BRIN Kenalkan Smart Microgrid untuk Kawasan Wisata Karimunjawa, Bisa Pasok Listrik dan Air Bersih
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Jum, 6 Mar 2026
- visibility 65

Foto: Karimunjawa (Sumber: istock)
Kabarjatengterkini.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kenalkan teknologi smart microgrid untuk penyediaan listrik dan air bersih di Karimunjawa, Jepara. Hal ini ditujukan untuk penguatan potensi pariwisata di pulau tersebut.
“Karimunjawa ini daerah yang sangat bagus, bahkan tadi Pak Gubernur menyebutnya sebagai Maldives-nya Indonesia. Tapi potensi itu belum terekspos dengan baik, karena masih membutuhkan dukungan layanan dasar, seperti listrik yang andal dan air bersih,” kata Anggota Dewan Pengarah BRIN, Tri Mumpuni.
Sistem smart microgrid solution ini nantinya akan mengandalkan tenaga surya melalui panel surya (photovoltaic/PV), serta terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas sekitar 5 megawatt (MW).
Teknologi ini ditawarkan melalui skema hibah dari perusahaan energi asal Nanjing, China. Sistem smart microgrid solution ini dinilai mampu mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga diesel, sekaligus mengurangi emisi karbion.
Lebih lanjut, Tri mengatakan bahwa ketersediaan pasokan listrik dan air bersih menjadi kebutuhan dasar untuk kenyamanan wisatawan domestik maupun mancanegara. Tidak hanya mendukung sektor pariwisata, harapannya penerapan teknologi ini juga bisa memberi dampak ekonomi bagi daerah.
“Orang datang jauh-jauh dari mancanegara untuk menikmati keindahan alam Karimunjawa. Tapi kalau kebutuhan dasar seperti listrik dan air bersih tidak terpenuhi, misalnya mati lampu, tentu mereka merasa tidak nyaman,” ujarnya.
“Kalau pasokan energi terjamin dan air bersih tersedia, kebutuhan dasar manusia terpenuhi dengan baik, maka Karimunjawa bisa benar-benar berkembang sebagai destinasi wisata yang terkenal, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat internasional,” ujarnya.
Selain mendukung kenyamanan wisatawan di Karimunjawa, smart microgrid juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat, mulai dari penyediaan air bersih melalui teknologi filtrasi atau desalinasi, cold storage bagi nelayan, hingga pengembangan green tourism di kawasan Karimunjawa. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

