Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tanah Longsor di Cilacap Jadi Perhatian Nasional, 6 Ditemukan Tewas

Tanah Longsor di Cilacap Jadi Perhatian Nasional, 6 Ditemukan Tewas

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
  • visibility 165

Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menjadi perhatian nasional. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (13/11/2025) itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia tertimbun longsoran.

Atas hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto turut memberikan atensi terhadap bencana yang terjadi. Pihaknya menginstruksikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turun tangan membantu penanganan darurat bencana tanah longsor di Cilacap.

“Presiden Prabowo Subianto menyampaikan turut berduka dan memberi perhatian yang besar pada bencana ini,” kata Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Budi Irawan, Jumat (14/11/2025), dikutip Kompas.

“Beliau memerintahkan BNPB untuk bergerak ke lapangan dan membantu menyelesaikan penanganan longsor di Majenang hingga masa tanggap darurat selesai,” lanjut dia.

Lebih lanjut, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi untuk menerjunkan tim penyelamat ke lokasi guna membantu penanganan bencana alam tersebut.

Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan penelusuran terhadap korban yang dinyatakan masih hilang. Pencarian korban hilang dilakukan dengan membagi dua sektor, yakni A dan B, kemudian dua sektor tersebutdibagi lagi menjadi lima wilayah pencarian atau worksite.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi serta Basarnas terkait kebutuhan mendesak dalam operasi pencarian dan pertolongan di masa golden time ini,” tegasnya.

Sebanyak 512 personel petugas gabungan sudah dikerahkan melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Tagana dan berbagai organisasi relawan lainnya. Selain itu, sejumlah alat berat serta anjing pelacak (K9) juga telah diterjunkan untuk mempersingkat waktu penemuan korban.

Hingga Sabtu (15/11/2025) pagi, dilaporkan korban meninggal dunia sebanyak enam orang, dan korban hilang sebanyak 17 orang. Sementara itu, terdapat 23 orang lainnya yang selamat akibat bencana tanah longsor tersebut

Budi juga memastikan kebutuhan darurat warga yang terdampak longsor juga terpenuhi melalui dapur umum dan pos kesehatan.

“Kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi melalui dapur umum dan pos kesehatan yang telah beroperasi melayani warga dan petugas SAR,” jelasnya, dilansir dari Antara. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • kabut

    Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Supadio Pontianak, Sejumlah Pesawat Delay

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Kalimantan Barat. Kondisi tersebut berdampak pada operasional Bandara Internasional Supadio Pontianak pada Senin (31/8/2026), setelah jarak pandang di sekitar bandara mengalami penurunan. PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio mengonfirmasi sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan akibat kondisi visibility yang […]

  • Ribuan Hektare Sawah di Jepara Gagal Panen, Kerugian Belum Bisa Diklaim Asuransi Pertanian

    Ribuan Hektare Sawah di Jepara Gagal Panen, Kerugian Belum Bisa Diklaim Asuransi Pertanian

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jepara, Kabarjatengterkini.com – Ribuan hektare sawah di Jepara gagal panen hingga terancam kerugian hingga Rp25,2 miliar karena bencana banjir yang melanda sejak pertengahan Januari 2026. Mirisnya, kerugian tersebut belum bisa diklaim lewat asuransi pertanian. Menurut data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara per 21 Januari, total lahan sawah terdampak banjir capai 3.921 hektare. […]

  • Salah satu stand di Rembang Wellnes Festival / rembangkab

    Bupati Harno Apresiasi Penyelenggaraan Rembang Wellness Festival

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bupati Rembang, Harno mengapresiasi penyelenggaraan Rembang Wellness Festival yang digelar untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 serta Hari Bakti Dokter Nasional ke-75. Festival tersebut digelar di Alun-alun Rembang hingga ke komplek museum RA Kartini pada Minggu (16/11/2025) pagi. Berbagai kegiatan yang dihadirkan berhasil membuat antusias masyarakat Kota Garam. Diantaranya ada senam […]

  • Delapan Pompa Dikerahkan untuk Tangani Genangan Air Akibat Banjir Semarang

    Delapan Pompa Dikerahkan untuk Tangani Genangan Air Akibat Banjir Semarang

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 179
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Delapan pompa dikerahkan di sejumlah titik imbas banjir di sejumlah wilayah Kota Semarang. Jumlah tersebut bertambah dua pompa dari Balai PSDA Tegal dan Kudus, setelah sebelumnya sudah dikerahkan enam pompa. Dengan penambahan ini, pompa diperkirakan bisa menyedot air hingga 1.900 liter per second (LPS) dan akan diaktifkan selama 24 jam. Pengoperasian […]

  • 150 Lokasi di Jateng Bakal Jadi Pilot Project “Kecamatan Berdaya”

    150 Lokasi di Jateng Bakal Jadi Pilot Project “Kecamatan Berdaya”

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 164
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 150 lokasi di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah telah disiapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) program “Kecamatan Berdaya”. Peluncuran pilot project ini akan dilakukan serentak pada 30 Oktober 2025. “Nanti akan dilakukan launching (peluncuran) untuk seluruh kecamatan berdaya. Rencananya, akan dipusatkan di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, kemudian di masing-masing […]

  • Ribuan Nelayan Sungai Silugonggo Siap Melaut Usai Harga Solar Nonsubsidi Turun

    Ribuan Nelayan Sungai Silugonggo Siap Melaut Usai Harga Solar Nonsubsidi Turun

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Ribuan nelayan di Sungai Silugonggo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, siap beraktivitas usai harga solar nonsubsidi turun jadi Rp15 ribu per liter. Pasalnya, harga solar nonsubsidi sebelumnya menyentuh Rp30 ribu dan dinilai memberatkan nelayan. Sebelumnya, banyak nelayan di Pati memutuskan tidak melaut lantaran harga BBM dinilai tidak menutup biaya operasional. Aksi mogok melaut […]

expand_less