Pemkot Integrasikan Sistem Ekonomi Lokal dengan Koperasi Lewat “Waras Ekonomi”
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 12

Foto: agenda Gerakan Literasi Perkoperasian bertajuk ‘Arah Baru Generasi Muda Peduli Koperasi’ di Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) Senin (18/5/2026) (Sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal mengintegrasikan sistem ekonomi lokal dan UMKM melalui wadah koperasi. Upaya ini menjadi salah satu bagian program strategis ‘Waras Ekonomi’ yang sedang dimatangkan oleh Pemkot.
“Kami sedang menyiapkan program Waras Ekonomi yang menghadirkan integrasi untuk penyesuaian sistem ekonomi lokal,” kata Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Senin (18/5/2026).
Ia menyebutkan, setiap desa maupun kelurahan di wilayahnya memiliki potensi ekonomi masing-masing, dan perlu terus dikembangkan. Maka dari itu, pihaknya mengajak seluruh pihak, termasuk insan akademik, untuk berkolaborasi dalam mengenalkan potensi-potensi tersebut.
“Setiap kampung memiliki kekuatannya sendiri, setiap warga memiliki pengetahuan hidup yang berharga,” kata Agustina saat memberikan sambutan.
“Tugas intelektual para mahasiswa adalah mengenali kekuatan itu menjadi gagasan yang terukur, membersamai masyarakat mengembangkannya menjadi manfaat bersama,” lanjut dia.
Salah satunya, melalui literasi pengkoperasian dari kampus ke masyarakat. Pihaknya turut menjelaskan peran koperasi sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Program strategis Pemkot Semarang ini selaras dengan program strategis dari pusat terkait pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Melalui KDMP dan Waras Ekonomi, diharapkan pengembangan ekonomi desa yang adil dan berkelanjutan. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

