Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov Upayakan Ekosistem Ekonomi Ramah Muslim Lewat Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025

Pemprov Upayakan Ekosistem Ekonomi Ramah Muslim Lewat Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
  • visibility 226

 

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus berupaya mendorong ekosistem ekonomi syariah di wilayahnya. Salah satunya dengan meningkatkan popularitas produk fesyen lokal dalam ajang Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025.

Gelaran tahunan tersebut diadakan di lobi Hotel Queen City Kota Semarang pada Kamis (14/8/2025) dengan memamerkan berbagai jenis pakaian produksi lokal. Tak hanya itu, banyak produk fesyen Muslim yang dihiasi demham motif wastra nusantara.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin turut mengajak seluruh stakeholder menguatkan regulasi dan pengembangan perekonomian ramah muslim. Hal ini tentu selaras dengan upaya Pemprov Jateng dalam menggerakkan ekonomi di sektor fesyen dan pariwisata.

“Sehingga kita minta stakeholder yang ada di Jawa Tengah, untuk mengampanyekan ini semua, menyampaikan ini semua, sehingga (ekonomi) kita bersama-bersama tumbuh,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng, Rahmat Dwisaputra mengatakan, sinergi bersama Pemprov Jateng dalam menciptakan ekosistem ekonomi Syariah sudah berjalan. Ini termasuk meliputi sektor makanan dan minuman, fesyen, hingga pariwisata.

“Halal value chain itu meliputi berbagai sektor, ada makanan, minuman, fesyen, pembiayaan, keuangan, pariwisata ramah muslim. Ini semua kita wujudkan di Jawa Tengah,” ungkap Rahmat.

Festival Jateng Syariah merupakan agenda tahunan yang dihelat oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI). Pada 2025 ini, gelaran tersebut mengangkat tema ‘Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Melalui Pengembangan Halal Value Chain untuk Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Jawa Tengah’. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Tekankan Sektor Peternakan Punya Prospek Ekonomi Menjanjikan

    Pemprov Jateng Tekankan Sektor Peternakan Punya Prospek Ekonomi Menjanjikan

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 189
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinisi Jawa Tengah tekankan sektor peternakan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Terlebih, saat ini, pihaknya semakin gencar agar Jawa Tengah menjadi daerah penopang pangan nasional. Swasembada pangan dicapai tidak hanya berfokus pada produksi pertanian saja. Ketersediaan pangan berupa protein hewani juga dianggap penting agar masyarakat bisa mengonsumsi makanan dan minuman bergizi […]

  • Pasar Induk Kramat Jati Jaktim Kebakaran, Ada Dugaan Korsleting Listrik

    Pasar Induk Kramat Jati Jaktim Kebakaran, Ada Dugaan Korsleting Listrik

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kebakaran terjadi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), pada Senin (15/12/2025) pagi tadi. Sumber api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik atau korsleting di sebuah toko plastik. Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid menyebutkan, pihaknya mendapatkan laporan pada pukul 07.24 WIB. Puluhan petugas dan belasan unit […]

  • LN HAM Diminta Berperan Aktif Mengawal Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati

    LN HAM Diminta Berperan Aktif Mengawal Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lembaga nasional HAM (LN) HAM diminta terus mengawal dan berperan aktif dalam kasus dugaan pencabulan oleh Kiai di pondok pesantren Pati. Lembaga-lembaga tersebut juga perlu untuk mendampingi korban selama proses hukum berlangsung. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi Nasional (Komnas) HAM, […]

  • 400 Produk UMKM di Jateng Dinyatakan Bebas Zat Berbahaya

    400 Produk UMKM di Jateng Dinyatakan Bebas Zat Berbahaya

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 400 lebih usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jawa Tengah (Jateng) telah dinyatakan bebas zat berbahaya, seperti formalin dan boraks, oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM). Kepala BBPOM di Semarang, Lintang Purba Jaya mengatakan, ratusan produk tersebut telah diberikan Stiker Bebas Zat Berbahaya sebagai bentuk jaminan. Tak hanya itu, pihaknya […]

  • internasional

    Menhub Minta Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan Penerbangan Internasional ke Timur Tengah

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi, meminta seluruh maskapai penerbangan internasional yang memiliki rute ke atau melewati kawasan Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan sekutunya, Amerika Serikat (AS), yang kian memanas. Pernyataan ini disampaikan pada Minggu (1/3/2026), sebagai langkah antisipasi terhadap potensi risiko keselamatan penerbangan di wilayah konflik. […]

  • Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

    Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sekarang penumpang moda transportasi “Trans Jateng” bisa membayar ongkos secara nontunai dengan lebih mudah. Ada sejumlah pilihan metode pembayaran dengan QRUS, di antaranya QRIS TAP, QRIS Bank Jateng, dan Multi Trip KCI. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bahwa sistem itu memudahkan warga mengakses Bus Rapid Transit (BRT) antarwilayah, yang melayani tujuh koridor. […]

expand_less