Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cicilan Kopdes Merah Putih Capai Rp40 T per Tahun, Ditanggung Dana Desa

Cicilan Kopdes Merah Putih Capai Rp40 T per Tahun, Ditanggung Dana Desa

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
  • visibility 54

Kabarjatengterkini.com – Cicilan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih bakal dibebankan dalam dana transfer ke daerah melalui dana desa. Adapun jumlah cicilan pembangunan Kopdes/kel Merah Putih diketahui mencapai Rp40 triliun per tahun.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Ia turut menyebutkan, skema cicilan direncanakan berlangsung selama enam tahun ke depan.

“Saya bayar ke koperasi (merah putih) hanya cicilan Rp40 triliun setiap tahun sampai enam tahun ke depan gitu,” ujar Purbaya baru-baru ini, dikutip CNN Indonesia.

Aturan ini sebelumnya telah dibahas dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 15/2026 yang diundangkan pada 1 April 2026. Dalam beleid tersebut, dana desa dialokasikan untuk pemenuhan kewajiban atas pembangunan fisik gerai, gudang, maupun kelengkapan lainnya.

“Perlu diatur tata kelola dalam penyaluran dana alokasi umum/dana bagi hasil atau dana desa untuk pembayaran seluruh kewajiban yang timbul atas pelaksanaan kegiatan percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tertulis dalam PMK No.15/2026.

Pasal 2 ayat (4) PMK 15/2026 juga menetapkan bahwa cicilan berupa angsuran pokok dan bunga/margin langsung dibayarkan oleh negara setiap bulan melalui pemotongan dana alokasi umum (DAU)/dana bagi hasil (DBH) untuk koperasi tingkat kelurahan, atau dibayar sekaligus per tahun berjalan menggunakan dana desa untuk koperasi tingkat desa.

Ini berbeda dengan aturan sebelumnya, yang hanya memposisikan DAU/DBH atau dana desa sebagai dana talangan (bailout) jika saldo koperasi tidak mencukupi untuk melunasi kewajiban.

Sementara itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih melakukan kajian untuk menentukan sumber gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Diketahui, jumlah manajer KDMP diperkirakan mencapai 30 ribu di seluruh Indonesia.

“(Sumber gaji) koperasi saya enggak tahu, nanti saya pastikan,” kata Purbaya lagi.

Sebelumnya, pemerintah telah membuka rekrutmen untuk 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih/KDMP. Pembukaan proses rekrutmen tersebut berlangsung sejak 15 April, kemudian ditutup pada 24 April 2026. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • pesantren

    Pesantren di Jawa Tengah Diharapkan Bisa Sediakan Layanan Kesehatan untuk Santri

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Pesantren di Jawa Tengah diharapkan bisa menyediakan layanan kesehatan untuk para santri. Layanan kesehatan tersebut bisa berupa klinik atau lainnya. Hal ini disampaikan oleh Taj Yasin, Wakil Gubernur Jawa Tengah meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo XVII, Cabang Kabupaten Tegal baru-baru ini. Menurutnya, layanan kesehatan di pesantren dibutuhkan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan […]

  • upacara

    Paskibraka Menangis Usai Bendera Terbalik Saat Upacara HUT ke-80 RI di Mamasa

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Mamasa, Kabarjatengterkini.com – Momen haru mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Minggu (17/8/2025). Sejumlah anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) terlihat menangis usai upacara selesai dilaksanakan. Tangis para anggota Paskibraka itu dipicu oleh insiden tak terduga yang terjadi saat upacara pengibaran bendera Merah Putih berlangsung. Bendera yang seharusnya […]

  • donasi

    Masyarakat Pati Bersatu Kumpulkan Donasi untuk Demo Tuntut Bupati Sudewo Jadi Tersangka

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Masyarakat Pati Bersatu menggalang dana untuk melakukan aksi demonstrasi di Jakarta, menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menetapkan Bupati Pati, Sudewo, sebagai tersangka dalam dugaan korupsi proyek pembangunan jalur kereta api di wilayah Pati. Aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap dugaan keterlibatan Bupati Sudewo dalam penyalahgunaan anggaran publik. Donasi Terkumpul […]

  • Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp80 Kilogram di Tingkat Konsumen Jawa Tengah

    Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp80 Kilogram di Tingkat Konsumen Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Harga cabai rawit merah di Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, berada di atas harga acuan pembelian (HAP). Diketahui, harga cabai rawit merah sudah mencapai Rp80 kilogram di tingkat rata-rata konsumen Jawa Tengah. Kenaikan harga komoditas cabai rawit merah di pasaran tersebut juga dipengaruhi adanya peningkatan permintaan di luar daerah. Bahkan, di Jakarta, […]

  • prabowo

    Gerilya Diplomasi Benua Biru: Usai Temui Putin, Presiden Prabowo Tiba di Paris Bawa Misi Perdamaian Dunia

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terus menunjukkan taring diplomasi Indonesia di kancah internasional. Setelah menyelesaikan rangkaian agenda maraton yang sangat krusial di Moskow, Rusia, kepala negara kini melanjutkan gerilya strategisnya ke jantung Eropa Barat. Pesawat kepresidenan dilaporkan mendarat di Paris, Prancis, pada Senin (13/4/2026) menjelang tengah malam waktu setempat. Langkah cepat ini menandai babak […]

  • kasus

    MAKI Tolak Pelimpahan Kasus Jaksa Nakal ke Kejagung, Boyamin: Rawan Jeruk Makan Jeruk

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menolak langkah pelimpahan penanganan oknum jaksa yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena sesama institusi penegak hukum menangani pelanggaran yang dilakukan anggotanya sendiri. Boyamin menilai pelimpahan perkara tersebut rawan menimbulkan persepsi […]

expand_less