Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 16 Orang Tewas di Tol Krapyak, Polisi Ungkap Hasil Tes Narkoba Sopir Bus Cahaya Trans

16 Orang Tewas di Tol Krapyak, Polisi Ungkap Hasil Tes Narkoba Sopir Bus Cahaya Trans

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 23 Des 2025
  • visibility 167

Kabarjatengterkini.com- Kecelakaan maut yang melibatkan bus Cahaya Trans di simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, masih terus diselidiki pihak kepolisian. Dalam perkembangan terbaru, sopir bus telah menjalani pemeriksaan narkoba dan hasilnya dinyatakan negatif.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Artanto, saat memberikan keterangan pers di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi, Semarang, Senin (22/12/2025).

“Dari hasil pemeriksaan darah, sopir dinyatakan negatif narkoba,” ujar Artanto kepada awak media.

Menurut Artanto, sopir yang mengemudikan bus Cahaya Trans saat kejadian merupakan sopir pengganti atau sopir cadangan. Bus tersebut diketahui berangkat dari Bogor dengan tujuan akhir Yogyakarta, membawa total 34 orang termasuk sopir dan kru.

“Bus sempat berhenti di Subang untuk pergantian sopir. Sopir saat ini sudah kami amankan dan tengah dimintai keterangan lebih lanjut,” jelasnya.

Polisi Dalami Faktor Kendaraan dan Teknis Kecelakaan

Meski hasil tes narkoba menunjukkan negatif, pihak kepolisian belum menyimpulkan penyebab kecelakaan. Penyelidikan masih terus berlangsung dengan memeriksa berbagai aspek, mulai dari kondisi pengemudi, kelayakan kendaraan, hingga faktor teknis jalan.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh, termasuk olah tempat kejadian perkara menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA). Semua data akan dianalisis secara komprehensif,” tambah Artanto.

Hasil penyelidikan tersebut, kata Artanto, akan diumumkan secara resmi kepada publik setelah proses investigasi selesai. Polda Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara transparan dan objektif.

Kronologi Singkat Kecelakaan Bus Cahaya Trans

Bus Cahaya Trans mengalami kecelakaan tunggal dengan terguling di exit Tol Krapyak pada Senin dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Bus tersebut melaju dari arah Jakarta menuju Yogyakarta sebelum akhirnya terguling di area simpang susun tol.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 16 penumpang meninggal dunia di lokasi dan di rumah sakit, sementara belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Sopir bus dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan. Saat ini, ia diamankan oleh Polrestabes Semarang untuk kepentingan penyelidikan.

Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan lalu lintas paling fatal di wilayah Jawa Tengah sepanjang akhir 2025, sekaligus menyoroti kembali isu keselamatan transportasi darat, khususnya bus antarkota.

Identifikasi 16 Korban Tewas Telah Rampung

Sementara itu, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban tewas dalam kecelakaan tersebut telah berhasil diidentifikasi. Kepala Biddokkes Polda Jateng, Kombes Pol Agustinus, menyatakan proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh dengan metode forensik standar.

“Seluruh 16 korban meninggal dunia telah teridentifikasi. Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan sidik jari, ciri fisik, properti, serta pemeriksaan gigi,” kata Agustinus.

Rinciannya, sepuluh korban berhasil diidentifikasi melalui sidik jari, empat korban melalui kombinasi sidik jari dan ciri fisik, satu korban melalui sidik jari dan properti, serta satu korban lainnya melalui sidik jari dan pemeriksaan gigi.

Daftar Lengkap Korban Meninggal Dunia

Berikut daftar 16 korban tewas dalam kecelakaan bus Cahaya Trans di exit Tol Krapyak:

  1. Srihono (53), Klaten, Jawa Tengah
  2. Sagimin (61), Klaten, Jawa Tengah
  3. Erna Peni Hartari (52), Bogor, Jawa Barat
  4. Anis Munandar (36), Boyolali, Jawa Tengah
  5. Listiana (44), Klaten, Jawa Tengah
  6. Yanto (47), Klaten, Jawa Tengah
  7. Ngatiyem (48), Boyolali, Jawa Tengah
  8. Wahyu Eko Tomo (26), Boyolali, Jawa Tengah
  9. Sugimo (62), Boyolali, Jawa Tengah
  10. Mutia Citra Dewi (19), Sleman, Yogyakarta
  11. Saguh (62), Bogor, Jawa Barat
  12. Dwi Rahayu (56), Banten
  13. Anih (56), Bogor, Jawa Barat
  14. Noviani (31), Bogor, Jawa Barat
  15. Haryadin (43), Jakarta Timur, DKI Jakarta
  16. Endah (48), Sleman, Yogyakarta

