Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini

Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 146

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 98 ribu warga Kota Semarang diperkirakan bakal mengalami penonaktifan status kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) buntut pemutakhiran data oleh Kemensos RI.

Terkait kebijakan tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempersiapkan skema reaktivasi bagi peserta yang status kepesertaannya dinonaktifkan. Pihaknya akan memilah peserta yang aktif menggunakan layanan kesehatan di antara 98 ribu orang tersebut.

“Kalau saat ini sekitar 150-200 ribu (peserta PBI yang aktif). Yang dinonaktifkan 98 ribu itu tidak masuk yang 200 ribu tadi. Karena skemanya dia itu awalnya masuk di APBN,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam, Senin (9/2/2026), dikutip Detik.

“Kami sama BPJS akan memilah kira-kira dari 98 ribu yang aktif menggunakan layanan kesehatan itu berapa. Itu nanti yang kita dahulukan, habis itu nanti Dinsos yang mengaktifkan,” lanjut dia.

Selain itu, ada pula mekanisme Universal Health Coverage (UHC). Lewat UHC, Pemkot Semarang akan menyiapkan dana tambahan dari APBD untuk meng-cover layanan kesehatan yang digunakan sementara waktu.

“Kita juga sudah menyiapkan anggaran untuk penambahan jumlah yang di-cover oleh APBD melalui UHC. Yang direaktivasi misalnya masih ada yang belum ter-cover, nanti UHC siap meng-cover,” terang dia lagi.

“Kalau misalkan dari Pemerintah Kota Semarang itu ada anggaran untuk UHC kan Rp 121 miliar. Jadi mudah-mudahan dari beberapa skema tadi itu bisa meng-cover dari yang dinonaktifkan,” ungkapnya.

Ia memperkirakan, ketersediaan anggaran UHC di Kota Semarang cukup untuk meng-cover kebutuhan layanan kesehatan masyarakat hingga akhir tahun.

“(Dananya) Cukup sampai akhir tahun. InsyaAllah kita tidak membiarkan orang-orang yang membutuhkan layanan kesehatan itu sehingga tidak bisa berobat ke rumah sakit ataupun puskesmas dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, total peserta PBI di Kota Semarang sebelumnya mencapai sekitar 366 ribu orang. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Memprihatinkan Bangunan Sekolah SDN 2 Ketaon Boyolali

    Kondisi Memprihatinkan Bangunan Sekolah SDN 2 Ketaon Boyolali

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bangunan sekolah SDN 2 Ketaon, Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, dinilai memprihatinkan. Pasalnya, ada tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan pada rangka atap. Kepala SDN 2 Ketaon Wahyudi mengatakan bahwa kerusakan sudah berlangsung sekitar satu tahun. Adapun bagian yang rusak merupakan penyangga konstruksi atap dan plafon yang dinilai sudah lapuk termakan usia. “Untuk […]

  • selat hormuz

    Ketegangan di Selat Hormuz Memanas: Iran Tawarkan ‘Jalur Hijau’, Trump Balas dengan Ancaman Militer

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas, memasuki babak baru yang penuh intrik geopolitik. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan provokatif, menawarkan ‘jalur hijau’ bagi kapal-kapal internasional yang melintasi perairan strategis tersebut. Syarat yang ditetapkan terbilang mengejutkan: negara yang bersangkutan harus mengusir duta besar Amerika Serikat dan Israel dari wilayahnya. Berdasarkan laporan media […]

  • Pemkot Semarang Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Inggris Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah

    Pemkot Semarang Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Inggris Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang sedang menjajaki potensi kerja sama bilateral dengan Inggris dalam hal inovasi pengelolaan sampah. Kerja sama ini melanjutkan kemitraan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Sir Keir Starmer yang akan berfokus pada pertumbuhan ekonomi, iklim dan energi, keamanan dan pertahanan, serta masyarakat dan sosial. Wali Kota Agustina pun turut menyambut […]

  • Salurkan Ribuan Sembako, Mas Hartono Bangkitkan Rasa Kepedulian di Tengah Dinamika Ekonomi

    Salurkan Ribuan Sembako, Mas Hartono Bangkitkan Rasa Kepedulian di Tengah Dinamika Ekonomi

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Tokoh inspiratif asal Kabupaten Pati, Suhartono, ingin menggugah rasa kepedulian sesama warga Bumi Mina Tani. Sebagai langkah awal, sosok yang kerap dipanggil Mas Hartono tersebut membagikan ribuan paket sembako kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), mulai dari tukang becak, pengemudi ojek online, ojek pangkalan, hingga buruh pabrik. “Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita […]

  • Saat Sakit, Konsumsi Makanan dan Minuman Berikut Ini!

    Saat Sakit, Konsumsi Makanan dan Minuman Berikut Ini!

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Saat daya imun tubuh sedang lemah, virus mudah masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan sakit. Sakit sering kali ditandai dengan gejala batuk, pilek, demam, tubuh terasa lemas, dan sulit untuk beraktivitas seperti biasanya. Saat sakit, dianjurkan untuk mengonsumsi banyak makanan dan minuman yang bergizi, khususnya yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar cepat sembuh dan menghindari makanan […]

  • kasus

    TNI Telusuri Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Janji Transparansi dan Profesionalisme

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) ikut menelusuri kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang sempat menggegerkan publik. Langkah ini diambil untuk menanggapi opini yang berkembang di masyarakat yang mengaitkan institusi TNI dengan insiden tersebut. Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan bahwa TNI telah melakukan […]

expand_less