Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Padel, Olahraga yang Kini Digandrungi: Inilah Alasan Mengapa Semakin Populer di Indonesia

Padel, Olahraga yang Kini Digandrungi: Inilah Alasan Mengapa Semakin Populer di Indonesia

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
  • visibility 142

Kabarjatengterkini.com– Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga padel mengalami lonjakan popularitas yang signifikan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dikenal sebagai perpaduan antara tenis dan squash, padel menawarkan permainan yang seru, kompetitif, namun tetap mudah diakses oleh berbagai kalangan usia dan kemampuan fisik. Tak heran jika padel kini menjadi olahraga yang digandrungi, baik oleh masyarakat umum maupun selebritas.

Artikel ini akan mengupas lebih dalam tentang olahraga padel, keunikannya, alasan kepopulerannya, hingga prospek perkembangannya di Indonesia. Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Padel?

Padel adalah olahraga raket yang dimainkan secara ganda (dua lawan dua) di lapangan berdinding kaca yang ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis. Berasal dari Meksiko pada tahun 1969, padel mulai populer di Spanyol dan Argentina, lalu menyebar ke Eropa, Timur Tengah, dan kini ke Asia termasuk Indonesia.

Permainan padel menggunakan bola mirip bola tenis, namun dengan tekanan udara yang sedikit lebih rendah. Pemain memukul bola menggunakan raket solid tanpa senar, terbuat dari bahan komposit. Salah satu ciri khas padel adalah bola boleh memantul dari dinding seperti pada squash, memberikan dimensi permainan yang unik dan dinamis.

Keunikan Padel Dibandingkan Olahraga Raket Lain

Padel memiliki sejumlah keunggulan yang membedakannya dari olahraga raket lainnya seperti tenis atau badminton:

  1. Lebih Mudah Dipelajari
    Gerakan dasar padel tidak serumit tenis. Karena itu, pemula pun bisa menikmati permainan sejak sesi pertama tanpa harus berlatih terlalu lama.

  2. Lapangan Lebih Kecil dan Tertutup
    Ukuran lapangan yang lebih kecil dan dikelilingi dinding kaca membuat permainan lebih cepat dan intens. Namun, lapangan tertutup ini juga memungkinkan permainan tetap berlangsung meski cuaca kurang mendukung.

  3. Permainan Lebih Sosial
    Padel hampir selalu dimainkan dalam format ganda, membuat olahraga ini sangat cocok untuk interaksi sosial, baik antar teman, keluarga, maupun komunitas.

  4. Kombinasi Strategi dan Refleks
    Meskipun mudah dimainkan, padel tetap menantang karena memerlukan strategi, koordinasi tim, serta refleks cepat untuk menghadapi pantulan bola dari dinding.

Mengapa Padel Semakin Populer?

Popularitas padel meningkat bukan hanya karena keunikannya, tetapi juga karena sejumlah faktor berikut:

  • Gaya Hidup Aktif dan Sosial
    Di tengah tren hidup sehat dan aktif, padel menawarkan cara menyenangkan untuk membakar kalori sekaligus bersosialisasi.

  • Didukung oleh Selebritas dan Influencer
    Banyak tokoh publik, baik lokal maupun internasional, mulai mempopulerkan padel. Di Indonesia, sejumlah selebritas dan atlet telah membentuk komunitas padel sendiri.

  • Infrastruktur Mulai Tumbuh
    Kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali kini mulai membangun lapangan padel, baik di pusat kebugaran, area rekreasi, maupun kompleks perumahan elit.

  • Masuk dalam Kalender Turnamen Internasional
    Organisasi seperti International Padel Federation (FIP) dan World Padel Tour (WPT) juga mendorong pertumbuhan olahraga ini lewat turnamen yang makin sering digelar di Asia Tenggara.

Padang Pasar Potensial Padel di Indonesia

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga padel, mengingat karakteristik masyarakat yang menyukai olahraga rekreasional dan komunitas.

  • Dukungan Pemerintah dan Swasta
    Beberapa pengelola padel mulai menjalin kerja sama dengan kementerian dan sponsor swasta untuk membentuk asosiasi resmi dan mengadakan turnamen lokal.

  • Komunitas Padel Bertumbuh
    Munculnya komunitas padel di berbagai kota menjadi bukti bahwa olahraga ini mendapat sambutan positif. Beberapa klub bahkan menawarkan kelas khusus pemula hingga program pelatihan anak-anak.

  • Potensi Ekonomi dari Sport Tourism
    Di daerah wisata seperti Bali dan Lombok, padel juga dilirik sebagai bagian dari sport tourism yang menyasar wisatawan asing yang sudah akrab dengan olahraga ini.

