Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Macan Tutul Ditemukan di Bandung, Langsung Dikirim ke Cikananga untuk Rehabilitasi

Macan Tutul Ditemukan di Bandung, Langsung Dikirim ke Cikananga untuk Rehabilitasi

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
  • visibility 172

Kabarjatengterkini.com- Macan tutul yang ditemukan di area Hotel Anugerah, Bandung, kini telah tiba di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga, Sukabumi, setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dan penuh perawatan.

Keputusan ini diambil setelah kondisi satwa tersebut dinyatakan membaik usai proses pembiusan yang dilakukan oleh pihak berwenang.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Agus Arianto, mengonfirmasi bahwa macan tutul tersebut dibawa langsung ke Cikananga pada Selasa, 7 Oktober 2025, setelah keberangkatan dari Hotel Anugerah pada pukul 21.00 WIB, Senin (6/10).

“Pagi ini baru kita titip rawatkan, baru sampai ke lokasinya di Sukabumi,” ujar Agus dalam wawancara dengan kumparan.

Perjalanan yang Hati-hati

Proses evakuasi macan tutul ini dilakukan secara hati-hati dan terencana. Agus menjelaskan bahwa pihaknya memutuskan untuk memastikan kondisi satwa tersebut benar-benar stabil sebelum dilakukan perjalanan lebih lanjut. “Kita biarkan dulu sampai kondisinya fit, baru kita lanjutkan untuk evakuasi. Kita titip rawatkan ke Cikananga,” tambahnya.

Selama perjalanan, tim BBKSDA melakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan kesehatan macan tutul tersebut.

Agus menyebutkan bahwa perjalanan menuju Cikananga memakan waktu sekitar 5 hingga 6 jam. “Pokoknya kita juga pelan-pelan bawanya, karena kita kan sebentar-sebentar harus cek, gitu ya, istirahat, cek kondisinya, jalan lagi,” ungkapnya.

Rencana Awal dan Perubahan Lokasi Penampungan

Sebelumnya, macan tutul ini direncanakan akan dibawa terlebih dahulu ke Lembaga Konservasi Lembang Park & Zoo untuk menjalani rehabilitasi sementara sebelum akhirnya dipindahkan ke Cikananga.

“Rencananya memang akan dibawa ke Lembang Park & Zoo untuk rehabilitasi, kemudian akan lanjut ke Cikananga untuk rehabilitasi khusus,” kata Humas BBKSDA, Ery Mildranaya, pada Senin (6/10) lalu.

Namun, setelah evaluasi lebih lanjut, pihak BBKSDA memutuskan untuk langsung membawa macan tutul tersebut ke Cikananga. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan spesifik satwa liar tersebut, yang memerlukan rehabilitasi lebih intensif.

Observasi dan Penanganan Stres Satwa

Macan tutul yang ditemukan di kawasan hotel tersebut, diperkirakan mengalami stres akibat penangkaran dan interaksi manusia yang intens.

Ery Mildranaya menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan observasi lebih lanjut sebelum memulai proses rehabilitasi yang lebih mendalam. “Kami akan lakukan observasi terlebih dahulu karena bagaimanapun ini satwa liar, dia pun akan mengalami stres sama seperti kita,” jelas Ery.

Proses observasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa macan tutul tersebut tidak mengalami trauma lebih lanjut yang dapat mempengaruhi kesehatannya. “Jadi akan diobservasi terlebih dahulu, setelah diobservasi direncanakan sesuai arahan pimpinan, kita akan lakukan rehabilitasi sementara di Cikananga,” lanjutnya.

Penyelamatan Satwa Liar dan Konservasi

Kasus penemuan macan tutul ini merupakan pengingat penting tentang pentingnya upaya penyelamatan satwa liar yang terdampak oleh kegiatan manusia, baik itu melalui perburuan, kerusakan habitat, atau bahkan kebingungan satwa liar yang masuk ke area permukiman atau tempat wisata. Sebagai spesies yang dilindungi, macan tutul harus mendapatkan perlindungan maksimal dan penanganan yang tepat agar bisa bertahan hidup di alam liar.

BBKSDA dan lembaga konservasi lainnya berperan penting dalam memastikan satwa liar ini mendapatkan rehabilitasi yang sesuai dengan kebutuhannya, agar nantinya dapat dikembalikan ke habitat alaminya setelah dinyatakan sehat dan mampu bertahan hidup secara mandiri.

Peran Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga

Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga yang terletak di Sukabumi memiliki peran yang sangat penting dalam rehabilitasi satwa liar yang terluka atau terperangkap di lingkungan manusia.

Pusat ini dikenal memiliki fasilitas yang memadai untuk merawat berbagai satwa liar yang terancam punah atau yang terganggu kesehatannya akibat stres atau trauma.