Penanganan Lanjutan dan Evaluasi Keselamatan

Polda Jawa Tengah memastikan akan terus mendalami penyebab kecelakaan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Selain itu, evaluasi terhadap kelayakan armada bus dan sistem manajemen perjalanan juga menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Kecelakaan bus Cahaya Trans ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat luas, sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap keselamatan transportasi umum di Indonesia.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • mnc

    Dugaan Kekerasan di MNC Tower: Karyawan Mengaku Ditampar hingga Mulut Dimasuki Sepatu

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus dugaan kekerasan di lingkungan kerja kembali menyita perhatian publik. Kali ini, tudingan serius mengarah kepada Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT). Ia diduga melakukan tindakan kekerasan fisik hingga pelecehan terhadap Sadiah Amir Sussy, yang menjabat sebagai Branch Manager MNC Bank Kantor Cabang MNC Tower. Peristiwa tersebut mencuat setelah kuasa hukum korban, Sogi Bagaskara, […]

  • Sekretaris Kelurahan di Semarang Diduga Lecehkan Wanita Saat Karaoke, Polisi Masih Dalami Laporan

    Sekretaris Kelurahan di Semarang Diduga Lecehkan Wanita Saat Karaoke, Polisi Masih Dalami Laporan

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Semarang, kabarjatengterkini.com – Seorang sekretaris kelurahan di Semarang Tengah, Kota Semarang diduga lecehkan dua wanita saat karaoke. Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena menyebutkan bahwa salah satu korban inisial U (19) telah menulis laporan ke pihak kepolisian. Laporan dari pihak korban masuk Senin (7/7/2025) sore dan masih didalami oleh polisi. “Sore kemarin baru […]

  • biksu

    Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu di Thailand, 8 Tewas

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Kelalaian dalam mengawasi anak kembali memicu tragedi kemanusiaan yang memilukan di Thailand. Sedikitnya delapan orang biksu dilaporkan tewas setelah ditabrak oleh sebuah mobil bak terbuka (pick-up) yang dikemudikan oleh seorang bocah laki-laki yang baru berusia 11 tahun. Insiden maut ini terjadi di Provinsi Mukdahan, wilayah timur laut Thailand, dan langsung memicu gelombang duka sekaligus […]

  • Pemkab Wonogiri Imbau Perpustakaan Desa Tertib dalam Penataan Koleksi Bacaan

    Pemkab Wonogiri Imbau Perpustakaan Desa Tertib dalam Penataan Koleksi Bacaan

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Wonogiri, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah terus berupaya meningkatkan budaya literasi warganya. Salah satunya melalui program bantuan Bahan Bacaan Bermutu dari Perpustakaan Nasional RI di 42 perpustakaan desa/kelurahan di Wonogiri. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Wonogiri turut mengimbau Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan rumah ibadah penerima bantuan agar lebih tertib dalam penataan koleksi, pelaporan, dan inovasi dalam pemanfaatan […]

  • rumah

    7 Tips Pilih Warna Cat Rumah Minimalis: Hemat Listrik, Sejuk & Terang

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memilih warna cat rumah minimalis bukan hanya soal estetika, tetapi juga bisa berdampak besar terhadap kenyamanan, pencahayaan alami, bahkan konsumsi listrik harian. Warna yang tepat dapat membuat rumah terasa lebih sejuk, terang, serta mengurangi kebutuhan akan lampu dan AC. Dengan kata lain, pemilihan cat yang cermat bisa membantu Anda hidup lebih hemat dan ramah […]

  • purbalingga

    Optimalisasi Anggaran, Pemkab Purbalingga Rampingkan Jumlah OPD

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 235
    • 0Komentar

      Purbalingga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga bakal melakukan perampingan organisasi guna optimalisasi anggaran. Sebanyak 27 organisasi perangkat daerah (OPD) akan dikurangi menjadi hanya 23 instansi saja. Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif mengatakan bahwa perampingan organisasi menjadi langkah strategis yang dilakukan pemkab dengan pertimbangan prinsip efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. “Dalam […]

expand_less