Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 2.414 Warga di Kabupaten Rembang Telah Memanfaatkan Program Speling

2.414 Warga di Kabupaten Rembang Telah Memanfaatkan Program Speling

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Sen, 1 Des 2025
  • visibility 212

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Program dokter spesialis keliling (Speling) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) di Kabupaten Rembang telah menjangkau ribuan warga.

“Speling ini programnya Pak Gubernur Jawa Tengah dalam rangka untuk pendekatan kualitas layanan mengadakan layanan spesialis keliling,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang, Ali Syofii, belum lama ini.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang per bulan November terdapat sebanyak 2.414 warga yang telah memanfaatkan program Speling. Speling dilakukan dengan kolaborasi rumah sakit yang ada di Kabupaten Rembang, baik milik pemerintah maupun swasta.

“Berkolaborasi dengan seluruh rumah sakit yang ada di Rembang baik pemerintah maupun swasta untuk bekerjasama untuk menyukseskan program Speling tersebut,” jelasnya.

Dia menyampaikan bahwa di bulan November, Dinkes Rembang telah melakukan progam Speling di 15 desa lokasi khusus (lokus). Pada awal bulan Desember ini, program juga akan menyasar ke mahasiswa dan dosen Universitas Diponegoro (Undip) yang berada di Rembang.

“Saat ini di Rembang, karena jadwalnya mengikuti dari Provinsi, InsyaAllah sudah terlaksana semua untuk kegiatan Speling tahun ini. Hanya misalkan untuk di Undip besok tanggal 4 Desember hanya itu yang terakhir,” imbuh dia.

Menurut dia, partisipasi dan antusiasme masyarakat cukup tinggi terhadap program Speling tersebut.

“Tapi saya lihat partisipasi masyarakat cukup tinggi terhadap kegiatan Speling dan termasuk menyambut dengan antusias dan senang dengan kehadiran speling dan para dokter spesialis sudah hadir di pelosok desa,” pungkasnya. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji
  • Editor: anisya gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng (Sumber: Pemkot Semarang)

    Pemkot Semarang Kembangkan Talenta Muda dengan Berbagai Kompetisi di 2026

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pengembangan talenta generasi muda tidak hanya dengan kegiatan belajar formal saja, namun juga menciptakan ruang lebih luas untuk mencurahkan minat dan bakat, yakni dengan menggelar beragam kompetisi. Lewat Semarang Cerdas, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendorong sisi kompetitif yang didukung sportivitas. Dengan demikian, anak muda akan berlomba-lomba menciptakan inovasi, menumbuhkan kreativitas, dan saling […]

  • Pihak Sekolah Bisa Tolak MBG Hingga Tegur SPPG Jika Tak Penuhi Syarat

    Pihak Sekolah Bisa Tolak MBG Hingga Tegur SPPG Jika Tak Penuhi Syarat

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pihak sekolah disebut bisa menolak menu Makan Bergizi Gratis (MBG) jika tidak memenuhi syarat kelayakan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. Ia menjelaskan, pihak sekolah bisa mengembalikan menu MBG ke SPPG jika menemukan masalah, misalnya tidak ada label di ompreng atau makanan memunculkan bau tak sedap. “Manakala makan itu […]

  • x

    X Batasi Usia Pengguna Minimal 16 Tahun di Indonesia, Implementasi PP Tunas Demi Perlindungan Anak

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Platform digital X resmi menetapkan batas usia minimum pengguna di Indonesia menjadi 16 tahun. Kebijakan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan regulasi pemerintah, yakni PP Nomor 17 Tahun 2025 atau yang dikenal sebagai PP Tunas. Kebijakan tersebut diumumkan melalui surat resmi tertanggal 17 Maret 2026. Dalam surat itu, X menyatakan komitmennya […]

  • Asisten Administrasi Sekda Jateng, Dhoni Widianto

    Skema WFH ASN di Jateng Bakal Diawasi Ketat Lewat Aplikasi Sinaga

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Skema work from home (WFH) yang bakal diterapkan oleh aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Tengah bakal diawasi dengan ketat. Salah satunya dengan mewajibkan pegawai menginput presensi lewat aplikasi Sinaga. Aplikasi Sinaga (Sistem Informasi Pelayanan Kepegawaian) yang digunakan seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK mampu menampilkan titik koordinat sesuai domisili pada waktu tertentu. […]

  • 2 Ribu ASN Brebes Beli Aplikasi Presensi Ilegal Seharga Rp250 Ribu

    2 Ribu ASN Brebes Beli Aplikasi Presensi Ilegal Seharga Rp250 Ribu

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak lebih dari 2 ribu aparatur sipil negara (ASN) membeli aplikasi presensi ilegal seharga Rp250 ribu. Aplikasi tersebut memungkinkan ASN melakukan manipulasi catatan kehadiran dengan sistem jarak jauh. “Ada aplikasi resmi tapi hanya bisa dipakai dari radius 50 meter. Sementara yang ilegal ini dapat dipakai absen meski orangnya di luar kota sekalipun,” […]

  • Pemprov Jateng Upayakan Perluasan Pelatihan Tanggap Bencana Terhadap Para Difabel

    Pemprov Jateng Upayakan Perluasan Pelatihan Tanggap Bencana Terhadap Para Difabel

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengupayakan pelatihan tanggap bencana ke masyarakat. Upaya ini juga menyasar para difabel di wilayahnya. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan bahwa pelatihan tanggap kebencanaan terhadap difabel penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan saat terjadi bencana. Sehingga, pihaknya berkoordinasi dengan PMI dan BPBD terkait hal ini. “Kawan-kawan difabel […]

expand_less