Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 7 Relawan Indonesia Ditahan Israel dalam Misi Gaza, GPCI Desak Diplomasi Tingkat Tinggi

7 Relawan Indonesia Ditahan Israel dalam Misi Gaza, GPCI Desak Diplomasi Tingkat Tinggi

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
  • visibility 28

Kabarjatengterkini.com— Sebanyak tujuh dari total sembilan delegasi asal Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dilaporkan masuk dalam daftar aktivis yang diintersepsi dan ditahan oleh pasukan militer Israel.

Insiden penangkapan ini terjadi saat armada kapal kemanusiaan tersebut sedang berlayar menuju Jalur Gaza untuk menyalurkan bantuan.

“Kami mengecam keras tindakan penculikan dan penahanan ini karena bertentangan dengan hak asasi manusia (HAM) dan hukum internasional,” ujar Pengarah GPCI, Ahmad Juwaini, dalam konferensi pers di Media Crisis Center GPCI, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Ahmad berharap seluruh delegasi Indonesia dapat segera dibebaskan dalam kondisi selamat. Oleh karena itu, GPCI memohon kepada Pemerintah Indonesia beserta kementerian dan lembaga terkait untuk segera turun tangan membantu proses pembebasan dan pemulangan para delegasi ke tanah air.

Kronologi Intersepsi Kapal Kemanusiaan GPCI oleh Militer Israel

Berdasarkan laporan yang diterima, militer Israel melakukan intersepsi secara paksa terhadap sejumlah kapal kemanusiaan yang tengah bergerak di laut lepas menuju Gaza. Beberapa kapal yang dicegat antara lain:

  • Kapal Akka (Andros)

  • Kapal Beit Hanoun (Zefiro)

  • Kapal Isdud (Don Juan)

Dari insiden tersebut, dua delegasi Indonesia dari lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa, yaitu Ronggo Wirasanu dan Herman Budianto yang berada di dalam Kapal Zefiro, dipastikan turut ditangkap.

Daftar 7 Delegasi Indonesia yang Ditahan Israel

Data sementara dari Media Crisis Center GPCI menunjukkan bahwa tujuh delegasi yang diculik dan ditahan aparat Israel berasal dari berbagai lembaga kemanusiaan dan media nasional terkemuka.

Sebelumnya, lima delegasi Indonesia juga dikabarkan terkena intersepsi saat berada di kapal Josef, BoraLize, dan Ozgurluk. Berikut adalah daftar relawan dan jurnalis Indonesia yang ditahan:

  1. Ronggo Wirasanu (Dompet Dhuafa)

  2. Herman Budianto (Dompet Dhuafa)

  3. Andi Angga Prasadewa (Rumah Zakat)

  4. Bambang Noroyono (Republika)

  5. Thoudy Badai Rifan Billah (Republika)

  6. Andre Prasetyo Nugroho (Tempo)

  7. Rahendro Herubowo (iNewsTV / Berita1 / CNN)

Hingga saat ini, keberadaan para delegasi tersebut masih belum diketahui secara pasti. Managing Editor Republika, Budi Rahardjo, menyatakan bahwa pihak redaksi terus melacak keberadaan jurnalis mereka.

“Kami masih belum mendapatkan kabar pasti mengenai keberadaan mereka, apakah masih berada di penjara terapung atau di lokasi lain. Semua jalur komunikasi dan jaringan, baik di dalam maupun luar negeri, terus kami manfaatkan untuk memastikan kondisi mereka,” tegas Budi.

Lima Kapal Tetap Bertahan Menuju Jalur Gaza

Meski mendapatkan tekanan dan intimidasi dari militer Israel, GPCI melaporkan bahwa masih ada lima kapal dari armada kemanusiaan yang memilih bertahan dan terus melanjutkan pelayaran menuju Gaza.

Di dalam armada aktif tersebut, terdapat dua delegasi Indonesia yang masih berjuang, yaitu Asad Aras dari Spirit of Aqsa dan Hendro Prasetyo dari Smart 171 yang menumpangi Kapal Kasri Sadabad.

Aktivis Kemanusiaan GPCI, Syamsul Ardiansyah, menegaskan bahwa seluruh peserta misi merupakan warga sipil yang membawa bantuan kemanusiaan secara damai tanpa senjata. Menurutnya, tindakan Israel menghadang armada di wilayah laut bebas adalah pelanggaran hukum laut internasional (United Nations Convention on the Law of the Sea / UNCLOS) yang menjamin hak navigasi bebas.

“Israel tidak memiliki hak atau kewenangan untuk menculik atau mengintersepsi para pejuang kemanusiaan. GPCI menjalankan misi ini secara damai dan tanpa kekerasan. Tindakan menghadang dan menculik para aktivis sama sekali tidak berdasar,” kata Syamsul.

Tuntut Diplomasi Tingkat Tinggi (High-Level Lobby)

Mengingat situasi yang krusial, GPCI mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengaktifkan jalur diplomasi tingkat tinggi demi menyelamatkan para WNI. Pengarah GPCI, Jajang Nurjaman, menyebutkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI, KBRI, dan KJRI di berbagai negara terkait, serta mendatangi pihak parlemen di MPR RI.

