Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » 5 Jenis Attachment Style dan Dampaknya pada Hubungan

5 Jenis Attachment Style dan Dampaknya pada Hubungan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
  • visibility 581

Kabarjatengterkini.com– Attachment style atau gaya keterikatan adalah pola perilaku dan cara seseorang berinteraksi dalam hubungan emosional, terutama dalam konteks hubungan romantis dan persahabatan. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh psikolog John Bowlby dan dikembangkan oleh Mary Ainsworth. Memahami attachment style sangat penting karena dapat memengaruhi cara kita membangun dan mempertahankan hubungan dengan orang lain. Artikel ini akan mengulas 5 jenis attachment style utama serta dampaknya pada hubungan.

Apa itu Attachment Style?

Attachment style terbentuk sejak masa kanak-kanak berdasarkan interaksi dengan pengasuh utama, seperti orang tua atau wali. Pola ini kemudian terbawa hingga dewasa dan memengaruhi cara seseorang menjalin hubungan interpersonal. Attachment style berperan dalam menentukan bagaimana seseorang merasakan keamanan, kepercayaan, dan cara menghadapi konflik dalam hubungan.

5 Jenis Attachment Style

  1. Secure Attachment (Keterikatan Aman)
    Orang dengan gaya keterikatan ini merasa nyaman dengan kedekatan dan keintiman. Mereka mudah mempercayai pasangan dan mampu mengekspresikan kebutuhan serta emosi secara sehat. Mereka juga mampu mandiri tanpa merasa takut ditinggalkan. Individu dengan secure attachment biasanya memiliki hubungan yang stabil, harmonis, dan penuh pengertian.
  2. Anxious-Preoccupied Attachment (Keterikatan Cemas-Tergantung)
    Orang dengan gaya ini cenderung merasa khawatir akan ditinggalkan dan sering membutuhkan kepastian dari pasangan. Mereka bisa menjadi sangat bergantung secara emosional dan mudah merasa cemas jika pasangannya tidak segera membalas pesan atau tidak menunjukkan perhatian. Dampaknya, hubungan bisa terasa penuh ketegangan dan tidak stabil karena rasa takut kehilangan terus menghantui.
  3. Dismissive-Avoidant Attachment (Keterikatan Menghindar)
    Individu dengan gaya ini cenderung menghindari kedekatan emosional dan lebih mandiri secara berlebihan. Mereka mungkin merasa tidak nyaman dengan keintiman dan sulit membuka diri. Dalam hubungan, mereka sering terlihat dingin atau acuh tak acuh, yang dapat menyebabkan jarak emosional dengan pasangan.
  4. Fearful-Avoidant Attachment (Keterikatan Takut-Menghindar)
    Gaya ini merupakan kombinasi antara keinginan untuk dekat dengan orang lain dan ketakutan akan penolakan atau rasa sakit. Individu dengan fearful-avoidant attachment sering bingung antara mendekat dan menjauh. Mereka bisa menunjukkan perilaku kontradiktif, seperti sangat ingin dicintai tetapi sulit mempercayai pasangan, sehingga hubungan mereka sering penuh drama dan ketidakpastian.
  5. Disorganized Attachment (Keterikatan Tidak Teratur)
    Attachment style ini biasanya muncul akibat pengalaman traumatis atau pengabaian di masa kecil. Orang dengan gaya ini cenderung memiliki pola perilaku yang tidak konsisten dalam hubungan, kadang sangat ingin dekat tapi juga takut dan bingung dengan emosi sendiri. Mereka berisiko mengalami masalah besar dalam membangun kepercayaan dan stabilitas hubungan.

Dampak Attachment Style pada Hubungan

  1. Kualitas Komunikasi
    Attachment style memengaruhi cara seseorang berkomunikasi. Misalnya, mereka yang memiliki secure attachment lebih terbuka dan jujur dalam menyampaikan perasaan, sementara yang anxious atau avoidant cenderung sulit mengungkapkan kebutuhan secara jelas sehingga menimbulkan kesalahpahaman.
  2. Kepercayaan dan Rasa Aman
    Orang dengan secure attachment merasa nyaman dan percaya dengan pasangannya, sehingga lebih mudah membangun hubungan yang sehat. Sebaliknya, mereka yang memiliki anxious atau fearful attachment cenderung merasa tidak aman, yang dapat menimbulkan konflik dan rasa curiga berlebihan.
  3. Penanganan Konflik
    Attachment style juga menentukan cara seseorang menghadapi konflik. Individu dengan secure attachment cenderung menyelesaikan masalah dengan diskusi terbuka, sedangkan avoidant mungkin menghindar dan anxious bisa menjadi terlalu emosional atau menuntut perhatian berlebihan.
  4. Kemandirian dan Ketergantungan
    Attachment style yang sehat (secure) memungkinkan seseorang untuk mandiri sekaligus dekat dengan pasangan. Namun, gaya anxious membuat seseorang terlalu bergantung, dan avoidant justru terlalu menutup diri sehingga hubungan bisa menjadi tidak seimbang.
  5. Kemungkinan Bertahan dalam Hubungan
    Pasangan dengan attachment style yang saling kompatibel, terutama yang secure, biasanya memiliki peluang lebih besar untuk bertahan lama. Sebaliknya, perbedaan gaya attachment yang ekstrem bisa menimbulkan gesekan terus-menerus dan meningkatkan risiko putus.

