Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » BPS Ungkap Angka Penduduk Miskin di Jateng Turun

BPS Ungkap Angka Penduduk Miskin di Jateng Turun

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
  • visibility 279

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Angka penduduk miskin di Provinsi Jawa Tengah disebut mengalami penurunan. Penurunan tersebut dari angka 9,58 persen pada September 2024 menjadi 9,48 persen pada Maret 2025 atau sebanyak 0,10 persen.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk miskin di Provinsi Jawa Tengah berjumlah sekitar 3,36 juta orang pada Maret 2025. Jumlah ini turun dibandingkan pada September 2024 yang mencapai 3,40 juta jiwa.

“Ternyata Bapak Ibu, kemiskinan bulan Maret 2025, Jawa Tengah mengalami penurunan, yang sebelumnya tercatat sebesar 9,58 persen (3,40 juta jiwa) keadaan September 2024, sekarang turun menjadi 9,48 persen keadaan Maret tahun 2025. Jumlah penduduk miskinnya Maret 2025 tercatat sebesar 3,367 juta orang, turun 29,65 ribu orang, terhadap September 2024,” Plt Kepala BPS Jawa Tengah Endang Tri Wahyuningsih, Jumat (26/7/2025).

Ia melanjutkan, metode pengukuran garis kemiskinan berdasarkan konsep kebutuhan dasar atau basic needs approach. Pendekatan ini menjelaskan, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi, untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan.

Alhasil, garis kemiskinan pada Maret 2025 sebesar Rp537.812 per kapita per bulan. Ukuran ini naik sebesar 3,21 persen, dibanding September 2024 sebesar Rp521.093 per kapita per bulan.

Tak hanya itu, BPS juga mengungkap disparitas kemiskinan perkotaan dan perkotaan di Jawa Tengah semakin mengecil. Data menunjukkan, tingkat kemiskinan pada Maret 2025 di perdesaan 9,92 persen, sementara tingkat kemiskinan di perkotaan sebesar 9,10 persen.

“Dibandingkan September 2024, indeks kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan kemiskinan (P2) mengalami penurunan pada Maret 2025. Selain itu, ketimpangan pengeluaran diukur berdasar Gini Ratio, pada Maret 2025 tercatat 0,359, turun dibanding September 2025,” pungkas Endang.

Kemudian, pada Februari 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,33 persen, turun bila dibandingkan Agustus 2024 yang tercatat 4,78 persen. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah juga bergerak positif 4,96 persen, pada triwulan I 2025 (YoY), serta inflasi pada Maret 2025 cenderung terjaga pada angka 0,75 persen. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • dunia

    Petir Terpanjang di Dunia Sambung Texas ke Kansas, Capai 829 Kilometer

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sebuah fenomena alam luar biasa tercatat memecahkan rekor dunia. Sambaran petir sepanjang 829 kilometer yang menjalar dari Texas ke Kansas pada Oktober 2017 resmi diakui sebagai sambaran petir terpanjang yang pernah tercatat dalam sejarah. Fenomena ini baru diumumkan pada 2022 setelah para ilmuwan berhasil mengonfirmasi datanya menggunakan teknologi satelit canggih. Kilatan petir super panjang […]

  • Pemprov Jateng Dorong Perbanyak Lomba Lari di Kabupaten/Kota

    Pemprov Jateng Dorong Perbanyak Lomba Lari di Kabupaten/Kota

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong seluruh kabupaten/kota di wilayahnya memperbanyak event olahraga lari. Gelaran tersebut dinilai berpotensi bisa turut mendongkrak perekonomian di suatu daerah. “Semoga pada tahun 2026 event-event olahraga lari ini meningkat. Pemprov Jateng sudah meluncurkan kalender event 2026 untuk kegiatan wisata. Kami akan mendorong setiap kabupaten/ kota di Jawa Tengah, punya […]

  • Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng

    Walkot Semarang Minta Petugas Lapas Bertugas Secara Humanis

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng minta petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II-A Bulu menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi dan bersikap humanis. Menurutnya, petugas Lapas tidak hanya berperan sebagai aparatur yang mengurusi administrasi saja, tetapi juga menjalankan tugas kemanusiaan sebagai pendamping warga binaan selama mereka menjalani proses pembinaan. “Tantangan bagi para petugas […]

  • Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno

    Sebelum ke Pusat, Usulan Pemekaran Kabupaten Brebes Harus Disetujui di Tingkat DPRD Provinsi

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Usulan pemekaran Kabupaten Brebes melalui pembentukan Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Brebes Selatan sudah dalam tahap pembahasan di DPRD Jawa Tengah. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno. Ia menyebutkan, kajian pemerintah provinsi menyatakan bahwa persyaratan awal pembentukan daerah baru sudah terpenuhi, sehingga tahap selanjutnya memperoleh persetujuan DPRD Jateng. “Persyaratan […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Gubernur Jateng Dorong Kejelasan Hukum HGB di Kawasan Industri Batang

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong kejelasan penerbitan Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan industri terpadu Batang (KITB). Hal ini dilakukan untuk menjaga iklim investasi di wilayahnya tetap lancar. Ia menyampaikan, penerbitan HGB saat ini masih menjadi kewenangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Untuk memastikan kekuatan hukum HGB, ia minta […]

  • Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini

    Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 98 ribu warga Kota Semarang diperkirakan bakal mengalami penonaktifan status kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) buntut pemutakhiran data oleh Kemensos RI. Terkait kebijakan tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempersiapkan skema reaktivasi bagi peserta yang status kepesertaannya dinonaktifkan. Pihaknya akan memilah peserta yang aktif menggunakan layanan kesehatan […]

expand_less