Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Heboh Isu Uang Pinjaman Bank Rp300 M di Konferensi Pers, KPK Beri Penjelasan

Heboh Isu Uang Pinjaman Bank Rp300 M di Konferensi Pers, KPK Beri Penjelasan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
  • visibility 175

Kabarjatengtrekini.com – Heboh isu uang Rp300 miliar di konferensi pers Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu merupakan pinjaman bank. Menanggapi hal tersebut, lembaga antirasuah tersebut membantah isu yang beredar luas di masyarakat.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan, uang yang dipamerkan dalam konferensi pers pada Kamis (20/11/2025) merupakan bagian dari aset rampasan/sitaan. Aset rampasan tersebut dititipkan ke bank dalam bentuk rekening penampungan, jadi bukan pinjaman bank.

“Dalam teknis penyimpanannya, KPK melakukan penitipan atas barang sitaan maupun rampasan dalam bentuk uang kepada pihak bank di rekening penampungan,” ujar Budi, Jumat (21/11/2025), dikutip CNN Indonesia.

Lebih lanjut, pihaknya juga tidak pernah menyimpan uang sitaan tersebut di kantor maupun di rumah penyimpanan benda sitaan negara (Rupbasan). Uang sitaan disimpan di dalam sebuah rekening yang disebut dengan rekening penampungan.

“Maka KPK menitipkannya ke bank, ada yang namanya rekening penampungan. Jadi jangan sampai keliru, karena ada yang masih sebut KPK pinjam uang bank,” ujarnya.

Sebelumnya, Jaksa Eksekusi KPK Leo Sukoto juga mengatakan bahwa KPK sudah mengembalikan seluruh uang hasil rampasan itu, kemudian meminjam uang ke bank senilai Rp300 miliar untuk dipamerkan dalam konferensi pers, Kamis (20/11/2025).

“KPK sudah mentransfer uang sebesar Rp880 miliar ke PT Taspen, tapi kita tadi pagi masih bisa komunikasi dengan BNI di Mega Kuningan mohon dipinjamin uang Rp300 miliar jadi uang ini kami pinjam dari BNI Mega Kuningan,” kata jaksa Leo.

Sebagai informasi, aset rampasan tersebut berasal dari kasus tindak pidana investasi fiktif yang merugikan keuangan negara hingga Rp1 triliun. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • guyana

    Tragedi Kapal Feri MV Barima di Guyana: Terbalik di Samudra Atlantik, Kapten Positif Narkoba

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Sebuah tragedi memilukan menghantam perairan Guyana setelah kapal feri MV Baima yang mengangkut 133 penumpang dan awak terbalik di lepas pantai Samudra Atlantik Utara, Sabtu (18/7/2026) malam. Puluhan orang dikhawatirkan tewas dalam insiden ini. Penyelidikan awal otoritas setempat membongkar fakta mengejutkan: sang kapten kapal terbukti positif mengonsumsi narkoba saat mengemudikan kapal. Hingga Minggu (19/7/2026) […]

  • Wujud Peduli Pola Asuh Anak, Pemkot Salatiga Sosialisasikan Program Kerabat dan Tamasya

    Wujud Peduli Pola Asuh Anak, Pemkot Salatiga Sosialisasikan Program Kerabat dan Tamasya

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 255
    • 0Komentar

      Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga peduli dengan pola asuh terhadap generasi muda. Hal ini diupayakan dengan program Kelas Orang Tua Hebat (Kerabat) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin menyebutkan bahwa program Kerabat merupakan langkah dalam internalisasi pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Menurutnya, pola […]

  • Eks BBPTUHPT Baturraden Diduga Korupsi Penjualan Susu Sapi, Negara Rugi Rp10 M

    Eks BBPTUHPT Baturraden Diduga Korupsi Penjualan Susu Sapi, Negara Rugi Rp10 M

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Eks Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, inisial SHH, diduga melakukan praktik korupsi produk susu sapi. Terkait kasus tersebut, negara diperkirakan megalami kerugian hingga Rp10 miliar. Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto, sementara SHH telah ditahan di Rutan Banyumas sejak Kamis (9/7/2026). […]

  • propam

    Propam Polri: 2 Anggota Brimob Langgar Berat dalam Kasus Ojol Tewas

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri resmi merilis hasil pemeriksaan terhadap tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya yang terlibat dalam insiden tragis tewasnya seorang driver ojek online, Affan Kurniawan (21), yang terlindas kendaraan taktis (rantis) saat pengamanan aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu. Dalam konferensi pers yang digelar di Mabes Polri pada Senin […]

  • 3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan

    3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tiga remaja perempuan tewas usai tertabrak Kereta Api (KA) Argo Merbabu yang melintas di jalur hilir antara Stasiun Batang-Stasiun Pekalongan, tepat Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (21/2/2026) pagi. Ketiga korban masing-masing berinisial AFJ (15), IS (15), dan AP (16) merupakan warga Kedungmiri Barat, Kelurahan Kasepuhan. Saat kejadian, mereka disebut sedang berjalan […]

  • Angka Kematian Ibu di Jateng Sebanyak 245 Kasus, Speling Bakal Kian Digencarkan

    Angka Kematian Ibu di Jateng Sebanyak 245 Kasus, Speling Bakal Kian Digencarkan

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 171
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Kasus kematian ibu di Jawa Tengah tahun ini berada di angka 245 kasus per September, sementara tahun 2024 lalu mencapai 320 kasus. Dalam upaya menekan angka kematian ibu (AKI), program Speling akan semakin digencarkan. “Tahun ini Alhamdulillah sudah ada penurunan, tetapi kami ingin lebih signifikan lagi,” Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yunita Dyah […]

expand_less