Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov Jateng Bentuk Kolaborasi Aglomerasi untuk Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi

Pemprov Jateng Bentuk Kolaborasi Aglomerasi untuk Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 118

Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersama sejumlah Pemerintah Daerah lainnya merancang program transformasi pengelolaan sampah menjadi energi dengan berbasis teknologi modern.

Adapun Pemerintah Daerah (Pemda) yang turut merancang program ini meliputi Pemkot Pekalongan, Pemkab Pekalongan, Pemkab Batang, dan Pemkab Pemalang. Tak hanya itu, mereka juga menggandeng investor Tiongkok, Chinese People’s Political Consultative Conference (CPPCC) serta mitra lokal PT L-Energy Green Solutions.

Kolaborasi tersebut merupakan langkah dalam merespon permasalahan sampah di Jawa Tengah. Ini juga menjadi bagian upaya transisi sistem pengolahan sampah konvesional, dari open dumping, ke tata kelola yang lebih modern, yakni dengan mengubah menjadi energi listrik.

“Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pekalongan Raya. Ini adalah langkah besar. Kita sedang bertransformasi dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menuju Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) berbasis teknologi, atau yang terbaru adalah pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) atau Waste to Energy (WTE),” terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto.

Berdasarkan data 2024, timbunan sampah mencapai 6,3 juta ton per tahun, dengan tingkat pengelolaan efektif baru mencapai 41 persen. Sementara, sistem open dumping saat ini sudah tidak lagi diperbolehkan.

Lebih lanjut, kerja sama aglomerasi ini menjadi model yang lebih ideal, yakni memanfaatkan perkembangan teknologi untuk pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL)

“Masih ada sekitar 14 daerah di Jateng yang menggunakan sistem open dumping, namun saat ini sudah mulai bertransformasi ke controlled landfill atau sanitary landfill,lanjut.

“Kerja sama di Pekalongan Raya ini adalah model ideal, karena mengusung skema aglomerasi untuk memenuhi syarat minimal kapasitas 1.000 ton per hari, guna membangun PSEL,” tambahnya.

Sementara itu, Pemkab Tegal, Pemkot Tegal, serta Pemkab Brebes juga telah menandatangani Letter of Expression of Interest (LoI) untuk menyatakan bekerja sama dengan PT Elenergy Green Solutions dalam Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) se-Tegal Raya.

“Kondisi ini menuntut terobosan melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, yang berorientasi jangka panjang,” tegas Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Diminta Kirim Perwira untuk Jadi Wakil Komandan ISF

    Indonesia Diminta Kirim Perwira untuk Jadi Wakil Komandan ISF

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Indonesia diminta untuk memilih satu perwira TNI terbaik yang akan menempati posisi Wakil Komandan (Deputy Commander) International Stabilization Force (ISF). “Saya juga ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan, dan Indonesia telah menerima, posisi Wakil Komandan untuk ISF,” kata Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, Kamis (19/2/2026), dikutip Kompas. ISF bertugas mendukung misi […]

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra

    Ada Ratusan Kasus Perkawinan Anak Sepanjang 2025 di Kabupaten Pati

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Tercatat ratusan kasus perkawinan anak di Kabupaten Pati pada tahun 2025 dan 2026. Ada sebanyak 278 kasus sepanjang 2025 dan 78 sejak Januari hingga bulan April 2026. Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan bahwa pencegahan pernikahan dini dimulai dari lingkungan terdekat anak, termasuk orang tua. Pemerintah mendorong orang tua lebih aktif […]

  • Akses Aplikasi Presensi Ilegal ASN Brebes Dibandrol Rp250 Selama Setahun

    Akses Aplikasi Presensi Ilegal ASN Brebes Dibandrol Rp250 Selama Setahun

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Aplikasi presensi ilegal yang digunakan oleh ribuan ASN di Kabupaten Brebes dibandrol dengan harga Rp250 ribu untuk subscribe selama 1 tahun. Hal ini disampaikan oleh salah satu guru SD Negeri di Kecamatan Brebes yang mengaku ditawari oleh sesama guru untuk berlangganan aplikasi itu sekitar tahun 2025. Untuk mengaktifkannya, dia diminta mentransfer uang […]

  • baru

    WhatsApp Rilis Fitur Baru untuk Cegah Pengguna dari Modus Penipuan: Lindungi Akun Anda Sekarang!

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– WhatsApp kembali menghadirkan inovasi terbaru demi meningkatkan keamanan penggunanya. Pada tahun 2025, WhatsApp resmi merilis fitur baru yang dirancang khusus untuk mencegah pengguna terjerat modus penipuan yang semakin canggih. Fitur ini hadir sebagai respons atas maraknya kasus penipuan online yang sering memanfaatkan platform pesan instan populer tersebut. Mengapa Fitur Baru WhatsApp Penting? Sebagai aplikasi […]

  • Jateng Punya Potensi Pariwisata Menjanjikan, Pemprov Tawarkan ke Investor Asing

    Jateng Punya Potensi Pariwisata Menjanjikan, Pemprov Promosikan ke Investor Asing

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 147
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan. Adapun potensinya meliputi sejumlah wisata alam, wisata edukasi sejarah dan budaya, hingga produk-produk UMKM berkualitas. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut menawarkan potensi-potensi tersebut kepada sejumlah investor asing di usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, mulai dari Pakistan, Arab Saudi, Jepang, China, dan negara lainnya. Harapannya, […]

  • Pemkot Respon Cepat Laporan Jembatan Ambles di Purwoyoso Ngaliyan

    Pemkot Semarang Mulai Tangani Jembatan Ambles di Purwoyoso Ngaliyan

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang merespon cepat laporan terkait jembatan ambles di Jalan Honggowongso, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan. Setelah menerima laporan jembatan ambruk pada Jumat (15/5/2026), Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, segera menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk penanganan. Kemudian, peninjauan langsung ke lapangan dilakukan pada Minggu (17/5/2026). “Begitu menerima laporan amblesnya jembatan […]

expand_less