Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPK Laporkan ke DPR, Pengembalian Aset Korupsi Tembus Rp1,53 Triliun

KPK Laporkan ke DPR, Pengembalian Aset Korupsi Tembus Rp1,53 Triliun

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • visibility 155

Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengoptimalkan upaya pengembalian aset hasil tindak pidana korupsi ke kas negara.

Hingga saat ini, total nilai aset yang berhasil dikembalikan KPK mencapai Rp1,531 triliun. Angka tersebut menjadi bukti konkret kontribusi lembaga antirasuah dalam mendukung keuangan negara sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku korupsi.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa pengembalian aset atau asset recovery merupakan salah satu pilar penting dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, upaya ini tidak hanya berfokus pada penindakan pelaku, tetapi juga memastikan kerugian negara dapat dipulihkan secara maksimal.

“Pengembalian aset KPK terus diupayakan untuk meningkatkan pemasukan ke kas negara. Asset recovery menjadi sumbangsih nyata hasil pemberantasan korupsi terhadap keuangan negara,” ujar Setyo saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Setyo menjelaskan, KPK melakukan berbagai strategi untuk mengoptimalkan pengembalian aset hasil kejahatan korupsi. Langkah tersebut meliputi penelusuran aset (asset tracing), penagihan uang pengganti dari terpidana, hingga pengelolaan barang sitaan dan rampasan agar nilai ekonomisnya tetap terjaga sebelum disetorkan ke negara.

Selain disetorkan langsung ke kas negara, sebagian barang rampasan juga dimanfaatkan melalui mekanisme penetapan status penggunaan hibah. Hingga kini, nilai hibah yang telah disalurkan KPK mencapai Rp138 miliar. Hibah tersebut diberikan kepada sejumlah lembaga dan pemerintah daerah untuk menunjang kepentingan pelayanan publik dan penegakan hukum.

“Antara lain diberikan kepada Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung, LPSK, Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Pemerintah Kota Surabaya, hingga Pemerintah Kota Tomohon,” ungkap Setyo.

Lebih lanjut, Setyo menegaskan bahwa peran KPK dalam mengoptimalkan keuangan negara tidak hanya dilakukan melalui penanganan perkara tindak pidana korupsi. KPK juga aktif melakukan koordinasi dan supervisi dengan pemerintah daerah guna menyelamatkan serta menertibkan aset milik daerah yang berpotensi hilang atau dikuasai pihak tidak bertanggung jawab.

Sepanjang tahun 2025, KPK bersama pemerintah daerah berhasil melakukan penyelamatan dan penertiban aset daerah dengan nilai fantastis, mencapai Rp122,10 triliun. Dari jumlah tersebut, aset fasilitas sosial dan fasilitas umum tercatat senilai Rp116,7 triliun, sementara penagihan tunggakan pajak daerah mencapai Rp5,41 triliun.

Beberapa aset strategis yang berhasil ditertibkan antara lain Waduk Cincin di kawasan Jakarta Utara, aset jalan milik pemerintah daerah, pasar tematik di Manado, hingga Kebun Binatang Bandung dengan nilai mencapai Rp2,3 triliun. Penertiban tersebut dilakukan agar aset kembali tercatat dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya untuk kepentingan masyarakat.

“Beberapa aset ini kami lakukan penertiban sehingga kembali menjadi aset pemerintah daerah dan dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelas Setyo.

Upaya penyelamatan aset ini dinilai penting karena aset daerah kerap menjadi sasaran penyalahgunaan, baik melalui praktik korupsi, penguasaan ilegal, maupun lemahnya tata kelola administrasi. Dengan pengawasan dan pendampingan dari KPK, pemerintah daerah diharapkan mampu memperbaiki sistem pengelolaan aset agar lebih transparan dan akuntabel.

Capaian pengembalian aset dan penyelamatan keuangan negara ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya soal menghukum pelaku, tetapi juga memulihkan kerugian negara dan mencegah kebocoran anggaran di masa depan. KPK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat strategi asset recovery sebagai bagian integral dari upaya pemberantasan korupsi nasional.

Dengan optimalisasi pengembalian aset dan koordinasi lintas sektor, KPK berharap dampak pemberantasan korupsi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

    Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Pati, kabarjatengterkini.com – Kesenjangan harga garam antara produksi industri dan tambak petani makin terasa di Kabupaten Pati. Mengingat, harga garam industri kini mencapai Rp2.500 per kilogram, jauh melampaui harga garam petambak tradisional yang masih berkisar Rp1.500 – Rp1.700 per kilogram. Petugas Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Bidang P3KP DKP Kabupaten Pati, Triana Shinta Dewi, menyebutkan bahwa garam […]

  • Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah didorong untuk mengembangkan ekosistem karbon biru. Adapun pengembangan ekosistem tersebut bertujuan pengurangan emisi karbon. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, keenam belas daerah tersebut berada di kawasan pantai utara dan pantai selatan. Sementara itu, salah satu wilayah yang masuk ke dalam daftar tersebut adalah Kendal. […]

  • tentara

    WNI Jadi Tentara Asing Kehilangan Kewarganegaraan Secara Otomatis, Tegas Menkumham Supratman

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang terbukti menjadi tentara di negara asing akan kehilangan kewarganegaraan secara otomatis. Pernyataan ini disampaikan menyusul kasus Satriya Arta Kumbara, seorang eks marinir Indonesia yang diduga menjadi tentara bayaran di luar negeri. “Saya tegaskan, jika seorang […]

  • brimob

    Kasus Ojol Tewas Dilindas, 7 Anggota Brimob Diperiksa

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Insiden tewasnya seorang driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang diduga dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat terjadi kericuhan usai aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8), mengundang perhatian publik secara luas. Peristiwa tragis ini tak hanya menuai kecaman dari masyarakat, tapi juga mendorong institusi Polri untuk segera […]

  • Eks BBPTUHPT Baturraden Diduga Korupsi Penjualan Susu Sapi, Negara Rugi Rp10 M

    Eks BBPTUHPT Baturraden Diduga Korupsi Penjualan Susu Sapi, Negara Rugi Rp10 M

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Eks Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, inisial SHH, diduga melakukan praktik korupsi produk susu sapi. Terkait kasus tersebut, negara diperkirakan megalami kerugian hingga Rp10 miliar. Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto, sementara SHH telah ditahan di Rutan Banyumas sejak Kamis (9/7/2026). […]

  • label makanan

    Cara Baca Label Makanan yang Mudah agar Lebih Cermat Memilih Makanan

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memahami cara baca label makanan adalah langkah penting untuk menjaga pola makan sehat dan memilih produk yang tepat. Label makanan memberikan informasi penting seperti kandungan gizi, bahan-bahan, dan tanggal kedaluwarsa. Namun, tidak semua orang tahu cara membacanya dengan benar. Dengan memahami label makanan secara cermat, Anda bisa menghindari bahan yang tidak diinginkan, membatasi konsumsi […]

expand_less