Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkab Purbalingga Berkomitmen Lestarikan Pertunjukan Kentongan

Pemkab Purbalingga Berkomitmen Lestarikan Pertunjukan Kentongan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
  • visibility 177

Purbalingga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga berkomitmen melestarikan kebudayaan lokal daerah. Adapun salah satu budaya yang menjadi khas kabupaten tersebut adalah pertunjukan kentongan.

“Komitmen kami adalah untuk melestarikan budaya yang menjadi ciri khas Purbalingga. Pemerintah memiliki rasa dan tanggung jawab agar budaya lokal bisa terus dilestarikan,” ujar Bupati Fahmi Muhammad Hanif, Minggu (12/10/2025).

Pelestarian ini tak hanya berfokus pada pertunjukan kentongan saja, namun juga kesenian tari dan kostum tradisional. Harapannya, anak muda tidak melupakan identitas bangsanya sendiri karena paparan teknologi dan gaya hidup di peradaban yang maju.

“Kini banyak anak muda yang terpapar kesenian modern. Karena itu, Pemkab berkomitmen agar tidak hanya kesenian kentongan, tetapi juga berbagai jenis seni seperti tari dan musik tradisional bisa terus dilestarikan,” tambahnya.

Salah satu upaya Pemkab Purbalingga dalam pelestarian budaya daerah adalah dengan menggelar festival budaya yang bisa ditonton oleh masyarakat umum. Salah satunya, gelaran Festival Kentongan Purbalingga 2025 di Alun-alun, Minggu (12/10/2025) kemarin.

Tak hanya bertujuan melestarikan budaya lokal saja, festival ini juga menjadi wadah seniman di seluruh Kabupaten Purbalingga untuk berkreasi. Di aspek ekonomi, festival ini turut menggairahkan sektor pariwisata yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Bupati berharap penyelenggaraan Festival Kentongan dapat menjadi agenda tahunan dengan konsep acara yang terus berkembang. Pasalnya, tidak hanya sebagai hiburan, festival ini menjadi sarana memperkuat identitas dan kebanggaan budaya daerah.

“Semoga festival ini terus menjadi ruang bagi seniman kita untuk berkreasi dan menjadi kebanggaan bersama masyarakat Purbalingga,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Ungkap Potensi Sumber Pendapatan Lain dari Wi-Fi Publik

    Pemprov Jateng Ungkap Potensi Sumber Pendapatan Lain dari Wi-Fi Publik

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) ungkap potensi pendapatan dari Wi-Fi publik. Potensi pendapatan ini dinilai bisa meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2027. “Komdigi sebagai salah satu pengusul penyediaan baru PAD, kita menawarkan pemanfaatan aset digital, salah satunya wifi publik,” ujar Kepala Diskomdigi Jateng, Agung Hariyadi, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan […]

  • Baca Doa-doa Berikut Agar Dihindarkan dari Godaan Setan!

    Baca Doa-doa Berikut Agar Dihindarkan dari Godaan Setan!

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Setan adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang senang menjerumuskan manusia ke arah maksiat. Maka dari itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa untuk berlindung dari bisikan setan yang menyesatkan. Allah SWT berfirman dalam surah An Nas ayat 1-6, قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (1) مَلِكِ النَّاسِ (2) إِلَهِ النَّاسِ (3) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (4) […]

  • Salurkan Ribuan Sembako, Mas Hartono Bangkitkan Rasa Kepedulian di Tengah Dinamika Ekonomi

    Salurkan Ribuan Sembako, Mas Hartono Bangkitkan Rasa Kepedulian di Tengah Dinamika Ekonomi

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Tokoh inspiratif asal Kabupaten Pati, Suhartono, ingin menggugah rasa kepedulian sesama warga Bumi Mina Tani. Sebagai langkah awal, sosok yang kerap dipanggil Mas Hartono tersebut membagikan ribuan paket sembako kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), mulai dari tukang becak, pengemudi ojek online, ojek pangkalan, hingga buruh pabrik. “Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita […]

  • ppn

    Banyak Produsen Perhiasan Tak Bayar Pajak, Kemenkeu Pertimbangkan Penarikan PPN Langsung dari Produsen

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih banyak produsen perhiasan yang tidak membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan Purbaya setelah menggelar pertemuan dengan Asosiasi Produsen Perhiasan Indonesia (APPI) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10). Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menyebut bahwa sekitar 90 persen produsen perhiasan beroperasi secara “gelap”, artinya […]

  • Disebut Ada Kesalahan Tata Ruang di Turunan Silayur, Perbaikan Butuh Anggaran Rp60 M

    Disebut Ada Kesalahan Tata Ruang, Perbaikan Turunan Silayur Butuh Anggaran Rp60 M

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kawasan turunan Silayur di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, disebut sebagai kesalahan tata ruang. Hal ini dinilai jadi salah satu faktor rawan kecelakaan di area tersebut. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Menurutnya, kemiringan turunan Silayur tidak layak jika dilewati kendaraan-kendaraan besar, sehingga ia menilai ada tata ruang […]

  • Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Tahukah kamu bahwa usus manusia sering dijuluki sebagai ‘otak kedua’? Julukan ini bukan sekadar metafora, melainkan berakar dari penemuan ilmiah yang mengungkap bahwa usus memiliki sistem saraf yang sangat kompleks, bahkan mampu berfungsi secara independen dari otak utama di kepala. Dalam dunia medis dan biologi, istilah “otak kedua” mengacu pada sistem saraf enterik (Enteric […]

expand_less