Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » DLH Rembang Imbau Masyarakat untuk Pilah Sampah di Tingkat Rumah

DLH Rembang Imbau Masyarakat untuk Pilah Sampah di Tingkat Rumah

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
  • visibility 71

Rembang, Kabarjatengterkini.com Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah di tingkat rumah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala DLH Kabupaten Rembang, Ika Himawan Affandi. Ia menjelaskan bahwasannya sampah dari tingkat rumah tidak keseluruhan harus dibuang di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Yang paling bagus yang sebenarnya pilah sampah dari rumah. Jadi sampah tidak semua dibuang di TPA, TPS, jadi ya dipilah dulu,” kata Ika.

Menurutnya, sampah organik perlu untuk dijadikan pupuk kompos. Selain itu, sampah yang punya nilai ekonomis perlu untuk dipilih dan dijual. Hal itu, lanjut dia, akan mengurangi timbunan sampah di TPA.

“Sampah yang masih punya nilai kita gunakan kembali, yang masih punya ekonomis bisa dijual ke pemulung. Jadi ini nanti akan mengurangi timbunan sampah di TPA. Jadi beban di TPA tidak terlalu berat,” jelas dia.

Apalagi untuk saat ini, dia mengungkapkan, TPA Landoh didominasi oleh sampah organik dari rumah tangga.

Dia menyebut TPA Landoh juga menampung 80 ton sampah per hari. Jumlah itu bisa mengalami penambahan apabila DLH Rembang sudah melakukan pelayanan penjemputan sampah di seluruh desa.

“Rata-rata 80 ton sampah per hari. Itu baru separuh yang kita layani. Jenisnya macam-macam, komposisinya paling banyak organik sampah-sampah rumah tangga,” ungkap dia.

Terkait lonjakan volume sampah, dia menyampaikan, terjadi pada momen tertentu seperti saat lebaran dan pergantian tahun tiba.

“Biasanya mengalami peningkatan di lebaran dan tahun baru,” pungkas Ika.

Kemudian dalam mengurangi volume sampah, DLH Rembang segera membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Refuse Derived Fuel (TPST RDF) di tahun 2026 mendatang dengan kapasitas 100 ton per hari. Itu merupakan program bantuan dari pemerintah pusat. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji
  • Editor: Agriantika Fallent

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pompa Air Tenaga Surya Disebut Jadi Solusi Persoalan Rob di Sayung Demak

    Pompa Air Tenaga Surya Disebut Jadi Solusi Persoalan Rob di Sayung Demak

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Pompa Air Tenaga Surya (PATS) yang baru saja diresmikan di Sayung, Demak, disebut bakal jadi solusi persoalan rob di wilayah tersebut. Kehadiran PATS tersebut disebut merupakan solusi atas kendala biaya BBM yang membebani daerah untuk penanganan rob. Pembangunan ini menggunakan dana dari APBD dan corporate social responsibility (CSR) pihak swasta, serta gotong-royong […]

  • Mantan Pemain Sepak Bola Kang Ji-yong Meninggal Dunia

    Mantan Pemain Sepak Bola Kang Ji-yong Meninggal Dunia

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Suryamedia.id – Mantan pemain sepak bola profesional Kang Ji-yong meninggal dunia di usia 37 tahun. Berita duka ini turut dibagikan oleh mantan pemain sepak bola lainnya, Koo Bon-sang melalui unggahan media sosial. Menurut unggahan tersebut, Kang Ji-yong meninggal dunia pada Selasa, 22 April 2025. Sementara itu, jadwal pemakaman diadakan pada hari Jumat, 25 April 2025 di […]

  • lingkungan

    Sempat Dilanda Cuaca Ekstrem, Agustina Imbau Warga Terapkan Kesadaran Lingkungan

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meminta seluruh masyarakat di wilayahnya untuk selalu menerapkan kesadaran lingkungan. Salah satunya, dengan tidak membuang sampah di saluran air. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, baru-baru ini. Ia mengatakan, langkah sederhana, seperti memastikan selokan dan gorong-gorong bebas dari sumbatan sampah, bisa menjadi awal penerapan kesadaran lingkungan. […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Gubernur Jateng Berpesan Jaga Persatuan di Tengah Pluralisme

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berpesan kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Hal tersebut disampaikan bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 RI pada 17 Agustus 2025 kemarin. “Nyawanya Jawa Tengah adalah persatuan dan kesatuan, di dalamnya ada gotong-royong dan tepa selira. Karena itu, meskipun berbeda-beda, kita tidak […]

  • Normalisasi Sungai Silugonggo Hingga Penghijauan Pegunungan Kendeng untuk Mitigasi Banjir

    Normalisasi Sungai Silugonggo Hingga Penghijauan Pegunungan Kendeng untuk Mitigasi Banjir

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Persoalan sampah yang menumpuk hingga tanaman enceng gondok disebut jadi penyebab aliran air di sungai tersumbat. Faktor tersebut juga bisa memperparah terjadinya banjir di Kabupaten Pati jika curah hujan tinggi. Menanggapi hal ini, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra telah menyampaikan ke BBWS dan Kementerian PUPR terkait rencana normalisasi Sungai Silugonggo hingga […]

  • Modifikasi Cuaca Mulai Dilakukan di Perairan Utara Jawa Tengah

    Modifikasi Cuaca Mulai Dilakukan di Perairan Utara Jawa Tengah

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Modifikasi cuaca mulai dilakukan di wilayah perairan utara Jawa Tengah. Prosesnya juga dilakukan dengan melakukan penyemaian awan dengan menggunakan bahan Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 1.000 kilogram. Operasi modifikasi cuaca ini bertujuan untuk mendistribusikan curah hujan agar mengurangi potensi hujan ekstrem di wilayah daratan Jawa Tengah. Prosesnya akan terus dilakukan dan rencananya sampai 29 […]

expand_less