Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengelolaan Sampah Jadi Program Prioritas di Jateng, Pemprov Imbau Gunakan Metode RDF

Pengelolaan Sampah Jadi Program Prioritas di Jateng, Pemprov Imbau Gunakan Metode RDF

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
  • visibility 181

Kabarjatengterkini.com – Pengelolaan sampah jadi salah satu program prioritas di Jawa Tengah. Sejumlah upaya juga telah dilakukan oleh pemerintah provinsi (Pemprov) guna menangani permasalahan sampah di wilayahnya, salah satunya dengan metode RDF.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyebutkan, pihaknya telah mengundang investor untuk membantu dalam mengelola sampah di Jawa Tengah. Kendati demikian, pihaknya mengalami tantangan lain terkait kebutuhan sampah per hari.

Ia menjelaskan, untuk pengelolaan sampah dengan metode Refuse-Derived Fuel (RDF), paling tidak membutuhkan sampah 100-200 ton per hari, sementara tidak semua daerah mampu mencukupi kebutuhan sampah tersebut.

Maka dari itu, pihaknya memberikan solusi agar setiap daerah di Jawa Tengah memiliki tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST). TPST ini memungkinkan seluruh sampah regional dikumpulkan menjadi satu untuk memudahkan pengelolaan.

“RDF butuh jumlah sampah yang lumayan. Salah satu solusinya adalah tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) regional. Jadi, beberapa daerah akan dijadikan satu,” kata Luthfi, Senin (29/9/2025).

Pemerintah kabupaten/ kota di Jateng juga diminta berhenti menerapkan sistem open dumping, dan menggantinya dengan sistem TPST. Pasalnya, sistem pengelolaan sampah open dumping menggunakan metode ini dilarang oleh Kementarian Lingkungan Hidup.

Adapun beberapa daerah yang sudah difasilitasi oleh Pemprov Jateng, di antaranya ada di Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang. Di wilayah tersebut sudah ada diskusi untuk membuat TPST regional Petanglong.

“TPST menampung sampah di beberapa kabupaten, kapasitas menyesuaikan. Kami juga berupaya untuk transformasi seluruh TPA (Tempat Pemprosesan Akhir) dari open dumping menjadi pengolahan sampah terpadu menggunakan RDF,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto.

Dengan Refuse-Derived Fuel (RDF), sampah bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar pabrik semen. Terlebih, Jawa Tengah terdapat beberapa pabrik semen, sehingga dapat menyerap hasil olahan RDF tersebut.

“Kami sudah kolaborasi dengan pabrik semen yang ada di Jawa Tengah, sudah ada empat pabrik semen untuk menerima RDF-nya,” lanjut dia. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Mantapkan Materi Edukasi Cegah LGBTQ di Lingkungan Pendidikan Keagamaan

    Pemerintah Mantapkan Materi Edukasi Cegah LGBTQ di Lingkungan Pendidikan Keagamaan

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah gaungkan anti budaya lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) lewat pendidikan keagamaan. Terkait hal ini, Kementerian Agama masih mematangkan penyusunan materi edukasi bagi peserta didik. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafi’i menjelaskan, penyusunan materi dilakukan secara kolaboratif oleh masing-masing direktorat pendidikan agama. Draf tersebut perlu diplenokan lebih dulu sebelum ditetapkan sebagai […]

  • Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra

    Tahun Depan Pemkab Pati Fokus ke Pembangunan, Bakal Pasang Wi-Fi di Alun-alun

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bakal fokuskan terhadap penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, hingga optimalisasi aset daerah pada tahun 2027 mendatang. Rencana tersebut tecantum dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2027 yang disampaikan oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pati Tahun 2027 yang digelar […]

  • bilqis

    Polrestabes Makassar Tangkap 4 Pelaku Penculikan Bilqis, Motif Diduga Butuh Uang

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kasus penculikan anak yang sempat menggegerkan publik, Bilqis (4 tahun), akhirnya membuahkan hasil setelah Polrestabes Makassar berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut. Salah satu pelaku, Sri Yuliana alias Ana (30 tahun), mengaku kepada polisi bahwa penculikan itu awalnya dilakukan dengan alasan ingin merawat Bilqis. Kepada petugas, Ana mengaku bahwa pertemuannya […]

  • Besaran Dana Desa di Jateng Turun Signifikan Hingga 70 Persen

    Besaran Dana Desa di Jateng Turun Signifikan Hingga 70 Persen

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Besaran dana desa di Jawa Tengah mengalami penurunan signifikan, yakni hingga 70 persen. Dana desa tahun 2026 disebut sebesar Rp300 juta per desa dari Rp1 miliar pada periode sebelum-sebelumnya. Sebelumnya, Jateng memperoleh jatah untuk alokasi dana desa mencapai Rp7,9 triliun pada tahun 2025, sementara tahun ini menjadi Rp2,1 triliun. “Sekarang cuma Rp 300 […]

  • Pemprov Jateng Berupaya Hadirkan Fasilitas Perpustakaan Desa

    Pemprov Jateng Berupaya Hadirkan Fasilitas Perpustakaan Desa

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) berupaya menghadirkan fasilitas berupa perpustakaan desa untuk meningkatkan literasi masyarakat. Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur literasi masih menjadi tantangan bagi pemerintah, terutama dalam tata kelola dan sumber daya manusianya (SDM). “Yang masih jadi PR yakni infrastruktur literasi, seperti perpustakaan,” katanya, […]

  • Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi

    Pemprov Jateng Imbau ASN Bersepeda ke Kantor untuk Hemat BBM

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) imbau aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk mengayuh sepeda ke kantor. Imbauan ini berkaitan dengan langkah pemerintah pusat dalam menghemat energi, termasuk BBM, di tengah ketidakpastian global. “Kita sudah bikin rengrengan, sudah kita kalkulasi. Nek (kalau) perlu besok hari tertentu semua ASN kita naik sepeda dengan […]

expand_less