Normalisasi Sungai Silugonggo Hingga Penghijauan Pegunungan Kendeng untuk Mitigasi Banjir
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Kam, 29 Jan 2026
- visibility 48

Foto: Banjir di Pati (Sumber: Kabarjatengterkini.com)
Pati, Kabarjatengterkini.com – Persoalan sampah yang menumpuk hingga tanaman enceng gondok disebut jadi penyebab aliran air di sungai tersumbat. Faktor tersebut juga bisa memperparah terjadinya banjir di Kabupaten Pati jika curah hujan tinggi.
Menanggapi hal ini, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra telah menyampaikan ke BBWS dan Kementerian PUPR terkait rencana normalisasi Sungai Silugonggo hingga pembangunan sodetan dengan panjang sekitar 11 kilometer dan lebar 9–10 meter.
Normalisasi sungai mulai dilakukan tahun ini dengan menyiapkan alat-alat berat yang dibutuhkan. Hal ini turut menjadi upaya jangka panjang pemerintah untuk menimalisir risiko banjir di kawasan Pati dan sekitarnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga menyinggung upaya penghijauan di kawasan Pegunungan Kendeng yang telah dikoordinasikan dengan para kepala desa. Hal ini dilakukan dengan menyalurkan berbagai bantuan bibit tanaman, seperti kopi dan alpukat, sesuai kebutuhan desa.
Sementara itu, untuk upaya jangka pendek penanganan banjir, pemerintah kabupaten (Pemkab) masih melakukan pnyaluran bantuan logistik. Termasuk, bantuan beras sebanyak 308 ton dari Badan Pangan Nasional, serta BBM, LPG, dan Bright Gas untuk mendukung dapur umum.
“Sekarang logistik bisa langsung ditransfer ke kecamatan. Kecamatan belajar mengelola dan mempertanggungjawabkan lewat nota-nota yang real dari lapangan, sehingga pelayanan dapur umum bisa tepat waktu,” jelas Chandra. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

