penyanyi Onadio Leonardo akhirnya menghirup udara bebas setelah menyelesaikan masa rehabilitasi selama tiga bulan. Pria yang akrab disapa Onad itu resmi keluar dari Yayasan Pemulihan Natura Indonesia, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Rabu (28/1/2026). Momen kebebasan tersebut menjadi titik refleksi penting bagi Onad. Ia mengakui masa rehabilitasi yang dijalaninya bukan sekadar […]

  • apbd

    Pemprov Jateng Penyerapan Anggaran Belanja dan Perubahan APBD 2025 Tidak Mepet Akhir Tahun

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terhitung tiga bulan ke depan sudah menginjak akhir tahun. Waktu yang tersisa turut menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah daerah, termasuk Pemprov Jateng dalam optimalisasi penyerapan anggaran belanja dan Perubahan APBD 2025. Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno menyampaikan, pihaknya mengupayakan penyerapan belanja pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 tidak mepet di akhir tahun. Untuk […]

  • dpr ri

    DPR RI Umumkan Pemangkasan Tunjangan dan Fasilitas Anggota, Ini Daftarnya

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi memutuskan untuk memangkas sejumlah tunjangan dan fasilitas yang selama ini diberikan kepada para pimpinan dan anggota legislatif. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, usai rapat evaluasi menyikapi aksi unjuk rasa yang berlangsung ricuh pada 25–31 Agustus 2025. […]

  • moist

    Scone Gluten Free Sempurna: Crumbly dan Moist dengan 5 Langkah Mudah

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Scone menjadi salah satu pastry favorit untuk sarapan atau teman minum teh. Namun, bagi Anda yang menjalani diet bebas gluten, membuat scone gluten free yang lezat bisa menjadi tantangan. Tidak jarang scone bebas gluten terasa kering atau mudah hancur. Di sisi lain, Anda ingin tekstur yang crumbly tapi tetap moist agar scone bisa dinikmati […]

  • Puluhan Ormas Asing Beroperasi di Jateng, Diminta Berikan Kontribusi Pembangunan

    Puluhan Ormas Asing Beroperasi di Jateng, Mulai Sektor Pendidikan Hingga Lingkungan

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Puluhan organisasi masyarakat (ormas) asing telah beroperasi di wilayah Jawa Tengah. Di antaranya, ada dari Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Belanda, Swedia, Jepang, hingga Kanada. Ormas-ormas asing ini telah menyumbang kontribusi terhadap pembangunan daerah. Pasalnya, sudah ada 21 ormas asing di Jawa Tengah bergerak di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, sosial, penanganan bencana, lingkungan, […]

expand_less