Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkab Wonogiri Imbau Perpustakaan Desa Tertib dalam Penataan Koleksi Bacaan

Pemkab Wonogiri Imbau Perpustakaan Desa Tertib dalam Penataan Koleksi Bacaan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
  • visibility 206

Wonogiri, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah terus berupaya meningkatkan budaya literasi warganya. Salah satunya melalui program bantuan Bahan Bacaan Bermutu dari Perpustakaan Nasional RI di 42 perpustakaan desa/kelurahan di Wonogiri.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Wonogiri turut mengimbau Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan rumah ibadah penerima bantuan agar lebih tertib dalam penataan koleksi, pelaporan, dan inovasi dalam pemanfaatan bahan bacaan bermutu.

“Maka tentu hadirnya bantuan Bahan Bacaan Bermutu dari Perpustakaan Nasional RI di 42 perpustakaan desa/kelurahan, TBM, dan Rumah Ibadah di Wonogiri harapannya dapat mendorong peningkatan literasi tersebut dengan bantuan dari teman-teman pengelola perpustakaan dan TBM,” ujar Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Mawan Tri Hananto baru-baru ini.

Ia menambahkan, upaya peningkatan literasi di Wonogiri memang bukan perkara yang mudah di era digitalisasi. Pasalnya, masyarakat lebih banyak menggunakan gadget dan media sosial, dibandingkan membaca buku.

Kabupaten Wonogiri pada tahun 2024–2025 memperoleh 42 kuota bantuan, yakni 24 perpustakaan desa/kelurahan, 16 TBM, dan 2 perpustakaan rumah ibadah. Bantuan ini diharapkan bisa menambah kecintaan masyrakat terhadap buku dan sumber literasi lainnya.

Meski demikian, berdasarkan pemantauan melalui Sytem Informasi Manajemen (SIM) Transformasi Perpusnas RI, baru empat perpustakaan yang melakukan input pelaporan kegiatan dengan capaian skor antara 2,5 hingga 86,25. Namun, hanya 2 yang sudah tergarap dengan baik.

“Meski demikian, masih ada 22 perpustakaan lainnya yang belum tergarap maksimal, sehingga perlu perhatian lebih lanjut,” pungkas dia.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau penataan dan pelaporan koleksi bacaan lebih baik. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Pekalongan Siapkan TPS-3R Kuripan Jadi Sentral Pengelolaan Sampah

    Pemkot Pekalongan Siapkan TPS-3R Kuripan Jadi Sentral Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 420
    • 0Komentar

      Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Pekalongan menyiapkan sentral pengelolaan sampah di TPS Reduce-Reuse-Recycle (TPS-3R) di Kelurahan Kuripan. Tempat ini nantinya akan menampung sampah dari seluruh pasar yang ada di kota. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) pekalongan, Supriono menjelaskan, sentral pengelolaan sampah tersebut ditujukan untuk menggantikan peran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) […]

  • 20 Korban Tewas Bencana Longsor di Cilacap, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian 3 Korban Terakhir

    20 Korban Tewas Bencana Longsor di Cilacap, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian 3 Korban Terakhir

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Petugas penyelamatan masih siaga melakukan pencarian terhadap korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap. Sebanyak 1.000 personel gabungan telah dikerahkan untuk mencari tiga korban terakhir. Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyebutkan luas area yang terdampak cukup luas, yakni lebih dari 12 hektar. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi […]

  • jateng

    Pemprov Jateng Genjot Pendapatan Daerah dari Sektor Investasi

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah instruksikan setiap daerah memiliki kawasan khusus untuk penanaman modal. Hal ini dilakukan guna menggenjot pendapatan daerah dari sektor investasi. Menurut Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, perekonomian tidak hanya ditopang dengan swasembada pangan saja, namun juga aktivitas di industri. Adapun salah satunya seperti  kawasan ekonomi khusus (KEK) Industripolis Batang […]

  • Agustina Tegaskan Komitmen Menyukseskan Program Koperasi Merah Putih

    Agustina Tegaskan Komitmen Menyukseskan Program Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng berkomitmen menyukseskan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayahnya. Sebagai tindak lanjut, ia bersama jajaran di Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan berupaya membuka peluang kerja sama lebih lebar melalui Koperasi Merah Putih. Salah satu langkah yang dilakukan, yakni dengan pemetaan data dan potensi yang ada di […]

  • Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini

    Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 98 ribu warga Kota Semarang diperkirakan bakal mengalami penonaktifan status kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) buntut pemutakhiran data oleh Kemensos RI. Terkait kebijakan tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempersiapkan skema reaktivasi bagi peserta yang status kepesertaannya dinonaktifkan. Pihaknya akan memilah peserta yang aktif menggunakan layanan kesehatan […]

  • WN Inggris Mengamuk di Tempat Penitipan Hewan Kawasan Ciputat, Diduga Gangguan Jiwa

    WN Inggris Mengamuk di Tempat Penitipan Hewan Kawasan Ciputat, Diduga Gangguan Jiwa

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Warga negara (WN) Inggris, inisial DH (32), mengamuk di penitipan hewan peliharaan kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Ia diduga mengalami gangguan kejiwaan berupa delusi dan halusinasi. DH sebelumnya dilaporkan oleh masyarakat karena dianggap merusuh di tempat penitipan hewan, dengan menolak membayar biaya penitipan kucingnya, hingga mendorong-dorong pagar. Selain itu, ia juga didapati membawa senjata […]

expand_less