Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 16 Orang Tewas di Tol Krapyak, Polisi Ungkap Hasil Tes Narkoba Sopir Bus Cahaya Trans

16 Orang Tewas di Tol Krapyak, Polisi Ungkap Hasil Tes Narkoba Sopir Bus Cahaya Trans

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 23 Des 2025
  • visibility 198

Kabarjatengterkini.com- Kecelakaan maut yang melibatkan bus Cahaya Trans di simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, masih terus diselidiki pihak kepolisian. Dalam perkembangan terbaru, sopir bus telah menjalani pemeriksaan narkoba dan hasilnya dinyatakan negatif.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Artanto, saat memberikan keterangan pers di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi, Semarang, Senin (22/12/2025).

“Dari hasil pemeriksaan darah, sopir dinyatakan negatif narkoba,” ujar Artanto kepada awak media.

Menurut Artanto, sopir yang mengemudikan bus Cahaya Trans saat kejadian merupakan sopir pengganti atau sopir cadangan. Bus tersebut diketahui berangkat dari Bogor dengan tujuan akhir Yogyakarta, membawa total 34 orang termasuk sopir dan kru.

“Bus sempat berhenti di Subang untuk pergantian sopir. Sopir saat ini sudah kami amankan dan tengah dimintai keterangan lebih lanjut,” jelasnya.

Polisi Dalami Faktor Kendaraan dan Teknis Kecelakaan

Meski hasil tes narkoba menunjukkan negatif, pihak kepolisian belum menyimpulkan penyebab kecelakaan. Penyelidikan masih terus berlangsung dengan memeriksa berbagai aspek, mulai dari kondisi pengemudi, kelayakan kendaraan, hingga faktor teknis jalan.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh, termasuk olah tempat kejadian perkara menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA). Semua data akan dianalisis secara komprehensif,” tambah Artanto.

Hasil penyelidikan tersebut, kata Artanto, akan diumumkan secara resmi kepada publik setelah proses investigasi selesai. Polda Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara transparan dan objektif.

Kronologi Singkat Kecelakaan Bus Cahaya Trans

Bus Cahaya Trans mengalami kecelakaan tunggal dengan terguling di exit Tol Krapyak pada Senin dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Bus tersebut melaju dari arah Jakarta menuju Yogyakarta sebelum akhirnya terguling di area simpang susun tol.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 16 penumpang meninggal dunia di lokasi dan di rumah sakit, sementara belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Sopir bus dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan. Saat ini, ia diamankan oleh Polrestabes Semarang untuk kepentingan penyelidikan.

Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan lalu lintas paling fatal di wilayah Jawa Tengah sepanjang akhir 2025, sekaligus menyoroti kembali isu keselamatan transportasi darat, khususnya bus antarkota.

Identifikasi 16 Korban Tewas Telah Rampung

Sementara itu, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban tewas dalam kecelakaan tersebut telah berhasil diidentifikasi. Kepala Biddokkes Polda Jateng, Kombes Pol Agustinus, menyatakan proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh dengan metode forensik standar.

“Seluruh 16 korban meninggal dunia telah teridentifikasi. Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari, ciri fisik, properti, serta pemeriksaan gigi,” kata Agustinus.

Rinciannya, sepuluh korban berhasil diidentifikasi melalui sidik jari, empat korban melalui kombinasi sidik jari dan ciri fisik, satu korban melalui sidik jari dan properti, serta satu korban lainnya melalui sidik jari dan pemeriksaan gigi.

Daftar Lengkap Korban Meninggal Dunia

Berikut daftar 16 korban tewas dalam kecelakaan bus Cahaya Trans di exit Tol Krapyak:

  1. Srihono (53), Klaten, Jawa Tengah
  2. Sagimin (61), Klaten, Jawa Tengah
  3. Erna Peni Hartari (52), Bogor, Jawa Barat
  4. Anis Munandar (36), Boyolali, Jawa Tengah
  5. Listiana (44), Klaten, Jawa Tengah
  6. Yanto (47), Klaten, Jawa Tengah
  7. Ngatiyem (48), Boyolali, Jawa Tengah
  8. Wahyu Eko Tomo (26), Boyolali, Jawa Tengah
  9. Sugimo (62), Boyolali, Jawa Tengah
  10. Mutia Citra Dewi (19), Sleman, Yogyakarta
  11. Saguh (62), Bogor, Jawa Barat
  12. Dwi Rahayu (56), Banten
  13. Anih (56), Bogor, Jawa Barat
  14. Noviani (31), Bogor, Jawa Barat
  15. Haryadin (43), Jakarta Timur, DKI Jakarta
  16. Endah (48), Sleman, Yogyakarta

