Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Apa Penyebab Hipertensi di Usia Muda?

Apa Penyebab Hipertensi di Usia Muda?

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
  • visibility 236

kabarjatengterkini.com – Berita duka dari dunia musik Indonesia. Musisi Gusti Irwan Wibowo atau Gustiwiw mengembuskan napas terakhirnya di usia 25 tahun setelah sempat didiagnosis hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Almarhum ditemukan tak sadarkan diri setelah terjatuh di kamar mandi, kemudian saat diperiksa, denyut nadi Gustiwiw sudah tidak ada.

Hipertensi merupakan salah satu kondisi yang bisa menjadi pembunuh dalam diam atau silent killer. Kondisi ini bahkan tidak hanya dialami oleh orang lanjut usia (lansia) saja, namun juga orang dewasa muda.

Hipertensi pada usia dewasa muda bisa dipicu beberapa faktor, berikut di antaranya agar bisa segera dicegah dan diwaspadai!

Apa penyebab hipertensi di usia dewasa muda?

Ada banyak kemungkinan penyebab tekanan darah tinggi pada orang dewasa muda. Beberapa di antaranya karena kebiasaan atau pola hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi alkohol, merokok, kurang olahraga, hingga asupan makanan tinggi natrium.

alkohol dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, meningkatkan kadar hormon stres, mengganggu keseimbangan elektrolit, dan berkontribusi pada peningkatan lemak visceral, yang semuanya dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah.

Hasil penelitian kecil terhadap 80 orang dewasa muda di Kenya menunjukkan bahwa menghindari alkohol mengurangi risiko hipertensi hingga 70%.

Kebiasaan merokok juga memperbesar risiko ini. Kandungan nikotin dalam rokok menyebabkan penyempitan pembuluh darah, yang meningkatkan tekanan darah. Selain itu, karbon monoksida dalam asap rokok mengurangi kemampuan darah untuk membawa oksigen, sehingga jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah dan meningkatkan tekanan darah.

Kurang olahraga dan aktivitas turut meningkatkan risiko hipertensi karena menyebabkan peningkatan berat badan dan obesitas, yang keduanya merupakan faktor risiko hipertensi.

Selain itu, berlebihan makanan tinggi natrium dan daging merah juga berkontribusi dalam penyakit ini. Kandungan lemak jenuh dan kolesterol dalam daging merah bisa menumpuk di dalam tubuh, terutama pada pembuluh darah. Ini akan membentuk plak yang bisa menyempitkan, serta mengeraskan pembuluh darah.

Dengan demikian, jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eks Ketua dan Bendahara KONI Solo Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah

    Eks Ketua dan Bendahara KONI Solo Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Eks Ketua dan bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Solo ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana hibah tahun anggaran 2021-2024. Sebelumnya, LK menjabat ketua periode 2021-2025, sedangkan TAR bertugas mengelola keuangan. “Kami tetapkan dua orang tersangka kasus korupsi dana hibah KONI, inisial LK dan TAR, yang merupakan mantan pengurus KONI tahun sebelumnya,” kata […]

  • Pelantikan Pengurus dan Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang Periode 2026-2029

    Pemkot Dorong ISEI Semarang Jadi Mitra Strategis untuk Sukseskan Program “Waras Ekonomi”

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pelantikan Pengurus dan Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang Periode 2026-2029 digelar di Ruang Borobudur LPPM Unnes Semarang, pada Kamis (21/5/2026). Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, yang turut menghadiri agenda tersebut menyampaikan sambutannya. Ia berharap, pengukuhan pengurus ISEI semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan akademisi dalam memajukan ekonomi daerah. […]

  • Mahasiswa Semarang Rekayasa Foto Kekasih Jadi Konten Cabul karena Sakit Hati

    Mahasiswa Semarang Rekayasa Foto Kekasih Jadi Konten Cabul karena Sakit Hati

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seorang mahasiswa sebuah kampus di Semarang, inisial IAM (20), diduga merekayasa foto mantan kekasihnya sebagai konten cabul. Tindakan tersebut dipicu lantaran pelaku cemburu dan sakit hati. “Kenapa ini terjadi, si pelaku menyampaikan bahwa merasa sakit hati dengan korban karena memang antara korban dengan pelapor ini pernah ada hubungan spesial,” kata Kabid Humas Polda […]

  • Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto

    Ribuan ASN di Brebes Diduga Manipulasi Presensi, Wamendagri: Bisa Diberhentikan

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Brebes terancam sanksi pemecatan jika terbukti melakukan pelanggaran serius. Mereka diduga menggunakan bantuan aplikasi tidak resmi untuk memanipulasi kehadiran. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto. Menurutnya, perilaku tersebut sudah melanggar aturan kepegawaian, sehingga ASN yang melanggar bisa dikenai sanksi berupa teguran […]

  • pemblokiran

    Polemik Pemblokiran Rekening Aktivis Pati dan Dampaknya pada Saham BMRI

    • calendar_month Sen, 24 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Media sosial X (dulu Twitter) dihebohkan dengan topik Bank Mandiri dan kode saham emitennya, yakni BMRI, yang menduduki jajaran trending topic pada Senin (24/8/2026). Perbincangan hangat ini beriringan dengan narasi aksi boikot yang dilancarkan oleh warganet menyusul kabar pembekuan rekening milik aktivis Supriyono alias Botok, Koordinator Aksi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Kronologi Pemblokiran Rekening […]

  • Sebanyak 13 Sekolah Rakyat Resmi Beroperasi di Jateng

    Sebanyak 13 Sekolah Rakyat Resmi Beroperasi di Jateng

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 258
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Terhitung sudah ada 13 Sekolah Rakyat yang resmi beroperasi di wilayah Jawa Tengah. Sekolah Rakyat merupakan program akses pendidikan secara gratis, diperuntukkan kepada anak yang berasal dari golongan miskin dan miskin ekstrem. Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono mengatakan, program ini hadir sebagai komitmen dan langkah strategis pemerintah untuk memutus rantai […]

expand_less