Minat Literasi di Jateng Terus Ditingkatkan Lewat Program Bunda Literasi
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sel, 18 Nov 2025
- visibility 74

Foto: Bunda Literasi Jawa Tengah sekaligus istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin (Sumber: Dok Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah disebut memiliki sekitar 6 ribu perpustakaan desa yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Harapannya, ini menjadi tanda budaya literasi masyarakat di wilayah tersebut semakin tinggi.
Bunda Literasi Jawa Tengah sekaligus istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, terus berupaya mengoptimalkan ruang baca bagi masyarakat. Salah satunya, dengan menyiapkan pembentukan Relawan Literasi Masyarakat atau Relima.
Relima akan berkegiatan di perpustakaan desa, serta di Taman Baca Masyarakat (TBM) untuk mengkampanyekan kesadaran membaca. Di ketahui, TBM di Jateng saat ini jumlahnya sudah sekitar 500 unit.
“Kita akan membentuk relawan literasi di 35 kabupaten/ kota untuk mendukung beberapa program yang ada,” kata Nawal, Senin (17/11/2025).
Kegiatan Relima di perpustakaan desa dan TBM tersebut bisa meliputi silent reading atau membaca dalam hati, story telling atau mendongeng, serta kegiatan-kegiatan lain yang bisa meningkatkan minat baca anak-anak.
Selain itu, pihaknya juga memiliki rencana menjadikan Taman Indonesia Kaya (TIK) di Jalan Menteri Supeno Kota Semarang sebagai Taman Literasi Jawa Tengah. Ini dilakukan sebagai upaya menggeliatkan aktivitas literasi di pusat kota.
“Kita insyaallah akan menginisiasi taman literasi sebagai pusat kegiatan literasi di Jawa Tengah. Kemudian juga melibatkan Pramuka menjadi relawan literasi di sini,” ungkap dia.
Pada tahun 2026 mendatang, ia bersama Bunda PAUD dan Dinas Arpus se-Jawa Tengah juga akan menginisiasi Festival dan Jambore Literasi. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

