Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cuaca Ekstrem Arab Saudi Terjang Mekkah, Petir Sambar Menara Abraj Al-Bait

Cuaca Ekstrem Arab Saudi Terjang Mekkah, Petir Sambar Menara Abraj Al-Bait

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
  • visibility 25

Kabarjatengterkini.com– Cuaca ekstrem menerjang sejumlah wilayah di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir. Hujan deras yang disertai angin kencang dan badai petir melanda Kota Suci Mekkah serta sejumlah kawasan di sekitarnya sejak Rabu hingga Kamis (27/8/2026).

Salah satu fenomena paling mencolok terjadi di pusat Kota Mekkah. Di tengah gelapnya malam dan guyuran hujan dengan intensitas tinggi, kilatan petir berulang kali terlihat menyambar puncak Menara Abraj Al-Bait, gedung pencakar langit setinggi sekitar 601 meter yang berdiri tidak jauh dari Ka’bah.

Detik-detik sambaran petir yang menghantam menara jam ikonik tersebut terekam oleh sejumlah warga dan kemudian beredar luas di media sosial. Cahaya putih kebiruan tampak membelah langit Mekkah ketika badai melintas di atas kawasan Masjidil Haram.

Menara Abraj Al-Bait, yang juga dikenal sebagai Makkah Royal Clock Tower, menjadi salah satu bangunan paling mudah dikenali di Kota Mekkah. Dengan ketinggiannya yang menjulang di tengah kawasan padat bangunan, menara tersebut tampak semakin mencolok ketika kilatan petir menyambar bagian puncaknya.

Fenomena tersebut menggambarkan kuatnya aktivitas atmosfer yang terjadi di wilayah Mekkah saat badai berlangsung. Hujan deras, angin kencang, dan sambaran petir terjadi secara bersamaan sehingga menciptakan suasana mencekam di sekitar kawasan kota.

Cuaca Ekstrem Terjadi di Tengah Suhu Mencapai 47 Derajat Celsius

Badai petir yang menerjang Mekkah terjadi ketika sebagian wilayah Jazirah Arab masih menghadapi suhu udara yang sangat tinggi.

Berdasarkan informasi dari Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi, suhu udara pada siang hari di Madinah sempat mencapai 47 derajat Celsius. Sementara itu, suhu maksimum di Mekkah berada di sekitar 43 derajat Celsius.

Kondisi panas tersebut tidak serta-merta hilang ketika malam tiba. Saat hujan deras dan badai petir melanda, suhu udara di kedua kota suci masih berada di kisaran 33 derajat Celsius.

Perbedaan kondisi atmosfer yang ekstrem tersebut dapat mendukung terbentuknya awan konvektif yang berkembang secara cepat. Awan dengan pertumbuhan vertikal yang kuat dapat menghasilkan hujan lebat, hembusan angin kencang, serta aktivitas petir dalam waktu relatif singkat.

Bagi masyarakat dan jemaah yang berada di luar ruangan, perubahan cuaca yang berlangsung secara mendadak menjadi kondisi yang perlu diwaspadai, terutama di kawasan terbuka dan wilayah yang memiliki kontur perbukitan.

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Cuaca

Otoritas meteorologi Arab Saudi memperingatkan bahwa kondisi cuaca tidak bersahabat masih berpotensi berlangsung hingga Kamis malam.

Peringatan tersebut mencakup kemungkinan terjadinya hujan deras dan badai petir di sejumlah wilayah. Selain itu, masyarakat juga diminta mengantisipasi sejumlah dampak turunan dari cuaca ekstrem.

Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi meningkatkan risiko genangan air, terutama di kawasan dengan sistem drainase yang tidak mampu menampung limpasan dalam waktu singkat. Di wilayah perbukitan, hujan deras juga dapat meningkatkan risiko longsor.

Tidak hanya itu, otoritas meteorologi turut memperingatkan potensi hujan es serta angin kencang. Hembusan angin yang kuat bahkan dapat mengangkat debu dan pasir sehingga memicu badai debu secara tiba-tiba.

Kondisi tersebut dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko bagi pengguna jalan. Badai debu juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat apabila terjadi dalam skala cukup luas.

Jemaah Diminta Waspada Saat Cuaca Buruk

Otoritas keamanan dan keselamatan Arab Saudi mengimbau masyarakat serta para jemaah untuk meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem berlangsung.

Masyarakat disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan ketika hujan deras dan badai petir terjadi. Jemaah yang berada di Mekkah juga diminta memperhatikan informasi serta instruksi yang dikeluarkan oleh otoritas setempat.

Area yang berpotensi mengalami genangan air sebaiknya dihindari, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Masyarakat juga dianjurkan menjauhi kawasan perbukitan atau lereng batu yang berpotensi mengalami longsor.

