Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gereja Blenduk Diresmikan Kembali Usai Rampung Rehabilitasi

Gereja Blenduk Diresmikan Kembali Usai Rampung Rehabilitasi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
  • visibility 167

 

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Gereja Blenduk (GPIB Immanuel) di Kota Lama, Semarang diresmikan kembali usai sempat direhabilitasi. Bangunan ini diketahui merupakan salah satu bangunan bersejarah yang menjadi ikon Kota Semarang.

Peresmian Gereja Blenduk dihadiri oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dan Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, Minggu (7/9/2025).

Dalam sambutannya, Iswar turut bersyukur atas rampungnya proses rehabilitasi bangungan, sehingga keindahannya bisa kembali disaksikan bersama. Menurutnya, Gereja Blenduk bukan sekadar bangunan unik saja, namun juga memiliki nilai historis yang berharga.

“Merupakan sebuah anugerah bagi kita semua dapat berada di tempat yang begitu bersejarah ini. Gereja Blenduk bukan hanya bangunan, tetapi simbol kebanggaan, toleransi, dan keberagaman warga Kota Semarang,” ujar Iswar.

Gereja Blenduk dibangun pada tahun 1753, memiliki desain khas zaman kolonial Belanda atau bergaya barok. Bangunan ini dihiasi atap seperti kubah yang besar, membuatnya mencolok di tengah kawasan Kota Lama.

Menurut informasi, rehabilitasi Gereja Blenduk dilakukan oleh Kementerian PUPR dalam jangka waktu satu tahun dan menghabiskan anggaran sekitar Rp28 miliar. Rehabilitasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian, mengingat kompleksitas bangunan dan statusnya sebagai cagar budaya.

“Merehabilitasi bangunan heritage tentu sangat berbeda dengan membangun gedung baru. Banyak aturan dan perundang-undangan yang harus ditaati. Butuh ketelitian, kehati-hatian, dan melibatkan banyak pihak,” jelasnya.

Iswar juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga, merawat, dan melestarikan Gereja Blenduk sebagai warisan budaya. Terlebih, bangunan gereja itu menjadi simbol harmoni, kesatuan di antara keberagaman, serta cinta dan kasih.

“Mari kita jaga bukan hanya bangunannya, tapi juga semangat persaudaraan dan toleransi yang dipancarkan dari setiap sudutnya. Semoga gereja ini senantiasa menjadi simbol harmoni, kebersamaan, dan kasih bagi kota,” katanya lagi.

Lebih lanjut, dalam lima tahun terakhir, setelah revitalisasi kawasan Kota Lama, tingkat kunjungan wisata ke kota Semarang terus meningkat. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • posyandu

    Posyandu di Jateng Diharapkan Menerapkan 6 Standar Pelayanan Minimum

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di seluruh Provinsi Jawa Tengah diharapkan menerapkan enam standar pelayanan minimum (SPM). Adapun enam standar tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, dan sosial. Tujuan penerapannya guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat di wilayah masing-masing. “Layanan posyandu sekarang menjadi enam bidang pelayanan posyandu. Enam […]

  • Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bersama Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berencana menyelenggarakan event budaya kolaboratif

    Pemkot Semarang dan Kedubes Spanyol Rencanakan Gelaran Event Budaya pada Tahun 2027

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bersama Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia berencana menyelenggarakan event budaya kolaboratif pada semester pertama tahun 2027 mendatang. Lebih lanjut, Kedutaan Besar Spanyol juga menawarkan Pameran Alhambra yang sebelumnya pernah digelar di Kota Tua Jakarta. Pameran tersebut akan menghadirkan berbagai peninggalan peradaban Muslim di Spanyol. Wali Kota Semarang, Agustina […]

  • prabowo

    Prabowo: Program MBG Sukses Meski Ada Kasus Keracunan 0,008%

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah terbukti sukses menyerap tenaga kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat, meski sempat muncul kasus keracunan makanan dalam jumlah kecil. Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada Taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention […]

  • cincin

    Cincin Api Pasifik: Jalur Rawan Gempa dan Letusan Gunung Api yang Mengintai 800 Juta Jiwa

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Cincin Api Pasifik atau dikenal juga dengan sebutan Ring of Fire merupakan zona seismik paling aktif di dunia. Kawasan ini membentuk jalur memanjang menyerupai tapal kuda yang mengelilingi hampir seluruh wilayah Samudra Pasifik, mulai dari pesisir barat Amerika Selatan, menyusuri Amerika Utara, melewati Alaska, hingga ke Jepang, Filipina, dan Indonesia. Kawasan ini tidak […]

  • 100 Titik SPPG di Cilacap Diduga Fiktif, Mayoritas Terafiliasi dengan Yayasan Sony Sonjaya

    100 Titik SPPG di Cilacap Diduga Fiktif, Mayoritas Terafiliasi dengan Yayasan Sony Sonjaya

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Setidaknya ada seratus titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Cilacap yang diduga fiktif. Pasalnya, sejumlah SPPG tersebut tidak ditemukan bangunan maupun aktivitas operasional. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya. Dugaan adanya SPPG fiktif tersebut muncul setelah dilakukan pengecekan oleh Kepala SPPG yang ditunjuk […]

  • Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin

    Wacana Kebijakan Enam Hari Sekolah di Jawa Tengah Masih Dikaji

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Wacana enam hari sekolah untuk SMA/SMK di Jawa Tengah masih dalam tahap kajian. Pembahasan dilakukan secara komprehensif dengan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari akademisi hingga pakar di bidang pendidikan. Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin menyebutkan, diskusi dilakukan untuk menetapkan kebijakan tentang jumlah hari efektif sekolah per minggu. Pasalnya, penerapan lima atau enam hari […]

expand_less