Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
  • visibility 293

kabarjatengterkini.com – Seorang pelajar sekolah vokasi di Thailand, Kanlaya (19) ditemukan tak sadarkan diri usai mengonsumsi sebotol jus kratom atau sekitar 1,5 liter sebelum tidur. Setelah diperiksa, nahas, mahasiswa tersebut sudah tewas.

Menurut laporan Bangkok Post, penemuan jenazah Kanlaya terjadi padi Sabtu (6/7/2025) pagi dalam kamar kosnya Khlong Charoen di Udon Thani, Thailand.

“Polisi, tim penyelamat, dan petugas medis menanggapi laporan kematian di asrama di komunitas Khlong Charoen pada pukul 10 pagi pada hari Sabtu,” kata Letnan Polisi Sirichai Photchakra dari kantor polisi Muang Udon Thani.

Ia melanjutkan, korban ditemukan berbaring telentang di tempat tidur di kamar lantai dua. Pemeriksaan awal menunjukkan ada memar di kedua lengan, tetapi tidak ada tanda-tanda penyerangan atau perlawanan.

Teman sekamarnya memberi tahu polisi bahwa pada Jumat malam dia dan korban mengunjungi seorang teman yang tinggal di dekatnya. Sementara, dua wanita orang lainnya minum bir, korban menghabiskan sebotol penuh jus kratom sendirian.

“Tak lama setelah tertidur, Kanlaya mulai menunjukkan gejala abnormal, matanya berputar ke belakang, ia menggertakkan giginya, dan tampak kehilangan kesadaran,” kata teman sekamarnya kepada polisi.

Teman sekamarnya itu juga mencoba membangunkannya tetapi tidak mendapat respons. Saat memanggil bantuan, nyawa korban sudah tidak tertolong. Dokter memperkirakan dia sudah meninggal satu hingga dua jam sebelum ditemukan.

Kanlaya disebut pernah mengonsumsi jus kratom sebelumnya, tetapi sudah lama tidak mengonsumsinya. Belum diketahui apakah korban memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya. Saat ini, polisi juga sedang menyelidiki asal dan kandungan dalam botol jus kratom yang dipesan secara daring tersebut.

Kratom memiliki efek pereda nyeri seperti obat opioid. Dosis besar kratom dapat menyebabkan banyak efek samping serius, mulai dari kesulitan bernapas, kerusakan hati, dan kematian.

Thailand menghapus kratom dari daftar narkotika nasional pada tahun 2021 dan sekarang diatur dalam Undang-Undang Tanaman Kratom. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • kpk

    KPK Sita Rp1,9 Miliar dalam OTT Bupati Muara Enim Edison, Ini Rincian Barang Buktinya

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat dalam mengusut kasus dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim. Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di dua lokasi berbeda, yakni Sumatera Selatan dan Jakarta, lembaga antirasuah tersebut berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai hingga saldo rekening bernilai miliaran rupiah. Kasus yang menyeret […]

  • Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah didorong untuk mengembangkan ekosistem karbon biru. Adapun pengembangan ekosistem tersebut bertujuan pengurangan emisi karbon. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, keenam belas daerah tersebut berada di kawasan pantai utara dan pantai selatan. Sementara itu, salah satu wilayah yang masuk ke dalam daftar tersebut adalah Kendal. […]

  • Pemkot Semarang menerima kunjungan Pemkab Banyumas

    Hadirkan Kanal yang Terintegrasi, Kota Semarang Jadi Percontohan Layanan Aduan Masyarakat

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang menjadi kota percontohan layanan aduan masyarakat. Sistem pengelolaan pengaduan publik yang dikembangkan Pemkot Semarang dinilai terintegrasi dan adaptif terhadap kebutuhan warga. Terkait hal ini, Pemkot Semarang menerima kunjungan Pemkab Banyumas yang ingin memperlajari best practice. Sehingga, layanan pengaduan bukan hanya sebagai wadah laporan saja, namun juga upaya penyelesaian masalah yang […]

  • bahan

    7 Bahan Alami untuk Mengobati Luka Bernanah, Cepat Kering dan Aman!

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Luka bernanah seringkali menjadi masalah serius jika tidak ditangani dengan baik. Luka jenis ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri yang membuat area luka menjadi merah, bengkak, dan mengeluarkan nanah. Jika dibiarkan, luka bisa memburuk dan menyebabkan komplikasi lebih lanjut. Namun, tak selalu harus bergantung pada obat kimia, karena ternyata ada banyak bahan alami untuk […]

  • rembang

    Upayakan Regenerasi Petani, Pemkab Rembang Kenalkan Teknologi Pertanian Modern

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten Rembang terus mengupayakan regenerasi petani di wilayahnya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan mengedukasi anak muda agar tertarik terjun ke lapangan. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menyebutkan, edukasi dilakukan lewat pengenalan teknologi-teknologi pertanian modern. Hal ini dilakukan agar tercipta mindset bahwa bertani zaman […]

  • rajiv

    Anggota DPR Rajiv Tegaskan Mafia Pupuk Subsidi Harus Berhenti Permainkan Petani

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, mengingatkan keras agar mafia pupuk tidak lagi mempersulit petani dalam mendapatkan pupuk subsidi dari pemerintah. Hal ini disampaikan saat bimbingan teknis (bimtek) kepada para petani di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Kamis (18/9/2025). Menurut Rajiv, masih banyak petani yang sudah memenuhi syarat administrasi […]

expand_less