Sambaran petir yang terlihat di sekitar Menara Abraj Al-Bait menjadi pengingat bahwa badai petir dapat berkembang dengan cepat, termasuk di kawasan perkotaan yang berada di tengah lingkungan gurun.

Cuaca ekstrem Arab Saudi kali ini menunjukkan kontras kondisi atmosfer yang cukup tajam. Suhu siang hari yang mencapai lebih dari 40 derajat Celsius dapat diikuti badai secara mendadak pada malam hari.

Dengan potensi hujan deras, angin kencang, petir, hujan es, hingga badai debu, masyarakat dan jemaah di Mekkah serta wilayah sekitarnya perlu terus mengikuti perkembangan informasi cuaca resmi. Kewaspadaan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko keselamatan selama kondisi atmosfer buruk masih berlangsung.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gamelan Milik Kelompok Seni di Temanggung Raib Dicuri, Kerugian Capai Rp50 Juta

    Gamelan Milik Kelompok Seni di Temanggung Raib Dicuri, Kerugian Capai Rp50 Juta

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Temanggung, Kabarjatengterkini.com – Terbongkar aksi pencurian gamelan milik kelompok seni Turonggo Mulyo Sejati di Dusun Papringan, Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo. Adapun gamelan yang hilang dicuri merupakan saron dan demung. Menurut keterangan kelompok kesenian, gamelan diduga dicuri antara hari Minggu (18/1/2026) hingga Rabu (21/1/2025). Saat anggota hendak latihan, saksi mencurigai pintu tempat penyimpanan seperti habis dicongkel. […]

  • BSU

    Realisasi Pencairan BSU 2025 di Jateng Capai 69,2 Persen

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Realisasi pencairan bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 untuk pekerja di Jawa Tengah mencapai 69,2 persen. Artinya, dana tersebut telah diterima 436.986 orang dari total 631.569 penerima manfaat. Adapun besaran BSU yang sudah bisa dicairkan oleh masing-masing penerima senilai Rp600.000 untuk dua bulan. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi berpesan agar uang tersebut digunakan […]

  • Besaran Dana Desa di Jateng Turun Signifikan Hingga 70 Persen

    Besaran Dana Desa di Jateng Turun Signifikan Hingga 70 Persen

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Besaran dana desa di Jawa Tengah mengalami penurunan signifikan, yakni hingga 70 persen. Dana desa tahun 2026 disebut sebesar Rp300 juta per desa dari Rp1 miliar pada periode sebelum-sebelumnya. Sebelumnya, Jateng memperoleh jatah untuk alokasi dana desa mencapai Rp7,9 triliun pada tahun 2025, sementara tahun ini menjadi Rp2,1 triliun. “Sekarang cuma Rp 300 […]

  • Heboh Ada Tikus Keluar dari Boks Ompreng MBG di SMK Negeri 8 Semarang

    Heboh Ada Tikus Keluar dari Boks Ompreng MBG di SMK Negeri 8 Semarang

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Heboh seekor tikus keluar dari dalam boks tempat makan program Makan Bergizi Gratis (MBG) SMK Negeri 8 Semarang. Kejadian tersebut sempat terekam kamera dan videonya sudah viral di media sosial. Menanggapi hal ini, staf kesiswaan SMKN 8 Semarang, Dian Nirmala Santi, membenarkan bahwa ada laporan siswa kelas XI mengenai tikus di dalam […]

  • dunia

    Larry Ellison Geser Mark Zuckerberg Jadi Orang Terkaya Kedua di Dunia, Kekayaan Tembus 251 Miliar Dolar AS

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Salah satu pendiri Oracle, Larry Ellison, kini resmi menduduki posisi orang terkaya kedua di dunia, menggeser CEO Meta, Mark Zuckerberg. Di usia 80 tahun, Ellison menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk terus menorehkan prestasi luar biasa di dunia bisnis dan teknologi. Menurut data terbaru dari Bloomberg Billionaires Index, kekayaan bersih Ellison melonjak menjadi […]

  • Tak Jadi Direhabilitasi karena Efisiensi, Atap Sekolah di Grobogan Ambruk

    Tak Jadi Direhabilitasi karena Efisiensi, Atap Sekolah di Grobogan Ambruk

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Grobogan, Kabarjatengterkini.com – Atap bangunan sekolah SDN 2 Milir, Kecamatan Gubug, Grobogan ambrol. Bangunan sekolah tersebut sempat direncanakan akan direhabilitasi, namun tidak jadi karena efisiensi. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Grobogan, Purnyomo, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan rehabilitasi lewat Dana Alokasi Umum (DAU). Namun, usulan tersebut terpaksa ditangguhkan karena dampak kebijakan pemerintah pusat. “Sebenarnya SDN 2 […]

expand_less