Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Minim Pemandu Gunung Profesional, Pemprov Jateng Dukung Pelatihan dan Sertifikasi

Minim Pemandu Gunung Profesional, Pemprov Jateng Dukung Pelatihan dan Sertifikasi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
  • visibility 90

Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 16 peserta mengikuti pelatihan Pemandu Wisata Gunung (PWG) di jalur pendakian Perantunan, Gunung Ungaran, beberapa waktu lalu. Program ini diinisiasi oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Jasa Pariwisata milik Disnakertrans Jateng.

Pelatihan ini diberikan dengan tujuan membuka peluang kerja bagi masyarakat, salah satunya sebagai pemandu wisata gunung seiring meningkatnya tren jelajah alam di Jawa Tengah. Pasalnya, jumlah pemandu profesional saat ini dinilai masih minim.

Para peserta menjalani pelatihan, baik teori dan praktik, sejak 17-18 April 2026 yang lalu. Sebanyak 16 peserta dipilih untuk menjalani pelatihan ini dari 250 orang pendaftar. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, dan rata-rata telah memiliki pengalaman sebagai pemandu atau pegiat wisata alam.

“Prinsipnya, kegiatan ini bertujuan melatih calon pemandu wisata gunung, agar memiliki kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI),” kata Staf BLK Jasa dan Pariwisata Jateng, Hamid Adityawarman.

Lebih lanjut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen turut mendukung kegiatan ini. Hal itu sejalan dengan penetapan 2027 sebagai tahun pariwisata dan ekonomi Syariah.

Pada pelatihan PWG 2026 ini, pihaknya turut menggandeng Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI), serta Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berlisensi BNSP. Kerja sama tersebut untuk memastikan standar nasional terpenuhi, sehingga peserta dinyatakan kompeten.

“Kami juga bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berlisensi BNSP,” imbuh Hamid.

Minat wisatawan untuk mendaki gunung di Jawa Tengah cukup tinggi. Dari 15 kawasan wisata gunung, tercatat sekitar 900 ribu pendaki setiap tahun. Sementara, Saat ini jumlah pemandu profesional hanya sekitar 160 orang. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • moist

    Scone Gluten Free Sempurna: Crumbly dan Moist dengan 5 Langkah Mudah

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Scone menjadi salah satu pastry favorit untuk sarapan atau teman minum teh. Namun, bagi Anda yang menjalani diet bebas gluten, membuat scone gluten free yang lezat bisa menjadi tantangan. Tidak jarang scone bebas gluten terasa kering atau mudah hancur. Di sisi lain, Anda ingin tekstur yang crumbly tapi tetap moist agar scone bisa dinikmati […]

  • Heboh Pengadaan Kursi Pijat Rp180 Juta, Plt Bupati Pati Tegaskan Sudah Batal

    Heboh Pengadaan Kursi Pijat Rp180 Juta, Plt Bupati Pati Tegaskan Sudah Batal

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Heboh pengadaan kursi pijat pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati senilai Rp180 juta. Pengadaan kursi pijat tersebut muncul di daftar anggaran 2026 bersama meja kursi tamu. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa pengadaan itu sudah dibatalkan. Menurutnya, pengadaan yang tidak membawa lebih banyak manfaat […]

  • Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

    Pasar Hewan Pamotan Rembang Bakal Tampil Lebih Modern

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pasar hewan yang berada Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal tampil lebih modern dengan luasan lahan dua hektar lebih. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang M. Mahfudz. Disamping itu, dia juga mengatakan bahwa pembangunan pasar hewan Pamotan sejauh ini sudah berlangsung […]

  • Ribuan Atlet se-Indonesia Siap Bertanding dalam Ajang Pomnas XIX di Jateng

    Ribuan Atlet se-Indonesia Siap Bertanding dalam Ajang Pomnas XIX di Jateng

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ribuan atlet mahasiswa se-Indonesia siap mengikuti ajang Pekan Olahraga Mahasiwa Nasional (Pomnas) XIX. Agenda ini bakal digelar di dua kota besar di Jawa Tengah, yakni Semarang dan Surakarta tanggal 19 hingga 27 September 2025. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan bahwa perhelatan ini bukan semata-mata menjadi panggung ‘unjuk gigi’ bagi para atlet muda, melainkan […]

  • Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kota Semarang

    MPP di Kota Semarang Tuai Apresiasi Dua Menteri, Pelayanan Cepat dan Bebas Pungli

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kota Semarang mendapatkan apresiasi langsung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait menyebutkan bahwa pihaknya terkesan dengan kecepatan dan keramahan petugas di MPP Kota Semarang. Terlebih, paling terpenting adalah pelayanan di sana bebas dari pungutan […]

  • Pembangunan Penampungan Sementara bagi Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ditargetkan Rampung 5 Hari

    Pembangunan Penampungan Sementara bagi Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ditargetkan Rampung 5 Hari

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pembangunan penampungan sementara bagi pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, ditargetkan selesai dalam lima hari. Para pedagang tersebut direlokasi buntut kebakaran hebat pasar pada Senin (15/12/2025) pagi. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebutkan, proses pembangunan ini harus segera dirampungkan. Tujuannya, agar insiden tersebut tidak berdampak besar bagi pergerakan ekonomi di masyarakat, […]

expand_less