Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tanah Longsor di Cilacap Jadi Perhatian Nasional, 6 Ditemukan Tewas

Tanah Longsor di Cilacap Jadi Perhatian Nasional, 6 Ditemukan Tewas

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
  • visibility 199

Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menjadi perhatian nasional. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (13/11/2025) itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia tertimbun longsoran.

Atas hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto turut memberikan atensi terhadap bencana yang terjadi. Pihaknya menginstruksikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turun tangan membantu penanganan darurat bencana tanah longsor di Cilacap.

“Presiden Prabowo Subianto menyampaikan turut berduka dan memberi perhatian yang besar pada bencana ini,” kata Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Budi Irawan, Jumat (14/11/2025), dikutip Kompas.

“Beliau memerintahkan BNPB untuk bergerak ke lapangan dan membantu menyelesaikan penanganan longsor di Majenang hingga masa tanggap darurat selesai,” lanjut dia.

Lebih lanjut, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi untuk menerjunkan tim penyelamat ke lokasi guna membantu penanganan bencana alam tersebut.

Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan penelusuran terhadap korban yang dinyatakan masih hilang. Pencarian korban hilang dilakukan dengan membagi dua sektor, yakni A dan B, kemudian dua sektor tersebutdibagi lagi menjadi lima wilayah pencarian atau worksite.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi serta Basarnas terkait kebutuhan mendesak dalam operasi pencarian dan pertolongan di masa golden time ini,” tegasnya.

Sebanyak 512 personel petugas gabungan sudah dikerahkan melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Tagana dan berbagai organisasi relawan lainnya. Selain itu, sejumlah alat berat serta anjing pelacak (K9) juga telah diterjunkan untuk mempersingkat waktu penemuan korban.

Hingga Sabtu (15/11/2025) pagi, dilaporkan korban meninggal dunia sebanyak enam orang, dan korban hilang sebanyak 17 orang. Sementara itu, terdapat 23 orang lainnya yang selamat akibat bencana tanah longsor tersebut

Budi juga memastikan kebutuhan darurat warga yang terdampak longsor juga terpenuhi melalui dapur umum dan pos kesehatan.

“Kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi melalui dapur umum dan pos kesehatan yang telah beroperasi melayani warga dan petugas SAR,” jelasnya, dilansir dari Antara. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • lokataru

    Direktur Lokataru Ditangkap Polda Metro Jaya Terkait Penghasutan Aksi Demonstrasi Ricuh

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Polda Metro Jaya resmi menetapkan Delpedro Marhaen, Direktur Lokataru Foundation, sebagai tersangka dalam kasus penghasutan yang berujung pada kericuhan dalam aksi unjuk rasa di Jakarta. Aksi tersebut yang digelar beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan serta gangguan ketertiban umum. Delpedro diduga aktif menyebarkan ajakan untuk ikut serta dalam demonstrasi melalui media sosial, khususnya Instagram. […]

  • 600 Orang dari Kelompok Rentan Terima Bantuan Beras dari Pemprov Jateng

    600 Orang dari Kelompok Rentan Terima Bantuan Beras dari Pemprov Jateng

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 222
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 600 orang dari kelompok rentan mendapatkan bantuan berupa beras dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng). Adapun yang termasuk kelompok rentan meliputi buruh tani, penggali kubur, janda, tukang parkir, ojek pangkalan, dan lainnya. Diketahui, setiap penerima mendapatkan bantuan beras beberat 10kg, sehingga total bantuan yang digelontorkan sebanyak 6 ton. Penyerahan bantuan […]

  • trans7

    LPBH PBNU Laporkan Trans7 ke Bareskrim Polri Terkait Tayangan yang Diduga Menghina Pesantren Lirboyo

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPBH PBNU) pada Kamis (16/10/2025) melaporkan stasiun televisi Trans7 ke Direktorat Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Laporan ini terkait dengan tayangan program Xpose Uncensored yang disiarkan pada 13 Oktober 2025, yang dinilai mengandung unsur ujaran kebencian serta penghinaan terhadap pesantren dan tokoh agama, […]

  • Pemkab Rembang Bakal Gelar "Senam Guyub Rukun" pada 19 Desember

    Pemkab Rembang Bakal Gelar “Senam Guyub Rukun” pada 19 Desember

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatenterkini.com – Pemerintah Kabupaten Rembang bakal menggelar “Senam Guyub Rukun” di Taman Rekreasi Pantai (TRP) Kartini pada 19 Desember 2025 mendatang. Adapun peserta yang ditargetkan mengikuti acara ini lebih dari 4.000 orang. Senam tersebut tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan masyarakat, namun juga meningkatkan kekompakan dan kebersamaan. Adapun agenda utamanya adalah senam […]

  • Pemkot Semarang Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Inggris Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah

    Pemkot Semarang Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Inggris Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang sedang menjajaki potensi kerja sama bilateral dengan Inggris dalam hal inovasi pengelolaan sampah. Kerja sama ini melanjutkan kemitraan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Sir Keir Starmer yang akan berfokus pada pertumbuhan ekonomi, iklim dan energi, keamanan dan pertahanan, serta masyarakat dan sosial. Wali Kota Agustina pun turut menyambut […]

  • ancaman

    Ancaman Genosida Terhadap Kelompok Masyarakat Adat Terpencil: Antara Tambang, Media Sosial, dan Eksploitasi Hutan

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Di dunia ini, terdapat sekitar 196 kelompok masyarakat adat yang hingga kini belum pernah melakukan kontak dengan dunia luar. Kelompok-kelompok ini hidup secara mandiri, menyesuaikan diri dengan lingkungan yang bagi kebanyakan orang terasa sangat keras, dan mempertahankan budaya serta pengetahuan tradisional mereka. Namun, keberadaan mereka kini menghadapi ancaman serius, yang oleh sebagian pihak disebut […]

expand_less