Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » WN Inggris Mengamuk di Tempat Penitipan Hewan Kawasan Ciputat, Diduga Gangguan Jiwa

WN Inggris Mengamuk di Tempat Penitipan Hewan Kawasan Ciputat, Diduga Gangguan Jiwa

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
  • visibility 68

Kabarjatengterkini.com – Warga negara (WN) Inggris, inisial DH (32), mengamuk di penitipan hewan peliharaan kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Ia diduga mengalami gangguan kejiwaan berupa delusi dan halusinasi.

DH sebelumnya dilaporkan oleh masyarakat karena dianggap merusuh di tempat penitipan hewan, dengan menolak membayar biaya penitipan kucingnya, hingga mendorong-dorong pagar. Selain itu, ia juga didapati membawa senjata tajam (sajam).

“Satu orang warga negara asing tersebut dilaporkan masyarakat karena berbuat rusuh,” Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang, Bong Bong Prakoso Napitupulu, Selasa (14/4/2026), dikutip CNN Indonesia.

“(DH) dilaporkan membawa senjata tajam ke tempat penitipan hewan untuk mengancam warga,” ungkapnya lagi.

Menurut informasi, WNA tersebut masih diamankan di Polres Metro Tangerang Selatan. Tak hanya meresahkan warga, DH juga melanggar UU keimigrasian dengan tinggal melebihi batas waktu perizinan (overstay) di Indonesia.

Saat pemeriksaan imigrasi, diketahui izin tinggal WN Inggris itu sudah berakhir pada 21 Oktober 2025 lalu. Saat ini, pihak imigrasi masih mendalami motif atau alasan DH tetap tinggal di Indonesia meski masa tinggalnya sudah berakhir.

“Pemegang izin tinggal kunjungan wisata yang telah habis berlakunya sejak 21 Oktober 2025 atau overstay selama 174 hari,” jelas Bong Bong.

DH juga menjalani pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit jiwa. Berdasarkan pemeriksaan itu, DH diketahui mengalami gangguan jiwa. Ia dinilai belum stabil dan sulit berkomunikasi, sehingga sedikit menghambat proses pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan oleh dokter diketahui bahwa DH mengalami gangguan delusi dan halusinasi. Kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi DH untuk dapat dilakukan tindakan selanjutnya,” imbuh Bong Bong. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • bapenda

    Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta: 20 Unit Pemadam dan 3 Bronto Skylift Dikerahkan, Angin Kencang Jadi Tantangan

    • calendar_month Sab, 8 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Peristiwa kebakaran hebat melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang terletak di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) malam. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api yang melahap gedung perkantoran pemerintah tersebut masih dalam tahap investigasi mendalam oleh pihak berwenang. Berdasarkan laporan resmi dari Command Center […]

  • Respon Pihak PB XIV Purbaya Terkait Fadli Zon Masuk ke Panggung Sanggabuwan

    Respon Pihak PB XIV Purbaya Terkait Fadli Zon Masuk ke Panggung Sanggabuwan

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kunjungan Kementerian Kebudayaan bersama Pakubuwono XIV Mangkubumi ke Panggung Sanggabuwan mengundang polemik. Saat kunjungan tersebut, keduanya diketahui masuk ke dalam bangunan itu. Pengageng Sasana Wilapa dari pihak Pakubuwono XIV Purbaya, GKR Panembahan Timoer Rumbay mengatakan, Panggung Sanggabuwani merupakan salah satu tempat yang sakral. Artinya, tidak sembarang orang bisa masuk ke menara tersebut tanpa […]

  • tips

    5 Tips Membuat Chicken Popcorn Sambal Matah ala Kafe Bali, Renyah & Wangi Segar!

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Ingin menyajikan camilan spesial yang kekinian dan menggugah selera di rumah? Chicken Popcorn Sambal Matah ala kafe Bali bisa jadi pilihan sempurna! Perpaduan antara ayam goreng renyah dan sambal matah khas Bali yang wangi dan pedas segar ini sangat populer di berbagai restoran dan kafe. Namun, kamu juga bisa membuatnya sendiri di rumah dengan […]

  • dpr

    Aksi Buruh KSPI Geruduk DPR RI, Tuntut Kenaikan Upah dan Penghapusan Outsourcing

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025). Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes nasional yang digalang oleh KSPI bersama Partai Buruh. Massa aksi mulai tiba di kawasan Gedung DPR/MPR RI sekitar pukul 09.50 WIB. Para […]

  • Pelantikan Pengurus dan Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang Periode 2026-2029

    Pemkot Dorong ISEI Semarang Jadi Mitra Strategis untuk Sukseskan Program “Waras Ekonomi”

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pelantikan Pengurus dan Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang Periode 2026-2029 digelar di Ruang Borobudur LPPM Unnes Semarang, pada Kamis (21/5/2026). Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, yang turut menghadiri agenda tersebut menyampaikan sambutannya. Ia berharap, pengukuhan pengurus ISEI semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan akademisi dalam memajukan ekonomi daerah. […]

  • Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan Disebabkan karena Tambang?

    Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan Disebabkan karena Tambang?

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tanah longsor yang terjadi di wilayah lereng Gunung Slamet disebut bukan disebabkan oleh aktivitas pertambangan, melainkan cuaca ekstrem. Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, longsor dipicu curah hujan intensitas tinggi selama beberapa hari berturut-turut. Hal ini menyebabkan tanah jenuh air, sehingga mengakibatkan ketidakstabilan di […]

expand_less