Penanganan Lanjutan dan Evaluasi Keselamatan

Polda Jawa Tengah memastikan akan terus mendalami penyebab kecelakaan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Selain itu, evaluasi terhadap kelayakan armada bus dan sistem manajemen perjalanan juga menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Kecelakaan bus Cahaya Trans ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat luas, sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap keselamatan transportasi umum di Indonesia.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Endro Center Peduli Bencana Banjir, Serahkan Paket Sembako ke Korban Terdampak

    Endro Center Peduli Bencana Banjir, Serahkan Paket Sembako ke Korban Terdampak

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Korban banjir di Kabupaten Pati menerima bantuan berupa paket sembako dari tim Endro Center. Ini merupakan komitmen untuk senantiasa gotong-royong meringankan beban masyarakat terdampak bencana. Dalam kesempatan ini, Endro Center juga berkolaborasi dengan Polresta Pati sebagai bentuk sinergitas antarorganisasi. Harapannya, seluruh bantuan yang disalurkan sampai ke tangan penerima dengan aman. “Ini adalah […]

  • israel

    Ketegangan Yerusalem Memanas: Pemukim Ekstremis Israel Kibarkan Bendera di Kompleks Masjid Al-Aqsa

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Situasi di Kota Suci Yerusalem kembali berada di ambang krisis. Ketegangan politik dan agama di wilayah tersebut memanas setelah sekelompok pemukim ekstremis Yahudi Israel nekat memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki. Tidak sekadar berkunjung, mereka secara provokatif mengibarkan bendera Israel dan menyanyikan lagu kebangsaan negara tersebut di dalam kawasan suci umat […]

  • Wali Kota Semarang Agustina Sebut Ada Banyak Tugas Menanti Sekda Baru

    Wali Kota Semarang Agustina Sebut Ada Banyak Tugas Menanti Sekda Baru

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Setelah pelantikan jabatan yang dilakukan beberapa waktu lalu, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, langsung dihadapkan dengan sejumlah pekerjaan rumah yang menanti. Beberapa tugas yang harus dituntaskan di antaranya percepatan penanganan banjir dan genangan, upaya agar kawasan Simpang Lima bebas banjir, serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah untuk menurunkan angka stunting, kemiskinan, dan […]

  • Terbongkar Modus Investasi Bodong Berkedok Tempat Fitness di Kebumen

    Terbongkar Modus Investasi Bodong Berkedok Tempat Fitness di Kebumen

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kebumen, Kabarjatengterkini.com – Terbongkar modus investasi bodong di Kebumen dengan korban mencapai 1 ribu orang dan total kerugian mencapai Rp2,5 miliar. Atas kasus tersebut, seorang perempuan inisial N (29), warga Kecamatan Klirong, diamankan polisi. Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith menyebut, pelaku merekrut para korban untuk berinvestasi saham, dan menjanjikan keuntungan yang sangat besar tanpa kerugian […]

  • Bongkaran Gedung Kantor Pemkot Pekalongan Terdampak Kerusuhan Dilelang, Siap Bangun Ulang 2026

    Bongkaran Gedung Kantor Pemkot Pekalongan Terdampak Kerusuhan Dilelang, Siap Bangun Ulang 2026

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 202
    • 0Komentar

      Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah objek bongkaran bangunan kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terdampak kerusuhan Agustus 2025 bakal dilelang. Adapun nilai limit seluruh objek tersebut mencapai Rp531,7 juta. Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid menyampaikan, pelelangan tersebut dilakukan dalam persiapan pembangunan kembali gedung. Pembangunan tersebut akan dimulai tahun 2026 oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kementetian […]

  • Pemkab Pati Siapkan Anggaran Rp518 Juta untuk Bangun Museum di Eks Kantor Satpol PP

    Pemkab Pati Siapkan Anggaran Rp518 Juta untuk Bangun Museum di Eks Kantor Satpol PP

    • calendar_month Sen, 21 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah daerah menyiapkan anggaran senilai Rp518 juta untuk pembangunan museum benda bersejarah di bekas kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati. Anggaran tersebut berasal dari APBD murni 2026 ini. Dana itu untuk membiayai penataan fasad depan eks kantor tersebut. Sementara, penyelesaian pembangunan museum tersebut akan dianggarkan kembali pada tahun 2027 […]

expand_less