Jateng Masih Butuh 2.418 Unit Dapur SPPG Program MBG
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Jum, 1 Agu 2025
- visibility 315

Foto: Ahmad Lutfi, Gubernur Jateng (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah membutuhkan 2 ribu lebih unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Diketahui, jumlah kebutuhan SPPG di 35 kabupaten/kota Jateng sebanyak 2.753 unit, sementara saat ini yang tersedia baru 335 unit. Artinya, pemerintah provinsi (Pemprov) masih perlu menambah sebanyak 2.418 unit dapur MBG lagi.
Guna memastikan program MBG berjalan lancar, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melakukan akselerasi realisasi dengan mengoptimalkan peran SPPG di seluruh kabupaten/ kota. Pihaknya juga tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan dapur MBG di Jawa Tengah.
“Target SPPG di Jateng harus tercapai. Saat ini baru 335 unit, artinya ada sesuatu yang tersumbat. Maka mumpung seluruh pengemban fungsi ada di sini, mari kita buka penyumbat itu bersama-sama,” tegas Luthfi, Kamis (31/7/2025).
Sementara itu, wilayah dengan capaian SPPG tertinggi, Banyumas (32 unit), Blora (21 unit), dan Cilacap (16 unit).
Maka, untuk mendukung pembentukan SPPG lebih banyak, Pemprov Jateng telah menyiapkan 26 aset dengan luas total hampir 280 ribu meter persegi. Lahan ini bisa dimanfaatkan bersama instansi seperti Polri dan TNI.
Pihaknya juga juga mengapresiasi pembentukan Satgas MBG di beberapa daerah. Selanjutnya, Luthfi menginstruksikan agar setiap pemimpin daerah di Jawa Tengah lainnya segera menerbitkan SK pembentukan Satgas MBG untuk mempercepat realisasi program ini.
“Setelah rapat ini, segera melapor kepada bupati atau wali kota, untuk menerbitkan SK pembentukan Satgas MBG di wilayah masing-masing. Kalau setiap kabupaten/ kota sudah punya Satgas, maka rentang kendali, koordinasi pusat-daerah, serta problem solving akan lebih mudah. Provinsi juga bisa lebih cepat melakukan intervensi bila diperlukan,” katanya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

