Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tanah Longsor di Cilacap Jadi Perhatian Nasional, 6 Ditemukan Tewas

Tanah Longsor di Cilacap Jadi Perhatian Nasional, 6 Ditemukan Tewas

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
  • visibility 181

Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menjadi perhatian nasional. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (13/11/2025) itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia tertimbun longsoran.

Atas hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto turut memberikan atensi terhadap bencana yang terjadi. Pihaknya menginstruksikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turun tangan membantu penanganan darurat bencana tanah longsor di Cilacap.

“Presiden Prabowo Subianto menyampaikan turut berduka dan memberi perhatian yang besar pada bencana ini,” kata Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Budi Irawan, Jumat (14/11/2025), dikutip Kompas.

“Beliau memerintahkan BNPB untuk bergerak ke lapangan dan membantu menyelesaikan penanganan longsor di Majenang hingga masa tanggap darurat selesai,” lanjut dia.

Lebih lanjut, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi untuk menerjunkan tim penyelamat ke lokasi guna membantu penanganan bencana alam tersebut.

Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan penelusuran terhadap korban yang dinyatakan masih hilang. Pencarian korban hilang dilakukan dengan membagi dua sektor, yakni A dan B, kemudian dua sektor tersebutdibagi lagi menjadi lima wilayah pencarian atau worksite.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi serta Basarnas terkait kebutuhan mendesak dalam operasi pencarian dan pertolongan di masa golden time ini,” tegasnya.

Sebanyak 512 personel petugas gabungan sudah dikerahkan melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Tagana dan berbagai organisasi relawan lainnya. Selain itu, sejumlah alat berat serta anjing pelacak (K9) juga telah diterjunkan untuk mempersingkat waktu penemuan korban.

Hingga Sabtu (15/11/2025) pagi, dilaporkan korban meninggal dunia sebanyak enam orang, dan korban hilang sebanyak 17 orang. Sementara itu, terdapat 23 orang lainnya yang selamat akibat bencana tanah longsor tersebut

Budi juga memastikan kebutuhan darurat warga yang terdampak longsor juga terpenuhi melalui dapur umum dan pos kesehatan.

“Kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi melalui dapur umum dan pos kesehatan yang telah beroperasi melayani warga dan petugas SAR,” jelasnya, dilansir dari Antara. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Tampung Aspirasi Eks Pekerja Sritex yang Belum Dapat Pesangon, Bakal Panggil Kurator

    Pemprov Jateng Tampung Aspirasi Eks Pekerja Sritex yang Belum Dapat Pesangon, Bakal Panggil Kurator

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersedia menampung seluruh aspirasi mantan pekerja PT Sritex. Pasalnya, ribuan massa tersebut menuntut pesangon yang belum dibayar perusahaan usai pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebelumnya, Perwakilan Pengurus Pimpinan Daerah Federasi Serikat Tekstil Sandang dan Kulit Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Eko Widaryanto mengatakan, sekitar 8.500-an eks karyawan belum […]

  • Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno

    Sebelum ke Pusat, Usulan Pemekaran Kabupaten Brebes Harus Disetujui di Tingkat DPRD Provinsi

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Usulan pemekaran Kabupaten Brebes melalui pembentukan Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Brebes Selatan sudah dalam tahap pembahasan di DPRD Jawa Tengah. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno. Ia menyebutkan, kajian pemerintah provinsi menyatakan bahwa persyaratan awal pembentukan daerah baru sudah terpenuhi, sehingga tahap selanjutnya memperoleh persetujuan DPRD Jateng. “Persyaratan […]

  • ikan beku

    5 Tips Memasak Ikan Beku dengan Tepat Agar Tidak Hancur

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Memasak ikan beku adalah pilihan praktis bagi banyak orang yang ingin menyajikan hidangan laut tanpa harus khawatir ikan cepat rusak. Namun, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan saat mengolah ikan beku yang bisa merusak tekstur dan cita rasa hidangan. Meskipun tampak sederhana, kesalahan-kesalahan ini bisa membuat ikan kehilangan kelembutannya, bahkan menjadi kering dan […]

  • Pemkot Semarang Terus Tingkatkan Paparan Informasi Lapor Semar ke Masyarakat

    Pemkot Semarang Terus Tingkatkan Paparan Informasi Lapor Semar ke Masyarakat

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemkot Semarang menilai partisipasi warga dibutuhkan dalam pembangunan daerah. Terkait hal ini, pihaknya terus meningkatkan paparan informasi mengenai layanan pengaduan publik ke wilayah yang angka aduannya masih rendah. Salah satu wilayah tersebut adalah Kelurahan Bangetayu, Genuk. Pada sosialisasi layanan Lapor Semar Solusi AWP, Sabtu (9/5/2026), masyarakat diperkenalkan pada fungsi dan mekanisme layanan […]

  • jateng

    Angka Backlog Rumah di Jateng Masih Tinggi, Pemprov Dukung Program 3 Juta Rumah dari Pusat

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 408
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Angka kebutuhan (backlog) rumah di Jawa Tengah dinilai masih tinggi. Pada akhir tahun 2024, diketahui backlog kepemilikan masih mencapai 310.855 unit, sedangkan backlog kelayakan (rumah tidak layak huni) mencapai 1.132.968 unit. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan bahwa selama tahun 2025 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) berupaya mengurangi […]

  • Heboh Jual-Beli Beras Program Bantuan Pangan Secara Daring, DKPP Klaten Bakal Telusuri

    Heboh Jual-Beli Beras Program Bantuan Pangan Secara Daring, DKPP Klaten Bakal Telusuri

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Heboh informasi mengenai beras program bantuan pangan 2026 diperjualbelikan di media sosial (medsos). Salah satu unggahan menyebutkan bahwa beras kualitas medium ukuran 10 kilogram itu dijual seharga Rp90 ribu. Selain itu, pemilik akun juga mencantumkan nama wilayah, yakni Kecamatan Bayat, beserta nomor telepon yang bisa dihubungi. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan […]

expand_less