Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Badan Geologi Kementerian ESDM Paparkan Dua Opsi Penanganan Sinkhole di Situjuah, Limapuluh Kota

Badan Geologi Kementerian ESDM Paparkan Dua Opsi Penanganan Sinkhole di Situjuah, Limapuluh Kota

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 85

Kabarjatengterkini.com- Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memaparkan dua opsi utama dalam penanganan fenomena sinkhole atau amblesan tanah yang terjadi secara tiba-tiba di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Fenomena ini menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat serta berdampak terhadap lingkungan sekitar.

Ahli geologi teknik Badan Geologi Kementerian ESDM, Taufiq Wira Buana, menjelaskan bahwa kedua opsi tersebut telah disampaikan kepada pemerintah daerah dan masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana geologi. Penjelasan itu disampaikan saat dihubungi di Kota Padang pada Minggu (8/2).

“Secara umum ada dua pendekatan, yaitu membiarkan sinkhole terbuka atau melebar secara alami dengan pengamanan ketat, dan opsi kedua melakukan upaya pencegahan agar sinkhole tidak semakin melebar,” ujar Taufiq.

Opsi Pertama: Membiarkan Sinkhole Terbuka Secara Alami

Pada opsi pertama, Badan Geologi menekankan bahwa sinkhole tidak boleh ditutup secara sembarangan. Penutupan lubang tanpa kajian teknis justru dapat meningkatkan risiko runtuhan lanjutan dan membahayakan lingkungan di sekitarnya.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menghitung tingkat kestabilan lubang secara detail dan terukur. Dari hasil perhitungan tersebut, kemudian ditentukan radius aman yang harus dikosongkan dari aktivitas manusia, termasuk permukiman dan kegiatan pertanian.

Selain itu, pengelolaan air menjadi aspek yang sangat penting. Air yang muncul dari sinkhole harus dialirkan keluar melalui sistem drainase yang memadai. Badan Geologi menegaskan bahwa air tersebut tidak boleh dibiarkan meresap kembali ke tanah di sekitar sinkhole karena dapat mempercepat proses pelarutan batuan di bawah permukaan.

“Air sebaiknya dialirkan ke bagian yang lebih stabil, misalnya ke sungai di bagian hilir. Bahkan, jika memungkinkan, air tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku masyarakat, tentunya setelah dilakukan kajian kelayakan dan kualitas air,” jelas Taufiq.

Opsi Kedua: Mencegah Sinkhole Agar Tidak Melebar

Opsi kedua adalah melakukan upaya teknis untuk mencegah sinkhole agar tidak semakin melebar. Namun, langkah ini membutuhkan perencanaan matang dan dukungan dari tenaga ahli, khususnya dari bidang teknik sipil dan geoteknik.

Pada pendekatan ini, tebing sinkhole perlu diperkuat melalui rekayasa teknis, seperti pemasangan struktur penahan atau metode stabilisasi tanah tertentu. Tujuannya adalah mengurangi risiko longsoran lanjutan di sekitar lubang.

Selain itu, perlu dilakukan perhitungan dan perencanaan jumlah air yang boleh mengalir melalui sungai bawah tanah. Pengaturan aliran air ini penting agar tidak mengganggu kestabilan tanah baik di bagian hulu maupun hilir sinkhole.

Upaya Pengurangan Risiko Sinkhole

Dalam laporan kajian cepat yang disusun Badan Geologi Kementerian ESDM, terdapat sejumlah rekomendasi untuk mengurangi risiko kejadian sinkhole di wilayah rawan. Salah satu langkah utama adalah mengenali gejala-gejala awal sinkhole, seperti munculnya retakan tanah, penurunan permukaan tanah, atau perubahan aliran air secara tiba-tiba.

Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi air yang meresap ke dalam tanah secara berlebihan, terutama di area yang dicurigai memiliki sungai bawah tanah. Penggunaan air yang tidak terkontrol dapat mempercepat proses pelarutan batuan dan memperbesar potensi amblesan.

Selain itu, pemilihan tanaman juga perlu diperhatikan. Badan Geologi menyarankan agar masyarakat menanam jenis tanaman yang tidak membutuhkan banyak air di kawasan berisiko sinkhole. Saluran air rumah tangga pun harus dipastikan dalam kondisi baik agar air buangan tidak merembes ke tanah yang rentan.

