Koordinator Aksi Demo DPR RI Buka Suara Soal AMPB Vs Komunitas Ojol
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6

Foto: ilustrasi (Sumber: getty images)
Kabarjatengterkini.com – Viral perempuan yang mengaku sebagai perwakilan ojek online (ojol) kecewa terhadap Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Menurutnya, Botok Cs tidak berterima kasih selama rekan ojol mendampingi aksi di depan gedung DPR RI.
Menanggapi tudingan tersebut, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Teguh, turut buka suara. Pihaknya mengaku tidak mengenal sosok perempuan yang mengaku sebagai perwakilan ojol tersebut.
“Tidak ada yang kenal, ngobrol saja tidak pernah,” tegas Teguh, Jumat (28/8/2026), dikutip Kompas.
Setelah mencuat informasi tersebut, Teguh sudah memastikan kepada seluruh massa aksi AMPB bahwa tidak ada yang menjalin komunikasi dengan wanita itu. Ia menerka, wanita tersebut datang tiba-tiba saat arus bantuan logistik sedang ramai pada Rabu (26/8/2026).
Teguh mengatakan, sosok itu sering ikut campur dalam penerimaan logistik di posko. Pada suatu waktu, pihaknya meminta donasi diletakkan di luar agar bisa langsung dibagikan ke massa aksi, namun wanita itu memaksa memasukkannya ke dalam posko yang sempit.
“Ya, waktu ramai donasi, dia itu juga eh ikut ngatur-ngatur. Padahal kami tidak meminta dia untuk ngatur,” jelas Teguh.
“Waktu itu ada keranjang gede banget ya. Dia nyuruh yang di luaran itu untuk mengangkat, dimasukkan ke dalam posko. Padahal posko itu ruangannya kecil,” tutur Teguh lagi.
Terkait massa AMPB yang langsung pulang, pihaknya selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap aksi. Ia juga membantah tudingan bahwa massa aksi asal Pati membubarkan diri secara mendadak tanpa berpamitan kepada komunitas ojol.
Keputusan untuk meninggalkan lokasi diambil setelah Koordinator AMPB Supriyono alias Botok membacakan surat komitmen pimpinan DPR RI terkait penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset di hadapan publik.
“Pamitan itu ada. Bukan hanya kepada teman-teman ojol, tetapi kepada seluruh massa yang ada di lokasi,” ujar Teguh.
“Setiap diberikan bantuan, kami langsung ucapkan terima kasih. Tetapi kalau untuk yang di mimbar, terima kasihnya kami sampaikan kepada semua pihak. Kami khawatir kalau sebut nama satu per satu, ada yang membantu tapi tidak tersebut, itu nanti bisa memicu iri hati. Kami ingin saling menjaga persaudaraan,” lanjut Teguh.
AMPB juga mengapresiasi bantuan yang komunitas ojol berikan, mulai dari membuka area lesehan dan penjagaan hingga melepas kepulangan Botok Cs ke Pati. Menurutnya, interaksi antara AMPB dengan komunitas Ojol telah dilakukan secara langsung selama aksi.
“Kami itu sampai dengan kepulangan dilepaskan atau dijaga sama ojol itu waktu mau masuk pintu tol malam hari,” kata Teguh.
“Sangat membantu dan saya sangat terima kasih. Kami sama teman-teman ojol itu kerja sama dengan baik kok,” pungkas dia.
Sebelumnya, Botok Cs melakukan aksi demontrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026). Mereka membawa dua tuntutan utama, yakni RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati untuk para koruptor. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

