Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wagub Jateng Bantah Isu Penonaktifan Guru Honorer di Tahun 2027

Wagub Jateng Bantah Isu Penonaktifan Guru Honorer di Tahun 2027

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 53

Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merespon isu tentang penonaktifan guru honorer pada tahun 2027.

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin menyebutkan bahwa isu tersebut tidak benar. Pihaknya memang perlu memeriksa kondisi keuangan pemerintah daerah, namun dipastikan tak akan ada penonaktifan guru honorer.

“Tetapi Jawa Tengah insyaallah tidak ada pemberhentian guru-guru honorer ya,” kata Gus Yasin, Selasa (26/5/2026), dikutip Detik.

Lebih lanjut, pihaknya merencanakan pemetaan guru honorer di Jawa Tengah agar para tenaga pendidik tersebut bisa mengajar dengan nyaman. Selain itu, pemerintah juga akan membuka formasi untuk PPPK dalam waktu dekat.

“Ini pembahasannya nanti itu bagaimana guru-guru honorer benar-benar bisa nyaman untuk mengajar. Jadi kita petakan lagi,” ucapnya.

“Besok kan ada pengangkatan lagi di PPPK. Nah, tapi kan PPPK ini diatur, kita hanya melaksanakan nanti bagaimana keputusan dari pemerintah pusat. (Akan buka formasi guru?) Iya kalau dibuka akan melakukan,” lanjutnya.

Keberadaan guru honorer atau non-ASN tetap dibutuhkan, mengingat kebutuhan tenaga pengajar belum terpenuhi oleh ASN. Artinya, jika guru honorer dinonaktifkan akan berdampak pada proses pembelajaran.

Saat ini, tercatat 1.732 guru tamu dan 82 Guru Tidak Tetap (GTT) yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sementara, jumlah guru ASN di Jateng mencapai 37.328 orang, terdiri dari PNS, PPPK, dan PPPK paruh waktu.

“Guru tamu itu jumlahnya ada 1.732 yang tersebar di satuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yaitu SMAN, SMKN dan SLBN, dan guru tidak tetap ada 82,” kata Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sodikin.

“Tentu kami Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tunduk dan patuh pada regulasi dan kebijakan,” katanya.

Jumlah tersebut dinilai masih belum mampu memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di seluruh SMA, SMK, dan SLB negeri. Sehingga, Disdik Jateng bersama Badan Kepegawaian Daerah telah mengajukan tambahan 700 formasi guru melalui seleksi CPNS dan PPPK tahun 2026.

“Hasilnya sudah kita usulkan sejumlah 700 formasi atau 700 orang,” ujarnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jateng Ingatkan Pembuat Konten Pocong Jadi-jadian Bisa Diproses Hukum

    Polda Jateng Ingatkan Pembuat Konten Pocong Jadi-jadian Bisa Diproses Hukum

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Polda Jateng ingatkan bahwa konten pocong jadi-jadian yang meresahkan publik bisa diproses hukum. Hal ini tercantum dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Teror video pocong telah terjadi di beberapa daerah Jawa Tengah baru-baru ini. Namun, menurut penelusuran, konten tersebut sengaja dibuat hanya untuk menakut-nakuti agar viral dan mendapatkan banyak audiens. “Kalau video […]

  • rembang

    Dinkes Rembang Cegah Perkembangan Jentik Nyamuk Lewat Program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Lewat program gerakan satu rumah satu Jumantik (juru pemantau jentik), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berupaya untuk menekan angka pertumbuhan jentik Aedes aegypti di wilayahnya. “Jadi setiap keluarga melakukan pembersihan sarang nyamuk di rumahnya sendiri-sendiri, ada yang namanya gerakan satu rumah satu Jumantik, jadi setiap rumah itu ada satu […]

  • dinosaurus

    Penemuan Dinosaurus Raksasa Dasosaurus tocantinensis di Brasil Ungkap Sejarah Benua Purba

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Penemuan spesies baru dinosaurus raksasa di Brasil menjadi sorotan dunia ilmiah. Dinosaurus tersebut diberi nama Dasosaurus tocantinensis, yang diperkirakan memiliki tinggi setara gedung sekolah tiga lantai dan panjang mencapai 20 meter. Penemuan ini tidak hanya menambah daftar dinosaurus raksasa yang pernah menghuni Bumi, tetapi juga memberikan wawasan penting tentang sejarah geologi, khususnya bagaimana benua-benua […]

  • robot

    Robot AI Bertenaga Surya Gantikan Tenaga Kerja di Ladang Kapas AS, Solusi Ramah Lingkungan Atasi Gulma

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Kabarjategterkini.com – Di tengah meningkatnya tantangan sektor pertanian Amerika Serikat, sebuah robot bertenaga surya dengan kecerdasan buatan (AI) kini hadir sebagai solusi revolusioner. Robot yang dinamai Element ini dikembangkan oleh perusahaan rintisan teknologi pertanian Aigen, dengan misi utama: membasmi gulma tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya, sambil mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manusia. Dengan bentuk menyerupai […]

  • Anggaran Operasional 45 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Capai Rp4 T

    Anggaran Operasional 45 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Capai Rp4 T

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Anggaran operasional untuk 45 ribu siswa Sekolah Rakyat (SR) tahun 2026 sekitar Rp4 triliun. Jumlah anggaran tersebut memungkinkan para siswa menerima Rp3-4 juta per orang. “Untuk tahun ini alokasinya kira-kira 45.000 siswa ya, anggaran operasional kita secara keseluruhan itu kurang lebih Rp 4 triliun,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, […]

  • Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra

    Heboh Tarif Pajak UMKM 10 Persen, Plt Bupati Pati: Jika Omzet di Atas Rp6 Juta

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bumi Mina Tani disebut bakal ditarik tarif pajak 10 persen. Menanggapi informasi tersebut, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengatakan bahwa pihaknya masih menggodok peraturan daerah tentang tarif pajak UMKM. Meski demikian, tarif pajak tersebut kemungkinan akan dikenakan bagi UMKM dengan omzet di atas Rp6 juta. […]

expand_less