Cara Mengelola Attachment Style untuk Hubungan yang Sehat

Meskipun gaya keterikatan terbentuk sejak masa kanak-kanak, pola ini bukanlah sesuatu yang tetap dan tidak bisa berubah. Berikut beberapa cara untuk mengelola attachment style:

  • Kesadaran Diri
    Mengetahui dan memahami gaya attachment diri sendiri adalah langkah pertama. Dengan kesadaran ini, seseorang bisa lebih bijak dalam menghadapi dinamika hubungan.
  • Terapi dan Konseling
    Terapi psikologis seperti terapi kognitif atau terapi pasangan dapat membantu mengatasi pola keterikatan yang tidak sehat.
  • Komunikasi Terbuka
    Berlatih komunikasi yang jujur dan terbuka dengan pasangan sangat penting untuk memperkuat hubungan dan mengurangi kecemasan.
  • Membangun Kepercayaan
    Melakukan hal-hal kecil yang konsisten dapat membantu membangun rasa aman dan kepercayaan dalam hubungan.
  • Memberi Ruang dan Mandiri
    Menyeimbangkan kebutuhan akan kedekatan dengan ruang pribadi membantu menjaga hubungan tetap sehat.

Attachment style memainkan peran penting dalam dinamika hubungan interpersonal, terutama hubungan romantis. Memahami lima jenis attachment style—secure, anxious-preoccupied, dismissive-avoidant, fearful-avoidant, dan disorganized—memberikan wawasan yang berharga untuk membangun hubungan yang lebih sehat dan harmonis.

Dengan mengenali dan mengelola gaya keterikatan, seseorang dapat meningkatkan kualitas komunikasi, membangun kepercayaan, dan menghadapi konflik dengan cara yang konstruktif. Pada akhirnya, pemahaman tentang attachment style dapat membantu menciptakan hubungan yang penuh cinta, pengertian, dan stabilitas.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debit Air Waduk Seloromo Menyusut Signifikan, Operator Setop Irigasi ke Sawah

    Debit Air Waduk Seloromo Menyusut Signifikan, Operator Setop Irigasi ke Sawah

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Waduk Seloromo di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, terancam kekeringan. Pasalnya, penyusutan debit air jumlahnya cukup signifikan hingga melebihi batas minimal yang ditentukan. Volume air di Waduk Seloromo saat ini hanya tinggal 200 ribu meter kubik dari kapasitas 9 juta meter kubik. Kondisi ini mendorong pihak operator menyetop saluran irigasi ke ribuan sawah […]

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin

    Wagub Jateng Bantah Isu Penonaktifan Guru Honorer di Tahun 2027

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merespon isu tentang penonaktifan guru honorer pada tahun 2027. Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin menyebutkan bahwa isu tersebut tidak benar. Pihaknya memang perlu memeriksa kondisi keuangan pemerintah daerah, namun dipastikan tak akan ada penonaktifan guru honorer. “Tetapi Jawa Tengah insyaallah tidak ada pemberhentian guru-guru […]

  • Presiden RI Prabowo Subianto

    Presiden Prabowo Bicara Tentang Konflik Geopolitik, Klaim Indonesia Aman Jika PD III Pecah

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Presiden RI Prabowo Subianto bicara tentang konflik geopolitik yang semakin memanas, khususnya di area Timur Tengah, buntut eskalasi serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Lebanon dan Iran, hingga ancaman Perang Dunia (PD) ke-III. Meski demikian, Presiden RI meyakini yakin Indonesia tetap aman jika Perang Dunia ke-III pecah. Hal ini disampaikan oleh pimpinan tertinggi Indonesia […]

  • Foto : Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Keterbatasan Anggaran, Dishub Rembang Andalkan Aduan Masyarakat untuk Perbaikan PJU

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tahun 2025 hanya mengandalkan aduan dari masyarakat terkait pemantauan terhadap perbaikan penerangan jalan umum (PJU) yang mati. Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo menyampaikan bahwa hal tersebut dilakukan lantaran keterbatasan anggaran. Dengan demikian, pihaknya berkomitmen tetap mengoptimalkan perbaikan PJU tersebut melalui aduan masyarakat. Pihaknya mengungkapkan […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Candi Tahun 2026”/semarangkota

    Walkot Agustina Apresiasi Seluruh Pihak yang Turut Kawal Kondusivitas Semarang

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah turut mengawal kondusivitas Semarang. Mulai dari jajaran Polrestabes Semarang, Kodim 0733, hingga seluruh unsur Forkopimda. Menurutnya, dengan kesolidan ini, stabilitas Kota Semarang sepanjang perayaan Lebaran juga bisa terwujud. “Dengan pengamanan yang solid ini, kami optimis stabilitas Kota Semarang tetap terjaga […]

  • tni

    Anggota TNI Ditusuk 13 Kali di Depan Tempat Hiburan Malam di Jakarta Selatan, Pelaku RR Ditangkap

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seorang anggota TNI aktif berinisial RU menjadi korban penusukan brutal di depan salah satu tempat hiburan malam di kawasan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Insiden ini terjadi pada Minggu (27/7/2025) dini hari dan menggemparkan publik, terutama karena korban mengalami luka tusuk sebanyak 13 kali. Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP […]

expand_less