Corporate Secretary Tempo Media Group, Jajang Jamaludin, menilai bahwa eskalasi ini membutuhkan intervensi politik yang kuat. “Teman-teman di sana membawa misi kemanusiaan yang mulia. Kami membutuhkan pergerakan diplomatik yang lebih optimal karena hingga hari ini keberadaan sebagian delegasi masih belum jelas. Kami percaya high level lobby akan lebih berdampak dalam situasi seperti ini,” tuturnya.

3 Tuntutan Utama GPCI kepada Dunia Internasional

Menyikapi penahanan ilegal ini, GPCI secara resmi melayangkan tiga tuntutan utama:

  1. Pembebasan Tanpa Syarat: Mendesak militer Israel segera membebaskan seluruh kru kapal dan delegasi kemanusiaan tanpa syarat.

  2. Pengembalian Aset: Menuntut pengusutan dan pengembalian seluruh aset serta bantuan kemanusiaan milik GPCI yang dirampas secara paksa.

  3. Buka Blokade Gaza: Meminta komunitas internasional mendesak Israel membuka akses blokade Gaza agar bantuan kemanusiaan bisa masuk dengan aman.

Pengarah GPCI lainnya, Irvan Nugraha, menegaskan kembali bahwa penahanan ini adalah tindakan ilegal. “Hari ini terdapat tujuh warga negara Indonesia yang ditahan oleh tentara Israel. Ini merupakan tindakan ilegal. Kami terus mendorong dan mendoakan para delegasi yang masih berlayar agar tetap selamat,” pungkas Irvan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI juga telah mengeluarkan kecaman keras terhadap aksi Israel yang mencegat armada Global Sumud Flotilla di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Pemerintah menegaskan akan terus memantau situasi dan menyiapkan langkah perlindungan hukum optimal bagi seluruh WNI yang terdampak.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lembaga PAUD di Jateng Diminta Terapkan Pendekatan Holistik Integratif

    Lembaga PAUD di Jateng Diminta Terapkan Pendekatan Holistik Integratif

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 149
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Jumlah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jawa Tengah saat ini sudah mencapai 32.684. Puluhan ribu lembaga tersebut akan terus didorong untuk menerapkan pendekatan holistik integratif. Pendekatan holistik integratif merupakan upaya pengembangan anak usia dini untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis, dan terintegrasi. Pendekatan ini […]

  • Ada Dugaan Lelang Jabatan dalam Seleksi JPTP Rembang, Terungkap karena Ini

    Ada Dugaan Lelang Jabatan dalam Seleksi JPTP Rembang, Terungkap karena Ini

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Terungkap dugaan lelang jabatan dalam Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Rembang. Terkait kasus ini, Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dicopot. Hal ini pertama kali diketahui setelah Sekda Rembang Fahrudin dihubungi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait perkembangan seleksi. Namun, ia mengaku bahwa rekomendasi belum dikirim ke Badan […]

  • Jelang Akhir Tahun, Besaran Kenaikan UMP Bakal Diumumkan Hari Ini?

    Masih Ditunggu-tunggu Hingga Akhir Tahun, Kapan UMP Diumumkan?

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jelang akhir tahun 2025, daftar kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) disebut akan diumumkan hari ini, Selasa (16/12/2025). Merespon hal ini, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat. “Belum ada (keputusan untuk UMP). Nanti kita tunggu dulu semua ya. Kita masih nunggu semuanya. […]

  • kecelakaan

    Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Karawang Barat, WNA Jepang Tewas Tertimpa Truk Muatan Tanah

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kecelakaan tragis terjadi di Gerbang Tol Karawang Barat pada Rabu malam (30/7/2025) yang melibatkan sebuah truk muatan tanah dan mobil Toyota Voxy. Insiden ini mengakibatkan seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang bernama Yukihiro Nabae (63) meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, sopir truk, Mamat (38), mengalami luka ringan dan sedang mendapatkan perawatan […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina /semarangkota

    Agustina Berkomitmen Perbanyak Event Kreatif untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina berkomitmen memperbanyak event kreatif seperti event seni dan budaya di wilayahnya. Selain untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal, kehadiran event kreatif juga sekaligus diharapkan bisa mendorong pertumbuhan dan perputaran ekonomi masyarakat. Salah satu event kreatif yang baru saja terselenggara adalah lomba Melukis Payung dan Kipas 2025 yang diselenggarakan oleh […]

  • Istri di Makassar Rekam Aksi Pemerkosaan Suami Terhadap Pekerja Wanita untuk Bukti Perselingkuhan

    Istri Rekam Aksi Pemerkosaan Suami Terhadap Pekerja Wanita untuk Bukti Perselingkuhan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seorang istri di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), disebut merekam aksi suaminya memperkosa wanita yang merupakan karyawannya. Hasil rekaman tersebut digunakan sebagai bukti laporan perselingkuhan ke polisi. Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana mengatakan, kasus ini pertama kali diketahui berdasarkan laporan korban yang berusia 22 tahun pada Sabtu (3/1/2026) dini hari. Ia mengaku disekap dan […]

expand_less