Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Jateng Masih Butuh 2.418 Unit Dapur SPPG Program MBG

Jateng Masih Butuh 2.418 Unit Dapur SPPG Program MBG

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
  • visibility 432

 

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah membutuhkan 2 ribu lebih unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Diketahui, jumlah kebutuhan SPPG di 35 kabupaten/kota Jateng sebanyak 2.753 unit, sementara saat ini yang tersedia baru 335 unit. Artinya, pemerintah provinsi (Pemprov) masih perlu menambah sebanyak 2.418 unit dapur MBG lagi.

Guna memastikan program MBG berjalan lancar, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melakukan akselerasi realisasi dengan mengoptimalkan peran SPPG di seluruh kabupaten/ kota. Pihaknya juga tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan dapur MBG di Jawa Tengah.

“Target SPPG di Jateng harus tercapai. Saat ini baru 335 unit, artinya ada sesuatu yang tersumbat. Maka mumpung seluruh pengemban fungsi ada di sini, mari kita buka penyumbat itu bersama-sama,” tegas Luthfi, Kamis (31/7/2025).

Sementara itu, wilayah dengan capaian SPPG tertinggi, Banyumas (32 unit), Blora (21 unit), dan Cilacap (16 unit).

Maka, untuk mendukung pembentukan SPPG lebih banyak, Pemprov Jateng telah menyiapkan 26 aset dengan luas total hampir 280 ribu meter persegi. Lahan ini bisa dimanfaatkan bersama instansi seperti Polri dan TNI.

Pihaknya juga juga mengapresiasi pembentukan Satgas MBG di beberapa daerah. Selanjutnya, Luthfi menginstruksikan agar setiap pemimpin daerah di Jawa Tengah lainnya segera menerbitkan SK pembentukan Satgas MBG untuk mempercepat realisasi program ini.

“Setelah rapat ini, segera melapor kepada bupati atau wali kota, untuk menerbitkan SK pembentukan Satgas MBG di wilayah masing-masing. Kalau setiap kabupaten/ kota sudah punya Satgas, maka rentang kendali, koordinasi pusat-daerah, serta problem solving akan lebih mudah. Provinsi juga bisa lebih cepat melakukan intervensi bila diperlukan,” katanya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses Aplikasi Presensi Ilegal ASN Brebes Dibandrol Rp250 Selama Setahun

    Akses Aplikasi Presensi Ilegal ASN Brebes Dibandrol Rp250 Selama Setahun

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Aplikasi presensi ilegal yang digunakan oleh ribuan ASN di Kabupaten Brebes dibandrol dengan harga Rp250 ribu untuk subscribe selama 1 tahun. Hal ini disampaikan oleh salah satu guru SD Negeri di Kecamatan Brebes yang mengaku ditawari oleh sesama guru untuk berlangganan aplikasi itu sekitar tahun 2025. Untuk mengaktifkannya, dia diminta mentransfer uang […]

  • Cara Blokir Penumpang WiFi Rumah Anda

    Cara Blokir Penumpang WiFi Rumah Anda

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Sering kali kita merasa jaringan WiFi mendadak lemah. Kemungkinan hal tersebut disebabkan karena ada free rider alias orang asing yang menumpang menggunakan jaringan internet rumah Anda. Jika Anda tidak ingin kejadian tersebut menjadi berlarut-larut, memblokir (block) penumpang gratisan tersebut bisa menjadi salah satu cara. Pemblokiran ini memungkinkan pemilik menghalau sambungan internet dari pihak yang tidak diinginkan. […]

  • Besaran Dana Desa di Jateng Turun Signifikan Hingga 70 Persen

    Besaran Dana Desa di Jateng Turun Signifikan Hingga 70 Persen

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Besaran dana desa di Jawa Tengah mengalami penurunan signifikan, yakni hingga 70 persen. Dana desa tahun 2026 disebut sebesar Rp300 juta per desa dari Rp1 miliar pada periode sebelum-sebelumnya. Sebelumnya, Jateng memperoleh jatah untuk alokasi dana desa mencapai Rp7,9 triliun pada tahun 2025, sementara tahun ini menjadi Rp2,1 triliun. “Sekarang cuma Rp 300 […]

  • ott

    Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Jalani Pemeriksaan 1×24 Jam di Polres Kudus

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini, Bupati Pati, Sudewo, terjaring OTT dan menjalani pemeriksaan intensif selama 1×24 jam di Polres Kudus, Jawa Tengah. Penanganan kasus ini langsung menyita perhatian publik karena melibatkan pejabat aktif di tingkat daerah. Berdasarkan pantauan di lapangan, Sudewo baru keluar dari […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina saat meninjau lokasi rumah roboh/semarangkota

    Walkot Semarang Agustina Tunjukkan Kepedulian pada Korban Rumah Roboh

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina menunjukkan kepedulian atas meninggalnya korban rumah roboh di Jalan Pedamaran, Gang Buntu No. 10 RT 04 RW 05, Kauman Semarang Tengah. Ia secara langsung turun meninjau rumah korban pada Jumat (31/10/2025). Korban diketahui meninggal dunia pada Kamis (30/10/2025) malam. Rumah korban menempel pada tembok bangunan tua yang ada di […]

  • uang

    KPK Pamerkan Tumpukan Uang Rp 300 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Kasus PT Taspen

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Untuk pertama kalinya dalam sejarah penegakan hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara terbuka menampilkan tumpukan uang tunai hasil rampasan tindak pidana korupsi senilai Rp 300 miliar di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan. Pameran uang rampasan ini menjadi simbol nyata dari keberhasilan KPK menyelamatkan aset negara dalam kasus mega korupsi investasi PT Taspen (Persero). […]

expand_less