Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sudewo Disebut Ancam Batalkan Pengisian Perangkat Desa Jika Ada Caperdes yang Tak Bayar Tarif

Sudewo Disebut Ancam Batalkan Pengisian Perangkat Desa Jika Ada Caperdes yang Tak Bayar Tarif

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
  • visibility 49

Kabarjatengterkini.com – Bupati Pati Nonaktif Sudewo disebut memberi ancaman bagi calon perangkat desa yang tidak memberikan uang. Ancaman tersebut berupa batalnya proses pengisian jabatan perangkat desa di tahun berikutnya.

“Apabila calon perangkat desa tidak mau memberikan uang maka ditinggal dan tidak akan ada lagi pengisian jabatan perangkat desa di tahun berikutnya pada masa kepemimpinan terdakwa sebagai bupati,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Joko Hermawan, Senin (15/6/2026), dikutip CNN Indonesia.

Pada sidang di Pengadilan Tipikor Semarang hari ini, Senin, JPU turut menyampaikan dakwaan atas jual beli jabatan perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati. Sudewo bersama kepala desa lainnya didakwa karena memeras calon perangkat desa (caperdes) total berjumlah Rp 2,49 miliar.

Awalnya, ia meminta uang dan memasang tarif untuk setiap jabatan, mulai dari Rp150 juta untuk jabatan kaur, kasi, dan kepala dusun, serta Rp200 juta untuk sekretaris desa. Namun, diturunkan menjadi untuk Kasi, Kaur, Kadu, sebesar Rp 125 juta, jabatan Sekdes sebesar Rp 150 juta.

Sudewo juga meminta Abdul Suyono, Imam Sholihin, Sisman, dan Sudiono membagi wilayah kerja di sejumlah kecamatan. Tetapi, seiring berjalannya waktu, tarif tersebut kembali dinaikkan oleh Sumarjiono dan Karjan menjadi lebih mahal dari penawaran pertama.

“Disepakati oleh Sumarjiono dan Karjan untuk menaikkan besar uang pengisian jabatan perangkat desa yaitu sebesar Rp 165 juta untuk jabatan Kaur, Kasi, Kadus, dan Rp 225 juta untuk jabatan Sekdes,” urainya.

Jaksa menyebutkan, setidaknya ada 15 calon perangkat desa yang menyerahkan uang melalui kepala desa masing-masing. Meski uang tersebut belum diserahkan lebih lanjut karena salah satu terdakwa sudah diamankan KPK bersama uang tunai Rp2,6 miliar. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Seruduk Pejalan Kaki di Purwokerto, 2 Tewas 3 Luka-luka

    Mobil Seruduk Pejalan Kaki di Purwokerto, 2 Tewas 3 Luka-luka

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Purwokerto, Kabarjatengterkini.com – Terjadi kecelakaan maut di Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Kamis (13/11/2025) pagi sekitar jam 07.25 WIB. Kasat Lantas Polresta Banyumas Kompol Harman Rumenengge Sitorus menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil dengan pengemudi SA (37) menabrak sejumlah pejalan kaki dan kendaraan yang terparkir di pinggir jalan DI Panjaitan, Kelurahan Purwokerto Kulon. “Mobil Honda Freed […]

  • Terungkap Faktor Penyebab Kematian Harimau Putih dari Semarang Zoo

    Terungkap Faktor Penyebab Kematian Harimau Putih dari Semarang Zoo

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terungkap faktor penyebab kematian harimau putih dari Semarang Zoo yang dipindahkan ke Ragunan Medan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto, menyebutkan bahwa kejadian itu terjadi pada Maret 2026 lalu. Harimau putih tersebut merupakan hasil kawin sedarah, sehingga DNA-nya dinilai sudah menyimpang. “Kejadian sudah Maret yang lalu itu. Sampai R Zoo Medan baik-baik […]

  • Bunda Literasi Jawa Tengah sekaligus istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin

    Minat Literasi di Jateng Terus Ditingkatkan Lewat Program Bunda Literasi

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah disebut memiliki sekitar 6 ribu perpustakaan desa yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Harapannya, ini menjadi tanda budaya literasi masyarakat di wilayah tersebut semakin tinggi. Bunda Literasi Jawa Tengah sekaligus istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, terus berupaya mengoptimalkan ruang baca bagi masyarakat. Salah satunya, dengan menyiapkan pembentukan Relawan […]

  • Foto : Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang Prapto Raharjo (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Rembang Siapkan UPTD PPA

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Unit Pelaksanaan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di Kabupaten Rembang saat ini tengah disiapkan. Upaya itu untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Rembang. Pembuatan UPTD PPA itu merujuk terhadap Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2024 tentang pembentukan UPTD PPA di tingkat provinsi dan kabupaten atau […]

  • Pemprov Jateng Bangun Peternakan Sapi Perah Seluas 710 Ha, Kapasitas 30 Ribu Ekor

    Pemprov Jateng Bangun Peternakan Sapi Perah Seluas 710 Ha, Kapasitas 30 Ribu Ekor

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Peternakan sapi perah terpadu dibangun di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Peternakan tersebut diperkirakan bakal memenuhi kapasitas mencapai 30 ribu ekor. “Ini merupakan peternakan dan pabrik susu terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara. Jadi Jawa Tengah akan lebih swasembada pangan terkait dengan produksi susu. Apalagi didukung juga oleh Menteri Pertanian,” kata […]

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen

    Kasus Bullying di Pati Jadi Sorotan, Wagub Jateng: Ini PR Bersama

    • calendar_month Sab, 8 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kasus dugaan perundungan (bullying) di Kabupaten Pati menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng). Permasalahan ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang perlu diatasi oleh semua pihak. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyebut bahwa pencegahan perundungan tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah maupun pesantren saja, namun juga melibatkan keluarga dan […]

expand_less