KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep: Penumpang Lompat ke Laut, Evakuasi Dramatis Berlangsung
- account_circle markom kabarjatengterkini
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 9

Kabarjatengterkini.com — Insiden membahayakan terjadi di tengah laut ketika Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran hebat di Perairan Utara Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026).
Kapal penyeberangan ini diketahui sedang dalam pelayaran rutin dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Makassar dengan mengangkut sekitar 250 orang di dalamnya.
Kobaran api yang membubung tinggi memaksa situasi darurat diterapkan di atas kapal. Sebagian penumpang yang panik bahkan terpaksa melompat ke laut menggunakan jaket pelampung (life jacket) demi menyelamatkan diri dari kobaran api yang melahap badan kapal.
Kondisi KMP Mutiara Sentosa 2 Nyaris Hangus
Berdasarkan laporan yang diterima melalui komunikasi Stasiun Radio Pantai (SROP) dengan Kapal Meratus Project 3 yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian, kondisi KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar hingga dilaporkan hampir hangus sepenuhnya.
Dalam situasi genting tersebut, sebagian besar penumpang terlihat bertahan di bagian anjungan dan haluan kapal untuk menghindari jilatan api. Sementara itu, penumpang lainnya memilih langkah ekstrem dengan menceburkan diri ke perairan laut lepas menggunakan perlengkapan keselamatan.
Kapal Meratus Project 3 yang berada di radius dekat tidak dapat melakukan evakuasi secara langsung karena mengangkut muatan yang bersifat mudah terbakar. Kendati demikian, koordinasi cepat antar-kapal di sekitar perairan membuat upaya pertolongan darurat tetap dapat berjalan melalui armada bantuan lainnya.
Proses Evakuasi Dramatis Libatkan TB Hasnur 26 dan MV Meratus 2
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, memberikan konfirmasi bahwa proses operasi penyelamatan masih berlangsung secara intensif di titik lokasi kejadian.
“Saat ini, para penumpang yang berhasil diselamatkan lebih dahulu dievakuasi menggunakan TB Hasnur 26 sebelum dipindahkan ke MV Meratus 2,” ujar Didit menjelaskan alur penyelamatan darurat di lapangan.
Untuk mempercepat penanganan, Kantor SAR Surabaya tidak hanya mengerahkan personel dari Pos SAR Sumenep, tetapi juga menerjunkan armada khusus KN SAR 249 Permadi menuju lokasi insiden. Kendati demikian, kapal penyelamat tersebut diperkirakan membutuhkan waktu tempuh sekitar tujuh hingga delapan jam untuk bisa tiba di titik koordinat kebakaran akibat jarak yang cukup jauh dari pangkalan.
Respon Cepat Polres Sumenep dan Otoritas Pelabuhan
Di daratan, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sumenep langsung bergerak cepat merespons tragedi maritim ini. Kasi Humas Polres Sumenep menyatakan bahwa Kapolres Sumenep, Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, telah bergerak menuju Pelabuhan Kalianget.
Langkah ini diambil guna melakukan koordinasi lintas instansi secara intensif bersama pihak Basarnas serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget dalam mengoptimalkan posko penanganan korban.
“Selain itu, Kasat Polair diminta membuat mitigasi dan memastikan tidak ada masyarakat yang mendekat ke area pelabuhan agar proses koordinasi evakuasi berjalan lancar,” tambahnya.
Perkembangan Penanganan dan Update Korban
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi gabungan terhadap para penumpang dan seluruh awak kapal masih terus dikebut oleh tim penyelamat di lapangan. Pihak berwenang belum dapat merilis data final maupun informasi resmi secara rinci mengenai total jumlah korban jiwa, luka-luka, maupun faktor utama yang memicu terjadinya kebakaran maut di atas KMP Mutiara Sentosa 2 tersebut.
Masyarakat serta pihak keluarga penumpang diimbau untuk tetap tenang dan menunggu keterangan resmi lanjutan dari instansi berwenang seperti Basarnas dan kepolisian yang saat ini tengah fokus memprioritaskan keselamatan seluruh korban selamat.
- Penulis: markom kabarjatengterkini

