Upaya Pemkab Kendal Tingkatkan Budaya Membaca Anak Lewat Bunda Literasi Desa
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sen, 15 Sep 2025
- visibility 86

Foto: ilustrasi (Sumber: Pemkab Kendal)
Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal berupaya meningkatkan budaya membaca masyarakat, utamanya para generasi muda dan anak-anak, lewat program Bunda Literasi Desa.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengukuhkan 25 Bunda Literasi tingkat desa sebagai penggerak literasi di wilayah masing-masing. Harapannya, para ibu yang telah dikukuhkan bisa menjadi teladan dan pendamping yang baik bagi anak-anak di desa.
“Saya memahami, amanah Bunda Literasi tidak ringan, karena menjadi penggerak literasi berarti menjadi teladan, pendamping, dan inspirasi bagi warganya,” kata dia di halaman perpustakaan daerah kabupaten setempat, Sabtu (13/9/2025).
“Saya percaya, Ibu-Ibu Bunda Literasi akan menjadi pelita bagi anak-anak dan keluarganya di desa masing-masing,” lanjutnya.
Selain itu, pihaknya mendorong taman baca atau perpustakaan desa dihidupkan kembali. Menurutnya, perpustakaan tidak hanya tempat untuk membaca, tetapi juga sebagai penyedia akses informasi, ruang komunitas, dan agen pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama wujudkan Satu Desa Satu Perpustakaan. Mari sukseskan juga gerakan wakaf buku, dengan tagline Wakaf Buku Sedekah Ilmu,” tuturnya.
Dyah juga mengharapkan kolaborasi berbagai lapisan masyarakat dalam optimalisasi peran perpustakaan, baik perpustakaan desa, taman baca masyarakat, perpustakaan sekolah, perpustakaan perguruan tinggi, maupun perpustakaan instansi. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

