Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Olahraga untuk Penderita Obesitas dengan Nyeri Sendi, Ini Jenis Latihan yang Aman

Olahraga untuk Penderita Obesitas dengan Nyeri Sendi, Ini Jenis Latihan yang Aman

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 31 Agu 2026
  • visibility 6

Kabarjatengterkini.com– Memiliki obesitas dan keluhan nyeri sendi bukan berarti seseorang harus berhenti berolahraga. Justru, aktivitas fisik yang dilakukan dengan tepat dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kebugaran sekaligus membantu mengelola berat badan.

Namun, penderita obesitas yang mengalami masalah pada sendi, terutama lutut, perlu lebih cermat dalam memilih jenis olahraga. Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr. Andhika Raspati, Sp.KO, menyarankan agar latihan dimulai dengan memperhatikan dua aspek utama, yaitu intensitas dan benturan atau impact pada sendi.

“Bagi penderita obesitas dengan keluhan sendi, mulailah dengan prinsip latihan intensitas rendah (low intensity) dan benturan rendah (low impact),” ujar Andhika dalam diskusi media bersama Novo Nordisk Indonesia di Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, impact dan intensity merupakan dua konsep berbeda. Memahami perbedaan keduanya penting agar olahraga dapat disesuaikan dengan kemampuan tubuh serta kondisi sendi masing-masing.

Low Impact dan Low Intensity Itu Berbeda

Istilah olahraga low impact sering dianggap sama dengan olahraga berintensitas rendah. Padahal, keduanya memiliki pengertian berbeda.

Andhika menjelaskan, impact berkaitan dengan seberapa besar hentakan atau benturan fisik yang diterima sendi ketika tubuh bergerak. Semakin besar tekanan atau hentakan pada sendi, semakin tinggi pula impact yang diterima.

Sementara itu, intensity atau intensitas berkaitan dengan seberapa keras tubuh bekerja selama melakukan aktivitas fisik. Tingkat intensitas dapat dirasakan melalui peningkatan detak jantung, frekuensi napas, serta rasa lelah selama berolahraga.

“Impact (benturan), merujuk pada besarnya hentakan atau benturan fisik yang diterima oleh sendi lutut saat bergerak,” jelasnya.

Sedangkan intensitas dapat dilihat dari tingkat kelelahan, kerja pernapasan, hingga perubahan detak jantung.

Artinya, olahraga dengan low impact belum tentu memiliki intensitas rendah. Aktivitas yang minim benturan tetap dapat dilakukan dengan intensitas tertentu sesuai kemampuan tubuh.

Berenang dan Sepeda Statis Bisa Jadi Pilihan

Untuk penderita obesitas yang mengalami keluhan sendi, aktivitas dengan benturan rendah dapat menjadi pilihan awal.

Andhika mencontohkan berenang atau fisioterapi akuatik sebagai salah satu olahraga low impact. Ketika berada di dalam air, beban tubuh yang diterima sendi dapat berkurang sehingga gerakan terasa lebih ringan.

Selain berenang, sepeda statis juga dapat menjadi pilihan karena gerakannya relatif minim hentakan dibandingkan aktivitas yang melibatkan lompatan atau berlari.

Namun, bukan berarti setiap orang harus langsung melakukan latihan dengan durasi atau intensitas tertentu. Kondisi tubuh dan tingkat keluhan sendi perlu menjadi pertimbangan sebelum menentukan program latihan.

Olahraga Kardio untuk Membantu Pembakaran Kalori

Bagi penderita obesitas, olahraga juga memiliki manfaat penting dalam mendukung pengelolaan berat badan.

Andhika menyebut olahraga kardio dapat digunakan untuk membantu pembakaran kalori. Jenis latihan ini dapat disesuaikan dengan kondisi fisik sehingga tidak harus selalu berupa aktivitas dengan benturan tinggi.

Dengan pemilihan aktivitas yang tepat, penderita obesitas tetap dapat memperoleh manfaat latihan tanpa memberikan beban berlebihan pada sendi.

Konsistensi juga menjadi faktor penting. Daripada memaksakan olahraga berat dalam waktu singkat, latihan dengan intensitas yang sesuai dan dilakukan secara rutin lebih realistis untuk dipertahankan dalam jangka panjang.

Latihan Kekuatan Tetap Penting untuk Penderita OA

Selain kardio, latihan kekuatan untuk penderita osteoarthritis (OA) juga dapat menjadi bagian dari program olahraga.

Andhika menyarankan agar latihan kekuatan menargetkan kelompok otot besar, seperti otot paha bagian depan dan belakang, bokong, serta punggung.

“Targetkan terlebih dahulu kekuatan kelompok otot-otot besar (large muscles) seperti otot paha depan atau belakang, bokong, dan punggung untuk meningkatkan metabolisme tubuh (BMR),” ujarnya.

Penguatan otot dapat membantu mendukung fungsi tubuh dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, latihan harus dilakukan dengan teknik yang tepat dan beban yang dinaikkan secara bertahap.

