Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Persib Bandung Rekrut Thom Haye: Langkah Strategis Bukan Kepanikan

Persib Bandung Rekrut Thom Haye: Langkah Strategis Bukan Kepanikan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
  • visibility 190

Kabarjatengterkini.comPersib Bandung baru-baru ini resmi mengumumkan perekrutan gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, pada Rabu (27/8). Keputusan ini menarik perhatian banyak pihak, mengingat Persib mengalami start yang kurang konsisten di awal musim.

 

Namun, pihak manajemen klub, melalui Deputy CEO Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa perekrutan Thom Haye bukanlah bentuk kepanikan, melainkan sebuah langkah strategis untuk memperkuat skuad Maung Bandung di sisa musim ini.

Persib Mulai Kurang Konsisten di Awal Musim

Pada awal musim ini, Persib Bandung sempat menunjukkan performa yang kurang stabil. Pada tiga laga pertama di liga, Persib berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Semen Padang. Namun, di dua pertandingan berikutnya, tim yang dijuluki Maung Bandung ini harus merasakan kekalahan dari Persijap Jepara dengan skor 1-2, dan kemudian hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta.

 

Hasil-hasil yang kurang memuaskan ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan publik, termasuk anggapan bahwa manajemen Persib bergerak cepat di bursa transfer dengan mendatangkan pemain baru sebagai reaksi panik terhadap penampilan tim yang tidak konsisten.

Adhitia Putra Herawan Menegaskan Keputusan Perekrutan Thom Haye

Menanggapi anggapan tersebut, Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO Persib Bandung, dengan tegas membantah bahwa keputusan untuk merekrut Thom Haye merupakan bentuk kepanikan. Ia justru melihat perekrutan pemain asal Belanda tersebut sebagai langkah serius dalam menghadapi tantangan musim ini, baik di kompetisi domestik maupun internasional.

Menurut Adhitia, meskipun Persib mengalami beberapa hasil kurang memuaskan pada awal musim, perekrutan Thom Haye lebih kepada upaya untuk meningkatkan kedalaman skuad dan mempersiapkan tim untuk kompetisi Asian Champions League (ACL) Two yang turut mereka ikuti musim ini.

“Kalau dibilang panik, enggak. Tapi kami merasa ini adalah keseriusan kita untuk mengincar target kita di musim ini. Pada Super League dan juga melangkah sejauh mungkin di Asia. Jadi ini sebenarnya bukan bentuk kepanikan, tapi bentuk keseriusan,” jelas Adhitia dalam wawancaranya dengan Ileague.

Langkah Strategis dalam Menghadapi Tantangan Musim Ini

Adhitia menambahkan bahwa keputusan untuk merekrut pemain seperti Thom Haye adalah bagian dari upaya manajemen untuk memperkuat tim di lini tengah. Hal ini penting mengingat kompetisi domestik yang ketat serta tantangan besar di ajang internasional. Dikatakan bahwa kedatangan Thom Haye akan memberikan kontribusi signifikan, baik dalam aspek teknis maupun dalam hal kedalaman skuad yang dibutuhkan sepanjang musim.

Meskipun proses negosiasi perekrutan Thom Haye berlangsung cukup cepat, Adhitia mengungkapkan bahwa bukan berarti itu adalah keputusan yang dibuat tanpa pertimbangan matang. Negosiasi yang melibatkan pemain yang memiliki pengalaman internasional ini tidaklah mudah, tetapi Persib tetap berhasil mengamankan tanda tangan Haye sebagai bagian dari komitmen mereka untuk tampil maksimal di musim ini.

Proses Negosiasi yang Cepat dan Penuh Tantangan

Adhitia menjelaskan bahwa proses perekrutan Thom Haye bukanlah sesuatu yang telah direncanakan sejak awal musim atau bahkan sejak awal bursa transfer. Meskipun demikian, setelah mengidentifikasi kebutuhan akan pemain yang dapat memperkuat tim, terutama di lini tengah, Persib bergerak cepat dan berhasil menyelesaikan negosiasi dalam waktu yang relatif singkat.

“Pemain-pemain baru ini proses negosiasinya bisa dibilang cukup cepat tapi juga sulit,” ungkap Adhitia. “Jadi bukan sesuatu yang sudah kami proses dari awal. Sempat muncul di tengah transfer window, baru di beberapa hari atau minggu terakhir ini kami mulai gencar lagi untuk merealisasikan rekrutan ini.”

Proses yang singkat namun penuh tantangan ini menandakan betapa seriusnya manajemen dalam memperkuat tim, meskipun awal musim menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Perekrutan Thom Haye adalah salah satu contoh konkret komitmen Persib untuk memastikan bahwa mereka tidak hanya bersaing di liga domestik, tetapi juga bisa memberikan penampilan terbaik di kompetisi internasional seperti Asian Champions League.