Klarifikasi Isu Air Sinkhole

Terkait isu yang berkembang di masyarakat mengenai air sinkhole yang disebut-sebut memiliki khasiat tertentu, Taufiq menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Berdasarkan hasil uji laboratorium, kualitas air sinkhole tidak berbeda dengan air pada umumnya.

Adapun warna biru yang terlihat pada air sinkhole merupakan fenomena alam. Warna tersebut muncul akibat partikel-partikel kecil atau zat terlarut di dalam air yang menghamburkan cahaya dengan panjang gelombang biru sehingga dapat ditangkap oleh mata manusia.

“Air berwarna biru itu adalah fenomena alam, bukan sesuatu yang bersifat mistis,” tegasnya.

Badan Geologi Kementerian ESDM berharap masyarakat tetap waspada, mengikuti arahan teknis, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi agar risiko akibat fenomena sinkhole dapat diminimalkan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • topeng

    Pakai Topeng Messi, Dua Maling Diduga WNA Gondol Rp1 Miliar di Rancamaya Bogor

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Sebuah aksi kriminalitas tak lazim yang menyerupai adegan film action Hollywood mengguncang kawasan elite Rancamaya, Bogor Selatan. Komplotan perampok spesialis rumah mewah asal China sukses menggasak harta senilai lebih dari Rp1 miliar dengan modus operandi yang unik sekaligus mencengangkan: menggunakan topeng wajah bintang sepak bola dunia, Lionel Messi. Aksi nekat ini akhirnya terungkap setelah […]

  • Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi

    Pemprov Jateng Salurkan Bankeu untuk Rehabilitasi Pasca Demo di Pekalongan

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyalurkan bantuan keuangan (Bankeu) sebesar Rp61 miliar ke Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi juga menyebutkan, sebagian bantuan keuangan itu juga ditujukan untuk rehabilitasi kantor pemerintah Kota Pekalongan yang sempat rusak karena aksi pembakaran pada aksi demo beberapa hari lalu. “Kita dorong yang […]

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin

    Persoalan Backlog Rumah di Jateng Diperkirakan Teratasi dalam 5 Tahun ke Depan

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Backlog rumah di Jawa Tengah sempat mencapai 1.332.968. Persoalan ini diperkirakan bakal teratasi dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, bahwasanya jumlah tersebut sebenarnya sudah mengalami penurunan. Di tahun 2025 ini, ada sebanyak 161.340 unit rumah yang telah dibangun di wilayahnya. Lebih lanjut, […]

  • Pemerintah Susun Aturan Perihal Pengembangan PLTS di Desa

    Pemerintah Susun Aturan Perihal Pengembangan PLTS di Desa

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah sedang menyusun aturan perihal pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di desa. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan bahwa aturan akan dibuat dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) dan diprediksi selesai minggu depan. “Nanti kita akan membangun listrik berbasis solar panel. Sudah dihitung investasinya kira-kira 100 miliar dolar AS,” kata Zulhas dilansir […]

  • diamonds

    Wanita Temukan Berlian 2,3 Karat di Crater of Diamonds State Park, Arkansas, dan Gunakan untuk Cincin Tunangan

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Micheerre Fox, seorang wanita berusia 31 tahun asal New York, berhasil menemukan berlian seberat 2,3 karat di Crater of Diamonds State Park, Arkansas, pada 29 Juli 2025. Penemuan ini tidak hanya membawa kebahagiaan pribadi, tetapi juga melambangkan simbolisme yang dalam. Berlian tersebut kini menjadi cincin tunangannya, sebagai bukti bahwa kerja keras dan komitmen yang […]

  • posyandu

    Posyandu di Jateng Diharapkan Menerapkan 6 Standar Pelayanan Minimum

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di seluruh Provinsi Jawa Tengah diharapkan menerapkan enam standar pelayanan minimum (SPM). Adapun enam standar tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, dan sosial. Tujuan penerapannya guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat di wilayah masing-masing. “Layanan posyandu sekarang menjadi enam bidang pelayanan posyandu. Enam […]

expand_less