Bolehkah Penderita OA Lutut Berlatih di Gym?

Pertanyaan lain yang sering muncul adalah apakah penderita osteoarthritis lutut boleh pergi ke gym.

Menurut Andhika, latihan di pusat kebugaran sebenarnya dapat dilakukan oleh pasien OA lutut selama gerakan dilakukan dengan benar dan beban disesuaikan secara bertahap.

“Berlatih di gym sebenarnya sangat aman bagi pasien OA lutut selama gerakannya benar dan beban (plate) yang digunakan disesuaikan secara bertahap,” katanya.

Karena itu, penderita OA sebaiknya tidak terburu-buru mengejar beban berat. Fokus utama adalah menguasai teknik gerakan, menentukan beban yang sesuai, kemudian meningkatkan latihan secara perlahan.

Pengawasan instruktur profesional atau tenaga medis juga dapat membantu memastikan latihan sesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing.

Jangan Takut Bergerak, tetapi Kenali Batas Tubuh

Pada akhirnya, olahraga untuk penderita obesitas dengan nyeri sendi bukan berarti harus menghindari aktivitas fisik sepenuhnya. Justru, tubuh tetap perlu bergerak dengan bentuk latihan yang aman dan terukur.

Prinsip yang dapat dijadikan pegangan adalah memilih aktivitas dengan benturan rendah, menyesuaikan intensitas dengan kemampuan tubuh, serta meningkatkan latihan secara bertahap.

Berenang, sepeda statis, latihan kardio yang sesuai, hingga latihan kekuatan dapat menjadi pilihan, tetapi program olahraga idealnya disesuaikan dengan kondisi setiap individu.

Jika memiliki nyeri sendi yang menetap, osteoarthritis, atau kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum memulai program olahraga baru.

Dengan pendekatan yang tepat, obesitas dan nyeri sendi bukan alasan untuk berhenti bergerak. Sebaliknya, olahraga yang aman dan konsisten dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran, kekuatan otot, serta kualitas hidup.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produksi Beras di Jateng Diperkirakan Surplus, Pemprov Perketat Tata Kelola

    Produksi Beras di Jateng Diperkirakan Surplus, Pemprov Perketat Tata Kelola

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Produksi hasil panen beras di Jawa Tengah diperkirakan surplus lebih dari 1,5 ton sampai dengan Oktober 2025. Atas surplus tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) perketat tata kelola hasil panen. Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah mendata produksi GKG Jateng tahun ini sekitar 8.614.010 ton atau naik 353.627 ton dari […]

  • tanaman

    5 Tanaman Buah dalam Pot yang Mudah Berbuah, Cocok untuk Pemula!

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Berkebun kini menjadi hobi yang semakin digemari, terutama bagi mereka yang tinggal di perkotaan. Keterbatasan lahan bukan lagi alasan, karena kini banyak tanaman buah dalam pot yang mudah berbuah dan bisa ditanam di halaman sempit, balkon, atau bahkan teras rumah. Menanam buah dalam pot bukan hanya menyenangkan, tapi juga bermanfaat karena kamu bisa panen […]

  • Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak: Identitas Pelaku Mengarah pada Residivis Dendam Lama

    Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak: Identitas Pelaku Mengarah pada Residivis Dendam Lama

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus teror pembakaran dua rumah di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, yang sempat terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) dan viral di berbagai platform media sosial, kini mulai menemukan titik terang. Pihak kepolisian dari jajaran Polres Demak bersama Polda Jawa Tengah dilaporkan telah berhasil mengantongi identitas lengkap terduga pelaku yang dituding berada di balik aksi […]

  • prabowo

    Prabowo: MBG Adalah Langkah Strategis untuk Menjamin Masa Depan Anak-anak Indonesia

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Program ini, menurutnya, bertujuan untuk memastikan generasi muda Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat berdiskusi dengan Chairman and Editor in […]

  • LKPD Semarang 2025 Dapat Opini WTP, Walkot Tekankan Tata Kelola Keuangan yang Baik

    LKPD Semarang 2025 Dapat Opini WTP, Walkot Tekankan Tata Kelola Keuangan yang Baik

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menunjukkan tata kelola keuangan berjalan akuntabel dan transparan. Hal ini terbukti capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2025. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyebutkan, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran yang senantiasa mengawal jalannya pemerintahan. Sehingga, tercipta sinergitas antar […]

  • Penipuan Modus Tawarkan Bantuan Spiritual, Korban Rugi Rp400 Juta

    Penipuan Modus Tawarkan Bantuan Spiritual, Korban Rugi Rp400 Juta

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Kasus penipuan dengan modus menawarkan bantuan spiritual menimpa korban seorang pensiunan berinisial N (61), warga Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Pelaku berinisial MA (53) saat ini telah berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Cibatu dari kediamannya di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut setelah sebelumnya menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Tebing Tinggi, Polda Sumatera Utara. Kepala […]

expand_less