Keseriusan Persib dalam Menghadapi Musim yang Padat

Dengan bertambahnya pemain seperti Thom Haye, Persib Bandung berharap dapat memperkuat kualitas permainan dan menghadapi jadwal padat yang semakin menantang. Bergabungnya Haye menambah variasi pilihan lini tengah yang dibutuhkan oleh pelatih dalam meramu strategi untuk meraih kemenangan, baik dalam kompetisi domestik maupun internasional.

Sebagai salah satu klub besar di Indonesia, Persib tidak hanya berfokus pada persaingan di Liga 1, tetapi juga berusaha maksimal dalam kompetisi Asian Champions League (ACL) Two. Oleh karena itu, kedatangan Thom Haye diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi tantangan berat di kedua kompetisi tersebut.

Menatap Masa Depan yang Cerah

Dengan langkah strategis yang diambil oleh manajemen Persib, diharapkan tim ini dapat menunjukkan performa terbaik mereka di musim 2025. Keberhasilan dalam merekrut pemain berkualitas seperti Thom Haye menunjukkan bahwa Persib Bandung siap bersaing di level tertinggi, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.

Ke depan, Adhitia Putra Herawan dan manajemen Persib berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi para pemain dan pendukung setia Maung Bandung, memastikan bahwa setiap langkah yang diambil adalah bagian dari usaha maksimal untuk meraih kesuksesan.

Perekrutan Thom Haye oleh Persib Bandung bukanlah langkah panik, melainkan langkah serius untuk memperkuat skuad dan menghadapi tantangan besar musim ini. Manajemen Persib berharap, dengan pemain baru ini, mereka dapat meraih kesuksesan di kompetisi domestik dan Asia.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Desa di Rembang Terdampak Rob, BPWS Siapkan Tanggul Laut Permanen

    3 Desa di Rembang Terdampak Rob, Pemerintah Siapkan Tanggul Laut Permanen

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah wilayah pesisir Rembang dilanda banjir rob akibat laut pasang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Genangan air yang masuk ke rumah warga setempat diperkirakan bisa berlangsung selama berminggu-minggu. Rob tersebut sudah berlangsung sejak Sabtu (6/6/2026) di tiga wilayah, termasuk Desa Pantiharjo, Kecamatan Kaliori, hingga Desa Sumurtawang dan Desa Pandangan Kulon, Kecamatan […]

  • bosan

    Anak Sering Bosan di Rumah? Ini 4 Cara Efektif Mengatasinya

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Ketika anak terlalu lama berada di rumah, rasa bosan adalah hal yang sangat wajar. Namun, jika dibiarkan, rasa bosan dapat memengaruhi mood, kreativitas, hingga perilaku mereka sehari-hari. Banyak orang tua kerap kebingungan karena anak terlihat gelisah, mudah marah, dan menolak melakukan aktivitas apa pun. Untuk itu, penting bagi orang tua memahami cara efektif menghadapi […]

  • Bupati Pati Sudewo

    Bupati Pati Bentuk ‘Tim 8’ Berisi Orang Kepercayaan, Diduga untuk Peras Calon Perangkat Desa

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Pati Sudewo disebut membentuk ‘Tim 8’ yang beranggotakan orang-orang kepercayaannya untuk memeras Calon Perangkat Desa (Caperdes) terkait rencana pengisian perangkat desa tahun 2026. Berdasarkan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sudewo membentuk tim khusus yang terdiri dari tim suksesnya, serta sejumlah kepala desa di masing-masing kecamatan dengan dalih menjadi koordinator kecamatan (Korcam) pada […]

  • jateng

    Keracunan Jadi Risiko Terbesar Program MBG, Pemprov Minta Pengawasan Diperketat

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Akhir-akhir ini, ramai pemberitaan persoalan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Adapun salah satu risiko terbesar dari program MBG yang perlu jadi perhatian pemerintah adalah keracunan. Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta kepala daerah di wilayahnya untuk ikut mengawasi program MBG lebih ketat. Salah […]

  • Lembaga PAUD di Jateng Diminta Terapkan Pendekatan Holistik Integratif

    Lembaga PAUD di Jateng Diminta Terapkan Pendekatan Holistik Integratif

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 201
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Jumlah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jawa Tengah saat ini sudah mencapai 32.684. Puluhan ribu lembaga tersebut akan terus didorong untuk menerapkan pendekatan holistik integratif. Pendekatan holistik integratif merupakan upaya pengembangan anak usia dini untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis, dan terintegrasi. Pendekatan ini […]

  • mikroplastik

    Risiko Mikroplastik dan Bahan Kimia Berbahaya dari Botol Plastik di Tempat Panas

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Penggunaan botol plastik sebagai wadah minuman sehari-hari memang sangat praktis dan populer. Namun, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa menyimpan botol plastik di tempat yang panas dapat menyebabkan kontaminasi mikroplastik dan bahan kimia berbahaya ke dalam minuman yang kita konsumsi. Temuan ini menjadi perhatian penting bagi kesehatan masyarakat dan mengingatkan kita untuk lebih bijak dalam […]

expand_less