Cikananga juga berfungsi sebagai pusat pendidikan dan informasi mengenai pentingnya konservasi satwa liar. Selain menangani kasus-kasus seperti macan tutul ini, Cikananga aktif dalam kampanye penyelamatan satwa serta menjaga keseimbangan ekosistem.

Perjalanan macan tutul dari Hotel Anugerah Bandung ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga Sukabumi menunjukkan komitmen kuat dari pihak BBKSDA dan lembaga konservasi lainnya dalam menjaga kelangsungan hidup satwa liar.

Penanganan yang hati-hati dan profesional terhadap satwa ini menjadi bukti bahwa pentingnya kesadaran akan konservasi dan perlindungan satwa liar harus terus didorong di berbagai lapisan masyarakat.

Dengan rehabilitasi yang tepat, diharapkan macan tutul tersebut dapat kembali ke alam bebas, hidup di habitatnya yang alami tanpa gangguan manusia. Semoga kejadian ini juga menjadi langkah positif dalam melibatkan masyarakat lebih luas dalam upaya penyelamatan satwa liar Indonesia.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Brebes Ganti Untung Warga Terdampak Normalisasi Sungai Babakan

    Pemkab Brebes Ganti Untung Warga Terdampak Normalisasi Sungai Babakan

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Puluhan warga di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes menerima ganti untung dampak pembangunan Sungai Babakan. Adapun pembangunan sungai tersebut merupakan program Pemkab Brebes dalam penanganan banjir. Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma mengatakan, pemberian ganti rugi kepada masyarakat menunjukkan itikad baik pemerintah untuk menghormati hak-hak masyarakat Brebes. Terlebih, program penanganan banjir merupakan upaya untuk […]

  • Pemprov Jateng Tekankan Sektor Peternakan Punya Prospek Ekonomi Menjanjikan

    Pemprov Jateng Tekankan Sektor Peternakan Punya Prospek Ekonomi Menjanjikan

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 168
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinisi Jawa Tengah tekankan sektor peternakan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Terlebih, saat ini, pihaknya semakin gencar agar Jawa Tengah menjadi daerah penopang pangan nasional. Swasembada pangan dicapai tidak hanya berfokus pada produksi pertanian saja. Ketersediaan pangan berupa protein hewani juga dianggap penting agar masyarakat bisa mengonsumsi makanan dan minuman bergizi […]

  • pati

    Davin Febriansyah, Pria yang Bawa Kabur Pengantin di Pati Sepakat Ganti Rugi Rp70 Juta

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Pernikahan yang seharusnya menjadi hari paling bahagia dan sakral di Desa Tajungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, mendadak berubah menjadi kegaduhan yang menggemparkan warga. Calon pengantin wanita, Nayla Anik Setiyawati (19), nekat kabur bersama kekasih gelapnya, Davin Febriansyah (18), hanya beberapa jam sebelum prosesi akad nikah dimulai. Kasus pengantin wanita kabur di Pati ini pun […]

  • Pelaku UMKM Kini Bisa Ajukan KUR Tanpa Agunan, Maksimal 100 Juta

    Pelaku UMKM Kini Bisa Ajukan KUR Tanpa Agunan, Maksimal 100 Juta

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Tengah bisa mengajukan kredit usaha rakyat (KUR) dengan plafon hingga Rp100 juta tanpa agunan. Program ini diharapkan bisa memberikan kemudahan pengusaha lokal dalam menambah modal. “Saya ingin tegaskan, pinjaman dari satu juta (rupiah) hingga seratus juta (rupah), tidak boleh diminta agunan,” kata Menteri Usaha Mikro, […]

  • Ratusan Jemaah Haji Jawa Tengah Kloter 1 Berangkat ke Tanah Suci Lewat Embarkasi Solo

    Ratusan Jemaah Haji Jawa Tengah Kloter 1 Berangkat ke Tanah Suci Lewat Embarkasi Solo

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 360 jemaah haji asal Jawa Tengah dilepas ke Tanah Suci dari Embarkasi Solo, pada Rabu (22/4/2026) pukul 01.05 WIB. Pemberangkatan dilakukan mulai dari kloter pertama asal Kabupaten Tegal. Menurut data Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jateng, kuota jemaah haji Jawa Tengah 2026 mencapai 34.122 orang. Rinciannya, 32.138 jemaah urut porsi, 1.706 […]

  • 3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan

    3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tiga remaja perempuan tewas usai tertabrak Kereta Api (KA) Argo Merbabu yang melintas di jalur hilir antara Stasiun Batang-Stasiun Pekalongan, tepat Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (21/2/2026) pagi. Ketiga korban masing-masing berinisial AFJ (15), IS (15), dan AP (16) merupakan warga Kedungmiri Barat, Kelurahan Kasepuhan. Saat kejadian, mereka disebut sedang berjalan […]

expand_less