Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tanah Gerak di Jangli Semarang Dipicu Hujan Deras Sepekan Terakhir

Tanah Gerak di Jangli Semarang Dipicu Hujan Deras Sepekan Terakhir

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
  • visibility 102

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Tanah gerak yang terjadi di Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Kamis-Jumat (5-6/2/2026) dipicu karena hujan intensitas tinggi selama beberapa pekan terakhir.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto menyebutkan, sebanyak 10 rumah dengan 15 KK terdampak tanah gerak. Adapun total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp45,7 juta.

“Hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan tanah gerak di Skip Sapta Marga RT 7 RW 1 Kelurahan Jangli. Ada 10 rumah terdampak, korban jiwa nihil,” kata Endro, Minggu (8/2/2026), dikutip Detik.

“Pemicu utamanya curah hujan tinggi. Air hujan meresap ke dalam tanah, menambah beban berat tanah, dan mengurangi ikatan antarpartikel, membuat tanah menjadi lembek dan mudah longsor,” lanjutnya.

Untuk saat ini, pihak BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pihak kelurahan berusaha menyalurkan bantuan darurat berupa terpal, tikar, dan logistik. Sementara itu, tindak lanjut untuk perbaikan masih harus menunggu instruksi pemerintah.

“BPBD sudah turun melakukan assessment dan memberikan bantuan darurat. Untuk tindak lanjut perbaikan masih menunggu kebijakan pemerintah,” kata Endro.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengaku prihatin. Tak hanya tanah gerak, ada sebanyak 55 laporan kasus longsoran di wilayah atas Kota Semarang karena kurangnya vegetasi dan daerah resapan.

“Betul (ada 55 kasus longsoran di Kota Semarang). Betul (terjadi karena kurang vegetasi dan resapan), nanti tahun ini akan dibuat embung-embung banyak sekali di tanah-tanah milik Pemkot,” jelasnya, dikutip CNN Indonesia.

Lebih lanjut, sebanyak 2-3 laporan terkait kondisi tanah dan potensi longsor bisa masuk ke Pemkot Semarang per harinya. Namun, pihaknya masih mengalami kendala terkait penanganan, karena anggaran operasional BPBD untuk penanganan retakan tanah sifat kewenangannya terbatas.

“Harapan kami, kalau BPBD menangani bencana misalnya longsor, seharusnya bisa langsung mendatangkan bronjong. Ternyata tidak bisa. Ternyata itu tetap harus ke PU yang bisa,” ucapnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepingan Diduga Emas dan Arca Dewa Surya Ditemukan di Candi Losari

    Kepingan Diduga Emas dan Arca Dewa Surya Ditemukan di Candi Losari

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kepingan logam diduga emas dan dua arca ditemukan di bawah lantai Candi Losari, Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Penemuan itu terjadi saat pemugaran candi oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X pada Selasa (21/4/2026). Saat ini, sejumlah temuan tersebut disimpan di BPK Wilayah X di Bugisan, Prambanan, Klaten. “Kita waktu pembongkaran di […]

  • jateng

    Keracunan Jadi Risiko Terbesar Program MBG, Pemprov Minta Pengawasan Diperketat

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Akhir-akhir ini, ramai pemberitaan persoalan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Adapun salah satu risiko terbesar dari program MBG yang perlu jadi perhatian pemerintah adalah keracunan. Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta kepala daerah di wilayahnya untuk ikut mengawasi program MBG lebih ketat. Salah […]

  • Puncak Musim Hujan Bulan Januari Berpotensi Terjadi Bencana Hidrometeorologi

    Puncak Musim Hujan Bulan Januari Berpotensi Terjadi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) imbau masyarakat waspada terhadap puncak musim hujan yang terjadi pada bulan Januari 2026 ini. Sementara itu, sejumlah wilayah di Kudus-Pati-Rembang telah terdampak banjir. Adapun banjir yang merendam wilayah-wilayah tersebut dipicu karena cuaca ekstrem, serta hujan intensitas sedang hingga lebat selama beberapa hari terakhir. Cuaca ekstrem itu berpotensi […]

  • rumah

    7 Tips Pilih Warna Cat Rumah Minimalis: Hemat Listrik, Sejuk & Terang

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memilih warna cat rumah minimalis bukan hanya soal estetika, tetapi juga bisa berdampak besar terhadap kenyamanan, pencahayaan alami, bahkan konsumsi listrik harian. Warna yang tepat dapat membuat rumah terasa lebih sejuk, terang, serta mengurangi kebutuhan akan lampu dan AC. Dengan kata lain, pemilihan cat yang cermat bisa membantu Anda hidup lebih hemat dan ramah […]

  • kpk

    Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Diamankan KPK Terkait Dugaan Suap Proyek

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Rabu (10/12/2025) malam, menyusul penangkapan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung Tengah. Ardito digiring penyidik KPK sekitar pukul 20.15 WIB dengan mengenakan jaket bomber loreng gelap, celana panjang hitam, dan topi putih. Di tangan kiri ia […]

  • Wisatawan Protes karena Gagal Nyebrang ke Karimunjawa, Pihak Jasa Penyebrangan Buka Suara

    Wisatawan Protes karena Gagal Nyebrang ke Karimunjawa, Pihak Jasa Penyebrangan Buka Suara

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Jepara, Kabarjatengterkini.com – Heboh rekaman video wisatawan protes lantaran gagal menyebrang ke Pulau Karimunjawa, Jepara, padahal sudah membeli tiket kapal. Video tersebut tersebar di media sosial, khususnya di Instagram. Menanggapi hal tersebut, pihak jasa transportasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membenarkan bahwa KMP Siginjai rute Jepara-Karimunjawa batal diberangkatkan pada Jumat (26/12/2025). Meski demikian, kapal tersebut dipastikan […]

expand_less