Tips Memulai Bermain Padel

Bagi kamu yang tertarik mencoba padel, berikut beberapa tips untuk memulainya:

  1. Cari Lapangan Padel Terdekat
    Cek pusat kebugaran atau komunitas olahraga di kotamu yang memiliki fasilitas padel.

  2. Gunakan Peralatan yang Sesuai
    Gunakan raket padel khusus dan bola yang sesuai. Banyak tempat penyewaan juga menyediakan paket pemula.

  3. Mulai dengan Pelatihan Dasar
    Ikuti kelas atau pelatihan singkat agar memahami teknik dasar dan peraturan permainan.

  4. Bergabung dengan Komunitas Padel
    Selain menambah relasi, bermain bersama komunitas membuat permainan lebih menyenangkan dan kompetitif.

Padel kini menjadi salah satu olahraga yang digandrungi masyarakat urban di Indonesia. Dengan permainan yang seru, mudah dipelajari, dan menyenangkan untuk segala usia, padel berpotensi besar menjadi olahraga mainstream dalam waktu dekat. Dukungan infrastruktur, promosi dari tokoh publik, serta pertumbuhan komunitas padel yang cepat membuat olahraga ini bukan sekadar tren sesaat, tetapi bagian dari gaya hidup aktif masa kini.

Jadi, apakah kamu siap ikut mencoba padel dan menjadi bagian dari komunitasnya?

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • astronom

    Astronom Jepang Rekam Dua Kilatan Cahaya di Bulan Akibat Hantaman Meteor, Fenomena Langka Terjadi Dua Kali dalam Dua Hari

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Fenomena langka kembali terekam oleh seorang astronom asal Jepang. Daichi Fujii, kurator bidang astronomi di Museum Kota Hiratsuka, berhasil merekam dua peristiwa hantaman meteor di permukaan Bulan hanya dalam waktu dua hari berturut-turut. Kejadian ini menjadi sorotan dunia sains karena jarang sekali kilatan cahaya di Bulan terekam dalam waktu berdekatan. Dua Kilatan Misterius di […]

  • Dekranasda Jateng Dorong Fasilitas Kurasi Produk UMKM Agar Tembus Pasar Internasional

    Dekranasda Jateng Dorong Fasilitas Kurasi Produk UMKM Agar Tembus Pasar Internasional

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jawa Tengah (Jateng) diharapkan bisa naik kelas. Salah satunya, yakni dengan memastikan produk-produk UMKM yang berkualitas dan berstandar nasional, bahkan internasional. Dalam hal ini, pemerintah melalui Dekranasda Provinsi Jateng telah melakukan komunikasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng terkait fasilitas kurasi produk UMKM. Proses kurasi […]

  • beras

    Produksi Beras Indonesia Diproyeksi Capai 34,77 Juta Ton pada 2025, Melampaui Target Awal dan Prediksi USDA

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengumumkan kabar menggembirakan terkait proyeksi produksi beras nasional tahun 2025. Berdasarkan data Survei Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras Indonesia pada periode Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, meningkat signifikan dari target awal sebesar 32,07 juta ton. “Data KSA BPS menyebut produksi beras Januari–Desember […]

  • Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz /rembangkab

    Ekosistem Kopdes di Rembang Tunjukkan Perkembangan Signifikan

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Rembang menunjukkan perkembangan yang signifikan. Tercatat, ada 170 agen laku pandai yang aktif memberikan pelayanan keuangan di masyarakat. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz mengatakan bahwa hal itu menjadi bukti bahwa kopdes di Rembang tumbuh dan menjalankan fungsi […]

  • pilkada

    Polemik Pilkada Lewat DPRD Dinilai Tak Perlu Diperdebatkan, Ini Penjelasan Ketua Komisi II DPR

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menjadi sorotan publik. Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menilai perdebatan mengenai mekanisme tersebut seharusnya dihentikan, khususnya jika dilihat dari perspektif konstitusi. Menurutnya, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 telah memberikan ruang tafsir yang jelas terkait sistem pemilihan kepala daerah. “Dari optik konstitusional, […]

  • Pabrik Pengolahan Sampah Bakal Dibangun di Batang Bulan Desember

    Pabrik Pengolahan Sampah Bakal Dibangun di Batang Bulan Desember

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebuah pabrik pengolahan sampah limbah plastik dan elektronik bakal dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang akhir tahun 2025. Adapun nilai investasi yang digelontorkan tersebut hingga USD200 juta. Pembangunan pabrik di atas lahan seluas 80 Ha itu merupakan bentuk kerja sama antara PT Green Java Solution (Malaysia) dengan PT Maju Selaras Sejahtera […]

expand_less